Penyakit Dasbor Retak dan Lengket pada Mobil CBU Jepang, Ini Cara dan Biaya Perbaikannya
Salah satu masalah yang sering dialami oleh mobil-mobil CBU (Completely Built Up) dari Jepang, terutama yang berusia tua, adalah kerusakan pada dasbor. Masalah ini umumnya terjadi pada model-model seperti Toyota Harrier, Camry, dan Alphard generasi kedua. Dasbor yang retak dan lengket menjadi keluhan umum bagi pemilik mobil tersebut. Berikut penjelasan lengkap mengenai cara dan biaya perbaikan dasbor yang rusak.
Penyebab Dasbor Retak dan Lengket
Menurut Juan Elian, pemilik Masterpiece Auto Interior, kondisi dasbor yang retak dan lengket sudah menjadi kasus umum pada mobil-mobil premium Jepang yang diproduksi antara tahun 2008 hingga 2014. Salah satu faktor utamanya adalah perbedaan iklim antara Jepang dan Indonesia.
“Di Jepang ada musim dingin dan musim panas, sedangkan di Indonesia tidak ada perubahan iklim yang ekstrem. Hal ini memengaruhi kualitas material dasbor,” ujar Juan saat ditemui di Jakarta Barat.
Selain itu, bahan dasbor pada mobil-mobil lama cenderung lebih rentan terhadap pengaruh lingkungan. Material yang digunakan pada masa itu kurang tahan terhadap kelembapan dan suhu yang tinggi, sehingga menyebabkan kerusakan.
Perbaikan Dasbor yang Rusak
Untuk memperbaiki dasbor yang retak dan lengket, prosesnya cukup rumit dan membutuhkan ketelitian. Andrew Shandy, Marketing sekaligus Kepala Produksi Masterpiece Auto Interior, menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan dengan membongkar seluruh bagian dasbor.
“Dasbor itu diangkat bulat-bulat, kita kupas dulu sampai benar-benar kelihatan tinggal foam-nya. Nah itu habis itu baru kita lapis ulang. Setelah itu baru pasangin lagi ke mobil,” jelas Shandy.
Pemilihan material untuk pelapisan ulang juga disesuaikan dengan warna dan karakter interior mobil agar tetap terlihat serasi. Biasanya, pilihan material bisa berupa sintetis, microfiber, atau kulit.
“Kita jelasin plus minusnya dengan harganya, tinggal konsumen sesuaikan budget,” tambah Shandy.
Biaya Perbaikan Dasbor
Biaya perbaikan dasbor pada mobil seperti Toyota Harrier, Alphard, atau Camry biasanya berkisar antara Rp 3,5 juta. Namun, harga tersebut bisa berbeda tergantung pada jenis material yang digunakan.
“Kalau yang sintetis, range harga itu sekitar Rp 3 jutaan. Tapi balik lagi ke tingkat pemasangan dan pilihan bahan,” ujar Shandy.
Proses pengerjaan juga tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Umumnya, mobil harus menginap atau pengerjaan dilakukan di lokasi konsumen dengan durasi sekitar dua hingga tiga hari.
Tips untuk Pemilik Mobil CBU Jepang
Bagi pemilik mobil CBU Jepang, terutama yang memiliki usia produksi sebelum 2015, penting untuk memperhatikan kondisi dasbor secara berkala. Jika sudah mulai retak atau lengket, segera lakukan perawatan atau perbaikan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Selain itu, pemilik mobil juga bisa mempertimbangkan penggantian dasbor dengan material yang lebih tahan lama dan tampilan yang lebih modern. Model-model yang lebih baru, seperti Alphard 2015 ke atas, sudah menggunakan bahan yang lebih baik dan mudah diperbaiki jika rusak.

Dengan perawatan yang tepat, kondisi dasbor mobil dapat dipertahankan agar tetap nyaman dan menarik. Jadi, jika Anda merasa dasbor mobil Anda mulai retak atau lengket, segera konsultasikan dengan ahli untuk mendapatkan solusi terbaik.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











