"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

7 Kebiasaan yang Menyebabkan Tubuh Lemas Saat Puasa, Nomor 1 Sering Dilakukan Tanpa Disadari

Kebiasaan yang Bisa Menyebabkan Tubuh Lemas Saat Puasa

Saat menjalani ibadah puasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman selama beberapa jam. Kondisi ini bisa membuat sebagian orang merasa lelah atau kurang bertenaga. Meskipun hal ini wajar, jika rasa lemas terlalu berlebihan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, bisa jadi ada kebiasaan tertentu yang tanpa disadari menjadi penyebabnya.

Berikut adalah beberapa kebiasaan yang sering dianggap sepele, namun dapat memengaruhi energi tubuh selama berpuasa:

  • Melewatkan makan sahur



    Sahur merupakan sumber energi utama bagi tubuh selama menjalani puasa. Jika sahur dilewatkan, tubuh tidak mendapatkan cukup asupan karbohidrat, protein, maupun cairan sejak pagi hari. Akibatnya, kadar gula darah bisa turun lebih cepat, menyebabkan tubuh terasa lemas, pusing, dan sulit berkonsentrasi. Untuk menghindarinya, usahakan tetap sahur meski dengan menu sederhana seperti nasi, telur, sayur, dan buah.

  • Kurang minum air putih



    Dehidrasi adalah salah satu penyebab umum tubuh terasa lemas saat puasa. Kurangnya asupan cairan saat sahur dan berbuka membuat tubuh kehilangan banyak cairan, sehingga muncul gejala seperti pusing, kelelahan, hingga sulit fokus. Untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, Anda bisa menerapkan pola minum 2-4-2, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.

  • Terlalu banyak makanan manis saat sahur

    Makanan atau minuman manis memang menarik untuk dikonsumsi saat sahur. Namun konsumsi gula berlebihan bisa menyebabkan kadar gula darah naik secara cepat lalu turun drastis. Hal ini membuat tubuh lebih cepat lapar dan terasa lemas di siang hari. Sebagai alternatif, pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum agar energi bertahan lebih lama.

  • Kurang protein dan serat



    Menu sahur yang hanya berisi karbohidrat sederhana tanpa protein dan serat biasanya membuat rasa kenyang tidak bertahan lama. Akibatnya, energi tubuh cepat habis dan tubuh terasa lebih lemas. Tambahkan sumber protein seperti ayam, ikan, tahu, tempe, atau telur, serta sayur dan buah agar kebutuhan nutrisi lebih seimbang.

  • Langsung tidur setelah makan

    Langsung tidur setelah sahur dapat mengganggu proses pencernaan. Selain membuat tubuh tidak nyaman saat bangun, kebiasaan ini juga dapat menurunkan kualitas tidur. Sebaiknya beri jeda sekitar 30 hingga 60 menit setelah makan sebelum kembali tidur agar tubuh lebih nyaman.

  • Kurang aktivitas fisik

    Turunnya kadar gula darah selama puasa memang bisa membuat tubuh terasa lelah. Namun hal itu bukan berarti Anda harus berhenti bergerak. Aktivitas fisik tetap diperlukan untuk menjaga peredaran darah tetap lancar. Pilih olahraga ringan seperti berjalan santai, stretching, atau yoga agar tubuh tetap aktif tanpa menguras energi.

  • Istirahat terlalu berlebihan

    Rasa lemas saat puasa sering membuat seseorang ingin lebih banyak beristirahat. Di sisi lain, waktu tidur malam biasanya berkurang karena harus bangun sahur. Kondisi ini sering membuat orang menggantinya dengan tidur terlalu lama di siang hari. Padahal, istirahat berlebihan justru bisa membuat tubuh terasa semakin lemas. Cukupkan waktu istirahat sekitar 30 menit hingga satu jam agar tubuh tetap segar tanpa membuat energi menurun.

Itulah beberapa kebiasaan yang dapat membuat tubuh terasa lemas saat menjalankan ibadah puasa. Dengan memperhatikan pola makan, istirahat, dan aktivitas harian, puasa bisa dijalani dengan lebih nyaman dan tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *