"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Piprim Basarah Yanuarso, Dokter Jantung Anak Dipecat oleh Menkes Budi Gunadi

Profil Dokter Piprim Basarah Yanuarso

Dokter Piprim Basarah Yanuarso, SpA, dikenal sebagai dokter spesialis anak yang aktif di ruang publik dan organisasi profesi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), organisasi yang menaungi para dokter spesialis anak di Tanah Air. Dalam berbagai kesempatan, ia kerap menyampaikan pandangan terkait isu kesehatan anak, mulai dari imunisasi, nutrisi, hingga kebijakan layanan kesehatan. Karakternya dikenal tegas dan vokal, terutama ketika membahas aspek etika profesi dan perlindungan hak kesehatan anak.

Dokter Piprim memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang kesehatan anak dan lebih dari 15 tahun sebagai subspesialis kardiologi anak. Ia lahir di Malang, Jawa Timur, pada 15 Januari 1967. Dia menyelesaikan S1 kedokterannya di Universitas Padjadjaran pada tahun 1991. Kemudian, ia melanjutkan studinya pada spesialis anak di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dan lulus tahun 2002. Tidak berhenti sampai disitu, dr Piprim Basarah Yanuarso juga menyelesaikan pendidikan konsultan anak di FKUI tahun 2004. Ia juga mengikuti fellowship kardiologi anak di Institut Jantung Negara, Kuala Lumpur, Malaysia, dan lulus 2007.

Perjalanan Karier dan Kontribusi

Adapun karier dr Piprim Basarah Yanuarso, ia sempat bertugas sebagai dokter PTT di Puskesmas Rawa Pitu, Lampung Utara (1992–1995). Lalu, ia juga pernah bertugas di Ambon (2003). Setelahnya, dr Piprim Basarah Yanuarso bertugas di Jakarta dari tahun 2005 hingga saat ini. Selama bertugas di Jakarta, ia pun tercatat sebagai Konsultan Kardiologi Anak di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Dalam dunia pendidikan, dr Piprim Basarah Yanuarso menjadi dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Ia menjadi pengajar calon dokter spesialis kardiologi anak.

Pemecatan dan Penjelasan Dokter Piprim

Dokter Piprim Basarah Yanuarso diberhentikan dari jabatannya oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Keputusan tersebut diambil oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan langsung memicu perbincangan luas. Sebagian pihak menilai pemecatan ini berkaitan dengan dinamika hubungan antara pemerintah dan organisasi profesi kedokteran. Namun, ada pula yang melihatnya sebagai bagian dari penegakan aturan dan tata kelola internal.

Dokter Piprim menyampaikan kabar pemecatan itu secara terbuka kepada publik. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pasien, mahasiswa, dan tenaga medis yang selama ini ia dampingi. “Akhirnya saya dipecat oleh pak Menteri Kesehatan pak Budi Gunadi Sadikin. Kepada seluruh pasien-pasien saya khususnya di RSCM murid-murid saya, mahasiswa saya, residen calon dokter anak dan fellow calon konsultan dokter anak, saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya tidak bisa lagi mendampingi dalam menempuh pendidikan kalian,” kata Dokter Piprim, Minggu (15/2/2026).

Dalam videonya, Dokter Piprim juga menyinggung soal sikapnya terhadap kolegium yang saat ini berada di bawah Kementerian Kesehatan. Sedangkan dari seorang seniornya, ia mengaku mendapatkan peringatan tentang mutasi jika tidak mendukung kolegium tersebut. “Sedangkan saya hanya menjalankan amanah kongres nasional di Semarang bahwa kolegium ilmu kesehatan anak indonesia tetap berdiri secara independen. Sehingga kami pada saat itu memperjuangkan independensi kolegium dan menolak kolegium itu ada di bawah Menteri Kesehatan,” lanjut dr Piprim.

Sebelumnya, pada April 2025, Dokter Piprim dimutasi dari RSUP Cipto Mangunkusumo (RSCM) ke RSUP Fatmawati. Proses mutasi ini, menurut Dokter Piprim tidak transparan dan mendadak. Kemudian ada dokumen beredar tertanggal 2 Februari 2026 beredar di kalangan awak media. Dokumen tersebut berisi perihal pemecatan Dokter Piprim. Keputusan ‘pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri’ tertanggal 2 Februari 2026 yang ditandatangani Menkes Budi G Sadikin menyebut alasan pemberhentian dr Piprim berhubungan dengan pelanggaran disiplin Pegawai Negeri Sipil. Dokter Piprim disebutkan tidak hadir terkait pekerjaannya sebagai dokter selama 28 hari berturut-turut.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *