Hasil Laga: Persib Kalah 0-3 dari Ratchaburi FC
Persib Bandung harus menerima kekalahan telak dengan skor 0-3 dari Ratchaburi FC dalam laga leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026. Pertandingan berlangsung di Ratchaburi Stadium, Thailand, pada Rabu (11/2/2026). Gol-gol yang tercipta berasal dari Tana (menit ke-5 dan ke-84), serta Gabriel Mutombo (menit ke-53).
Kekalahan ini menjadi tantangan berat bagi Persib sebelum menghadapi leg kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Rabu, 18 Februari 2026. Meski kalah, kapten tim, Federico Barba, tetap optimis bisa membalikkan situasi.
Optimisme Kapten: Persib Kuat di Kandang
Federico Barba menyatakan keyakinannya bahwa Persib akan tampil lebih baik saat bermain di kandang. Ia menegaskan bahwa kekuatan tim akan terasa maksimal di GBLA. “Kami kuat di sana. Sekarang, saya pulang dengan mentalitas bahwa semua masih mungkin. Jadi, sampai jumpa di Bandung,” ujarnya.
Ia juga mengajak para Bobotoh untuk tetap mendukung timnya di leg kedua. “Hei guys! Rabu depan, kami membutuhkan kalian di Bandung,” tambahnya dengan semangat.
Evaluasi Pelatih: Kesalahan Lini Tengah dan Perbedaan Level Kompetisi
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengungkapkan bahwa timnya tidak memulai pertandingan dengan kondisi terbaik. Ia mengakui bahwa dalam 10 menit pertama, Persib sudah dalam posisi sulit setelah kebobolan lebih dulu.
“Setelah itu, perlahan kami mulai bangkit, punya peluang tapi kami tidak bisa memanfaatkan peluang itu,” ujar Bojan Hodak dalam konferensi pers setelah laga.
Menurutnya, kekalahan juga disebabkan oleh ketidakseimbangan di lini tengah. “Ratchaburi lebih unggul dalam penguasaan bola. Kami mencoba sesuatu yang berbeda, tapi mereka sangat berbahaya dalam serangan balik,” tambahnya.
Bojan Hodak juga menyebut bahwa cuaca yang panas menjadi faktor lain yang memengaruhi performa tim. “Anda lebih banyak berkeringat, kehilangan energi lebih banyak, dan itu menjadi keuntungan bagi tim tuan rumah,” katanya.

Jalannya Laga: Ratchaburi Dominasi Sejak Awal
Sejak peluit pertama dibunyikan, Ratchaburi FC tampil sabar dan menguasai alur permainan. Sementara itu, Persib Bandung cenderung defensif dan kurang memberikan tekanan yang ketat.
Di menit ke-5, Ratchaburi FC membuka keunggulan melalui gol Tana yang diumpan Denilson Jr. Gol ini membuat kendali permainan sepenuhnya berada di tangan tuan rumah.
Meskipun Persib sempat menciptakan beberapa peluang emas melalui Frans Putros dan sundulan Uilliam Barros, kiper Kampon Phatomakkakul berhasil menggagalkan upaya tersebut.

Di babak kedua, Persib tampil lebih agresif, namun justru Ratchaburi yang menambah keunggulan pada menit ke-53 lewat sundulan Gabriel Mutombo. Di akhir pertandingan, Tana mencetak gol keduanya dalam situasi satu lawan satu, mengunci kemenangan 3-0 untuk Ratchaburi FC.
Faktor Kekalahan: Kondisi Cuaca dan Kesalahan Pemain
Bojan Hodak menyebut bahwa kondisi cuaca yang panas menjadi salah satu penghambat performa pemain. “Di babak pertama, selain gol yang kami kebobolan, kami bermain cukup bagus. Di babak kedua, alasan utamanya adalah cuaca di sini panas,” katanya.
Ia juga menyoroti kesalahan lini tengah dan perbedaan level kompetisi. “Saya pikir di babak pertama, selain gol yang kami kebobolan, kami bermain cukup bagus. Di babak kedua, alasan utamanya adalah cuaca di sini panas,” tambahnya.











