"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

John Herdman Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Erick Thohir: Era Baru Dimulai

Pengumuman John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia

Pada hari Sabtu (3/1/2026), John Herdman secara resmi diumumkan sebagai pelatih baru dari Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Keputusan ini dikonfirmasi langsung oleh laman resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). John Herdman memiliki rekam jejak yang sangat mengesankan sebelum menangani Timnas Indonesia, termasuk keberhasilannya membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022. Prestasi tersebut menjadi pencapaian terbesar bagi Kanada sejak 36 tahun absen dari ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.

John Herdman akan menjabat sebagai pelatih selama kontrak 2+2 tahun. Selain itu, ia juga akan menangani dua tim sekaligus, yaitu Timnas senior dan U-23. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa penunjukan ini adalah momen penting dalam memasuki era baru bagi sepak bola Indonesia. Ia menjelaskan bahwa dengan adanya pelatih berpengalaman seperti Herdman, sepak bola Indonesia dapat mencapai level yang lebih tinggi.

Erick Thohir juga menyampaikan bahwa setelah gagal meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, PSSI mendapatkan suntikan semangat dari Presiden Prabowo Subianto untuk bangkit kembali. Menurutnya, arahan dari Presiden memberikan energi besar bagi PSSI untuk memperbaiki diri dan memperkuat fondasi sepak bola nasional sejak pembinaan usia muda.

Agenda Padat untuk Timnas Indonesia pada Tahun 2026

Pada tahun 2026, John Herdman dan Timnas Indonesia akan menghadapi agenda padat. Timnas Senior akan tampil di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23–31 Maret 2026. Diikuti oleh agenda FIFA Match Day pada Juni, September, Oktober, dan November 2026. Selain itu, skuad Garuda juga akan mengikuti turnamen Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli 2026.

Sebagai pelatih Timnas U-23, Herdman juga akan memimpin Garuda Muda di Asian Games Aichi–Nagoya, Jepang, pada 19 September 2026.

Profil John Herdman

John Herdman memiliki reputasi kuat di zona CONCACAF dengan keberhasilannya membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022. Ia lahir pada 19 Juli 1975 di Consett, County Durham, Inggris. Meski tidak memiliki perjalanan panjang sebagai pesepak bola profesional, Herdman memilih jalur kepelatihan sejak usia muda. Karier melatihnya dimulai di Selandia Baru saat usianya baru menginjak 30 tahun.

Herdman dipercaya menangani tim usia muda sebelum akhirnya naik level ke skuad nasional putri Negeri Kiwi. Ia menangani timnas putri Selandia Baru pada periode 2006 hingga 2011. Selama lima tahun, ia berhasil membawa tim tersebut lolos ke dua edisi Piala Dunia Wanita FIFA, yakni pada 2007 dan 2011. Selain itu, ia juga mengantar Selandia Baru tampil di Olimpiade Beijing 2008.

Kesuksesan di Kanada

Kesuksesan di Selandia Baru membuka jalan bagi Herdman ke Kanada. Pada 2011, ia ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas putri Kanada. Di bawah kepemimpinannya, Kanada menjadi kekuatan dunia dengan torehan dua medali perunggu Olimpiade pada 2012 dan 2016. Pada 2018, Herdman mengambil langkah besar dengan beralih menangani timnas putra Kanada. Keputusan itu berbuah manis ketika ia mengantar Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, penampilan pertama mereka setelah absen selama 36 tahun.

John Herdman mencatatkan sejarah sebagai salah satu pelatih yang mampu membawa tim putri dan putra dari satu negara tampil di Piala Dunia. Di kawasan CONCACAF, namanya dikenal sebagai arsitek kebangkitan sepak bola Kanada. Di bawah arahannya, Kanada tampil lebih disiplin, agresif, dan kompetitif di level regional maupun global.

Karier Klub dan Status Terakhir

Setelah mengakhiri kiprah bersama timnas Kanada pada 2023, Herdman melanjutkan kariernya di level klub dengan melatih Toronto FC. Namun, kebersamaan tersebut hanya bertahan hingga 2024. Sejak saat itu, Herdman berstatus tanpa klub. Ia sempat dikaitkan dengan tim nasional Jamaika dan Honduras, tetapi tidak ada kesepakatan resmi yang terwujud.

Menurut laporan media Honduras, Diez, Herdman disebut memilih peluang melatih Indonesia ketimbang kembali ke kawasan CONCACAF. Media tersebut menyebut bahwa Honduras harus merelakan Herdman yang masuk dalam daftar kandidat pengganti Reinaldo Rueda. Herdman juga dikabarkan menolak pendekatan dari Jamaika karena lebih memprioritaskan proyek bersama Indonesia. Jika terealisasi, kehadiran John Herdman disebut akan menjadi keuntungan besar bagi Timnas Indonesia.

Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *