JAKARTA,
Seperti peralatan elektronik lainnya, televisi (TV) rentan terkena debu dan kotor oleh sidik jari. Namun, membersihkan layar TV tidak memerlukan bahan mahal atau teknik rumit.
Matt Ferretti, yang memimpin program pengujian TV di Consumer Reports (CR), menyarankan untuk selalu mematikan TV sebelum membersihkannya, bahkan mencabut stekernya. Ini penting untuk keamanan serta memudahkan pengamatan kotoran atau noda jari saat layar gelap. Selain itu, proses ini juga memberi kesempatan bagi TV untuk mendingin.
Selain layar TV, perhatikan juga remote, dekoder kabel, dan pemutar streaming. Remote lebih sering disentuh daripada TV sendiri, sehingga menjadi tempat berkumpulnya kuman dan kotoran.
Pasar TV saat ini didominasi oleh layar LCD (LED) dan OLED. Namun, masih ada yang memiliki TV lama seperti plasma atau CRT. Jika kamu memiliki TV tabung lama, kamu bisa lebih fleksibel dalam membersihkannya karena layarnya terbuat dari kaca. Dalam hal ini, pembersih jendela bisa digunakan. Namun, TV yang lebih baru jauh lebih sensitif dan perlu dibersihkan dengan hati-hati agar tidak tergores atau rusak.
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membersihkan TV:
Mulai dengan Kain Kering dan Lembut
Layar TV sangat rentan tergores, bahkan tisu dapur pun bisa menyebabkan kerusakan. Cara terbaik adalah menggunakan kain mikrofiber antistatis yang lembut, seperti yang digunakan untuk membersihkan kacamata dan lensa kamera. Usap layar dengan gerakan memutar secara perlahan tanpa menekan terlalu keras.
Jangan lupa membersihkan kabinet TV dan pastikan debu tidak menyumbat ventilasi yang membantu mendinginkan TV. Jika TV berada di atas dudukan, gunakan satu tangan untuk menopang TV sementara tangan lainnya membersihkan layar. CR juga menyarankan mengikat TV yang terpasang di dudukan menggunakan tali anti-terbalik.
Bersihkan Noda dengan Air Suling
Jika ada noda atau kotoran yang sulit dihilangkan, basahi kain sedikit dengan air suling dan bersihkan layar dengan lembut. Jangan menyemprotkan air langsung ke layar karena bisa merusak komponen internal. Untuk noda yang sangat membandel, gunakan larutan sabun cuci piring yang sangat encer, lalu oleskan ke kain, bukan langsung ke TV.
Setelah menggunakan kain yang dibasahi, ulangi pembersihan dengan kain kering untuk menghilangkan goresan atau noda yang mungkin tertinggal.
Hindari Bahan Kimia Berbahaya
Bahan seperti alkohol dan amonia yang terdapat dalam pembersih jendela dapat merusak layar TV. Jadi, hindari penggunaan pembersih yang mengandung keduanya. Jika ingin menggunakan pembersih layar, pilih yang tidak mengandung alkohol, amonia, atau aseton.
Sebagai alternatif, gunakan kain mikrofiber, air suling, atau larutan buatan sendiri. Ikuti langkah-langkah pembersihan yang sudah disebutkan sebelumnya.
Bersihkan Remote TV
Remote TV juga perlu dibersihkan karena bisa menjadi sarang kuman. Lepaskan baterai sebelum mulai membersihkan. Balikkan remote sehingga tombol-tombol menghadap ke bawah, lalu ketuk-ketukkan ke telapak tangan untuk mengeluarkan debu yang tersangkut.
Lap seluruh bagian remote dengan kain lembut yang telah disemprot dengan campuran alkohol dan air. Pastikan kain hanya lembap, bukan basah. Untuk bagian dalam dan sekitar tombol, gunakan kapas yang dibasahi campuran alkohol/air. Jika ada kotoran membandel, gunakan sikat gigi kering atau tusuk gigi.
Setelah semua bagian selesai dibersihkan, lap kembali dengan kain kering dan lembut, lalu pasang kembali baterainya.











