Pengelolaan dan Penyusunan Rencana Induk Pengembangan RSMM Dimulai
YPMAK, selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI), telah melakukan Kick-Off kegiatan seleksi pengelolaan dan penyusunan Rencana Induk Pengembangan (RIP) Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM). Proses ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah Mimika, Papua Tengah.
Pada tahapan seleksi, jumlah peserta mengerucut dari 58 pendaftar menjadi tiga, hingga akhirnya ditetapkan satu konsultan yang akan mendampingi proses penyusunan master plan. Konsultan tersebut adalah PT Ligar Mandiri Indonesia. YPMAK menegaskan komitmennya untuk memantau progres pekerjaan agar berjalan sesuai jadwal dan menghasilkan rekomendasi pengelolaan yang tepat bagi pengembangan RSMM ke depan.
Kegiatan Kick-Off Dilaksanakan di Hotel Horison Diana
Kick-Off dilaksanakan di Hotel Horison Diana, Jalan Budi Utomo, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Senin (16/2/2026). Acara tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh penting, seperti VP Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Nathan Kum; Ketua Pembina YPMAK, Engel Enoch; Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka; Wakil Ketua Pengurus Hendhaotje Watory; Direktur PT Ligar Mandiri Indonesia, Budi Prayogi; serta Divisi program kesehatan YPMAK.
Komite Seleksi Rencana Induk Pengembangan Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) resmi melakukan kick off penyusunan master plan bersama konsultan pendamping, PT Ligar Mandiri Indonesia. Ketua Komite Seleksi RIP RSMM, Feri Magai Uamang, menjelaskan bahwa proses pencarian konsultan telah berlangsung selama enam bulan melalui seleksi terbuka.
“Pada April (2025) kami membuka pelelangan umum dan terdapat 58 pendaftar. Setelah melalui tahapan seleksi, mengerucut menjadi enam, kemudian tiga, hingga akhirnya ditetapkan satu konsultan, yakni PT Ligar Mandiri Indonesia,” ujarnya.
Feri berharap kerja sama antara komite dan konsultan dapat berjalan sesuai target waktu yang telah ditetapkan, mengingat penyusunan rencana induk ini merupakan tugas strategis dari pembina.
Peran Strategis RSMM dalam Pelayanan Kesehatan
RSMM memiliki posisi strategis karena merupakan rumah sakit pertama di Timika sejak 1998 dan memiliki kedekatan historis dengan masyarakat asli. Namun, Engel Enoch mengakui bahwa pengelolaan rumah sakit perlu ditingkatkan agar mampu bersaing dengan rumah sakit lain.
“Kami targetkan sebelum Desember seluruh proses ini sudah selesai sehingga bisa masuk tahap berikutnya,” ujarnya.
YPMAK akan memantau langsung proses pendampingan yang berlangsung selama tiga bulan antara YPMAK dan PT Ligar Mandiri Indonesia dalam penyusunan Rencana Induk Pengembangan (RIP). Hasilnya akan menjadi dasar rencana pengelolaan jangka pendek, menengah, dan panjang.
Dukungan dari Berbagai Pihak
VP Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Nathan Kum, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pengurus, tenaga kesehatan, serta pihak terkait yang telah berkontribusi dalam pengembangan RSMM di Kabupaten Mimika. Ia mengatakan, selama kurang lebih satu tahun terakhir berbagai proses pembenahan dan evaluasi telah dilakukan guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Nathan menegaskan, rumah sakit memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga Timika. Ia berharap seluruh pihak dapat mendukung proses pengembangan rumah sakit agar semakin baik dan mampu bersaing secara nasional sebelum tahun 2027.
Komitmen YPMAK dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
Ketua Pengurus YPMAK Leonardus Tumuka menyampaikan bahwa YPMAK terus berkomitmen mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Mimika, Tanah Papua, melalui program ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Hal itu disampaikan perwakilan pengurus YPMAK yang mengapresiasi peran humas dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat Mimika dan Indonesia secara luas.
Disebutkan, upaya peningkatan layanan, khususnya di sektor kesehatan, telah berlangsung sejak tahun lalu sebagai bagian dari proses perubahan dan pembenahan. Tujuan utamanya adalah melakukan progres perubahan agar pelayanan semakin baik.
Pendampingan oleh PT Ligar Mandiri Indonesia
Direktur PT Ligar Mandiri Indonesia, Budi Prayogi, menjelaskan bahwa pihaknya akan mendampingi proses evaluasi dan perbaikan manajemen rumah sakit. Ia mengatakan, timnya akan melakukan pemetaan masalah, menentukan titik kritis (critical point), serta merumuskan solusi yang tepat sesuai kebutuhan rumah sakit.
“Kami tidak hanya melihat pengalaman mitra, tetapi juga bagaimana mereka mampu menerjemahkan solusi sesuai kebutuhan rumah sakit,” ujarnya.
Budi menambahkan, timnya yang terdiri dari tenaga ahli di bidang manajemen, keuangan, pelayanan medis, administrasi, dan mutu, akan mengombinasikan pengalaman yang dimiliki untuk mendukung peningkatan tata kelola dan kualitas layanan rumah sakit.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











