Kembalinya Seri Mate ke Indonesia dengan HUAWEI Mate 80 Pro
Huawei kembali memperkenalkan seri Mate di Indonesia melalui peluncuran HUAWEI Mate 80 Pro. Ponsel ini menjadi bagian dari inovasi yang telah dimulai sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia melalui Mate 10 pada 2017.
Dari segi tampilan, HUAWEI Mate 80 Pro menawarkan desain Iconic Dual Space Ring Design yang estetik sebagai elemen visual utama. Desain ini memberikan kesan premium dan meningkatkan daya tarik secara visual. Layar seluas 6,75 inci memberikan pengalaman menonton yang lebih luas, sementara bezel yang sempit membuat tampilan depan terlihat lebih luas dan seamless.
Selain itu, desain flat-edged juga memberikan siluet elegan yang sekaligus mendukung grip yang nyaman dalam genggaman. Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia, Edy Supartono, mengatakan bahwa HUAWEI Mate 80 Pro dirancang khusus untuk para pengguna yang menghargai detail dan kualitas tanpa kompromi.
Ketahanan dan Performa yang Unggul
Dalam hal ketahanan, HUAWEI Mate 80 Pro menggunakan material Kunlun Glass generasi kedua yang diklaim 20 kali lebih kuat dibanding kaca standar. Perangkat ini juga dilengkapi dengan Super Durable Architecture dan memiliki sertifikasi IP68 serta IP69, sehingga tahan terhadap air, debu, serta kondisi ekstrem.
Di sektor kamera, HUAWEI Mate 80 Pro mengusung slogan “See It True” yang menekankan teknologi kamera True-to-Colour Camera 2.0. Teknologi ini mampu menghasilkan foto dengan warna lebih akurat dan detail. Ponsel ini dilengkapi tiga kamera belakang, termasuk kamera utama 50 megapiksel Ultra Lighting dengan sensor RYYB, aperture variabel F1.4–F4.0, dan Optical Image Stabilization (OIS) yang memastikan kualitas foto dan video tetap optimal bahkan dalam kondisi minim cahaya.
Kamera telefoto makro 48 megapiksel dengan 4x optical zoom memungkinkan pengambilan gambar jarak jauh tanpa kehilangan detail. Selain itu, kamera ini juga memiliki kemampuan makro hingga jarak 5 cm, memungkinkan pengguna menangkap detail kecil secara lebih presisi dan artistik.

Kamera ultra-wide 40 megapiksel juga tetap menjaga kejernihan dan detail gambar. Di bagian depan tersedia kamera selfie 13 megapiksel.
Baterai dan Performa yang Cepat
HUAWEI Mate 80 Pro dilengkapi baterai 5.500 mAh disertai dukungan fast charging 100 watt lewat kabel dan 80 watt nirkabel. Ponsel ini juga mendukung reverse charging 18 watt, artinya ponsel ini bisa berfungsi sebagai powerbank untuk perangkat lain.
Meski tidak mengumbar chipset yang digunakan, konfigurasi memori HUAWEI Mate 80 Pro terdiri dari kombinasi RAM dan storage 16/512 GB.
Teknologi AI yang Menunjang Pengalaman Pengguna
Huawei menyematkan berbagai teknologi AI dalam HUAWEI Mate 80 Pro untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Fitur Instant AI dalam AI Smart Control memungkinkan pengguna mengakses platform AI populer seperti ChatGPT, Gemini, DeepSeek, dan Dola AI hanya dengan mengetuk tombol daya dua kali.
Fitur AI Remove dapat menghapus objek foto yang mengganggu, sedangkan AI Best Expression membantu mendapatkan hasil foto grup terbaik. Two-way AI Noise Reduction juga memastikan komunikasi jernih dengan meredam kebisingan.
Seluruh fitur ini didukung oleh HUAWEI AppGallery yang menyediakan beragam aplikasi bisnis dan AI guna menyeimbangkan produktivitas dan hiburan dalam satu genggaman.
Sistem Operasi HarmonyOS
HUAWEI Mate 80 Pro berjalan dengan sistem operasi HarmonyOS yang dikembangkan sendiri oleh Huawei. Karena tidak menggunakan Android, perangkat ini tidak dilengkapi layanan dan aplikasi Google (Google Mobile Services/GMS).
Harga dan Promo
Varian RAM+ROM (16GB+512GB) dari HUAWEI Mate 80 Pro akan tersedia di Indonesia dengan harga Rp 16.999.000. Huawei menawarkan tiga pilihan warna, yaitu Hitam, Hijau, dan Emas.
Selama periode promosi dari 24 April hingga 24 Mei 2026, Huawei menawarkan berbagai promo seperti cashback dan program trade-in. Ponsel ini dapat dibeli melalui toko resmi Huawei serta berbagai platform e-commerce dan jaringan ritel mitra di Indonesia.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”











