Persiapan Derby della Madonnina: Perbedaan Strategi Transfer Pemain Veteran AC Milan dan Inter Milan
Pekan ke-28 Serie A 2025/2026 akan diwarnai dengan pertandingan yang penuh arti, yaitu Derby della Madonnina antara AC Milan dan Inter Milan. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion San Siro pada Senin (9/3) pukul 02.45 WIB. Kedua klub asal Kota Mode tersebut menjadi favorit dalam persaingan Scudetto musim ini.
Inter Milan, yang saat ini memimpin klasemen sementara dengan 67 poin, unggul 10 angka dari AC Milan di peringkat kedua. Meskipun demikian, laga ini sangat penting bagi kedua tim untuk menjaga momentum mereka menuju gelar juara.
Seiring dengan persiapan menghadapi pertandingan besar ini, isu transfer pemain veteran dari kedua klub juga menjadi sorotan. Inter Milan terlihat lebih agresif dalam merombak skuadnya, sementara AC Milan justru menunjukkan keinginan untuk mempertahankan beberapa pemain berpengalaman.
Inter Milan: Cuci Gudang Pemain Veteran
Menurut laporan Football Italia, Inter Milan berencana melepas empat pemain yang sudah berusia di atas 30 tahun pada jendela transfer musim panas 2026. Mereka adalah Francesco Acerbi, Stefan de Vrij, Matteo Darmian, dan Yann Sommer.
Francesco Acerbi (38), Stefan de Vrij (34), dan Matteo Darmian (35) merupakan bagian dari rotasi lini pertahanan Nerazzurri. Sementara itu, Yann Sommer (37), penjaga gawang utama, kontraknya akan habis setelah musim ini selesai.
Kepergian keempat pemain veteran ini menunjukkan bahwa Inter Milan ingin memastikan kedalaman skuad tetap terjaga. Namun, satu-satunya pemain veteran yang akan ditawari kontrak baru adalah Henrikh Mkhitaryan (37), meskipun usianya sudah cukup tua.
AC Milan: Memperkuat Tim dengan Pemain Berpengalaman
Berbeda dengan Inter Milan, AC Milan justru memilih untuk mempertahankan beberapa pemain veteran. Salah satunya adalah Luka Modric (40 tahun). Meski kontraknya akan berakhir setelah musim 2025/2026, manajemen klub lebih memilih mempertahankannya.
Jika gagal mempertahankan Modric, AC Milan telah menyiapkan dua opsi pengganti yang semuanya berusia di atas 30 tahun. Nama pertama adalah Sergej Milinkovic-Savic (31 tahun). Saat ini, SMS masih terikat kontrak dengan Al Hilal hingga 2028. Meskipun begitu, kemampuan dan pengalamannya di Serie A membuatnya menjadi target ideal bagi AC Milan.
Opsi kedua adalah Leon Goretzka (31 tahun) dari Bayern Munchen. Kontraknya akan berakhir setelah musim 2025/2026 selesai. AC Milan tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk mendapatkan Goretzka, tetapi ia mungkin bukan investasi jangka panjang yang ideal.
Kondisi Tim di Tengah Persaingan
Dengan perbedaan strategi transfer yang signifikan, kedua klub memiliki pendekatan yang berbeda dalam menghadapi persaingan musim ini. Inter Milan lebih fokus pada rekonstruksi skuad dengan memperkenalkan pemain muda dan energik, sementara AC Milan lebih memilih mempertahankan pengalaman dan konsistensi.
Meski demikian, baik Inter Milan maupun AC Milan tetap memiliki ambisi untuk meraih gelar Scudetto. Mereka akan terus memantau perkembangan pasar transfer dan memastikan bahwa skuad mereka siap menghadapi tantangan di musim depan.
Kedua klub juga harus memperhatikan performa pemain muda mereka, karena kompetisi di Serie A semakin ketat. Dengan laga Derby della Madonnina yang akan segera tiba, seluruh fokus akan tertuju pada pertandingan tersebut.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











