Persebaya Surabaya menghadapi jadwal yang sangat berat pada bulan Desember 2025. Tim sedang memasuki fase penting dalam perjalanan menuju era pelatih baru. Di tengah situasi ini, tiga laga besar akan menjadi ujian berat bagi Green Force. Laga-laga tersebut tidak hanya menantang secara teknis, tetapi juga mental dan fisik.
Sebelumnya, Persebaya Surabaya sempat mengalami kekosongan posisi pelatih kepala. Pada pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Bandar Lampung, Uston Nawawi bertindak sebagai caretaker. Hasil dari laga tersebut menjadi modal penting sebelum menghadapi rangkaian pertandingan sulit pada bulan berikutnya.
Desember menjadi periode krusial untuk menentukan arah Persebaya Surabaya di bawah pelatih anyar. Tekanan meningkat karena tiga lawan yang menanti bukan sekadar tim biasa, tetapi tim dengan karakter kuat dan ambisi besar. Dua di antaranya adalah laga tunda yang telah lama menunggu untuk dimainkan, sehingga membuat agenda Persebaya semakin padat.
Berikut adalah tiga laga berat yang akan dihadapi oleh Persebaya Surabaya:
Lawan Pertama: PSM Makassar
Laga pertama yang menanti adalah PSM Makassar. Tim yang selalu tampil agresif saat bermain di kandang sendiri, yaitu Stadion B. J. Habibie. Duel ini akan digelar pada Sabtu, 6 Desember 2025 pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi ujian awal untuk melihat stabilitas Persebaya Surabaya menghadapi tekanan suporter tuan rumah. PSM dikenal memiliki intensitas permainan tinggi dan sering menyulitkan siapa pun yang datang ke Makassar.
Momentum pertandingan tunda pekan ke-4 ini menjadi pembuktian seberapa siap skuad Persebaya Surabaya meladeni permainan keras Juku Eja.
Lawan Kedua: Borneo FC
Setelah laga tandang melelahkan, Persebaya Surabaya kembali ke Gelora Bung Tomo untuk menghadapi Borneo FC pada Sabtu, 20 Desember 2025 pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini dipastikan berlangsung ketat mengingat Borneo selalu punya karakter permainan cepat dan taktis. Borneo sering menjadi batu sandungan bagi Persebaya Surabaya karena organisasi permainannya terbilang rapi dan efisien.
Dukungan penuh Bonek diharapkan dapat menghidupkan atmosfer GBT agar pemain mampu tampil lebih percaya diri. Persebaya Surabaya wajib memaksimalkan laga kandang ini karena posisi tim dalam klasemen bisa sangat dipengaruhi oleh hasil pertandingan tengah bulan tersebut. Konsistensi permainan menjadi kunci agar Green Force tidak kehilangan momentum.
Lawan Ketiga: Persijap Jepara
Tantangan ketiga datang delapan hari berselang saat Persebaya Surabaya menghadapi Persijap Jepara pada Minggu, 28 Desember 2025 pukul 15.30 WIB. Meski bermain sore hari, intensitas laga dipastikan tetap tinggi karena duel ini merupakan laga tunda pekan ke-8. Persijap selalu memiliki determinasi kuat saat tampil melawan tim besar, termasuk Persebaya Surabaya. Kejutan dari tim tamu bisa datang kapan saja jika Green Force lengah.
Bagi skuad Persebaya Surabaya, laga ini tidak hanya soal mengamankan tiga poin, tetapi juga menjaga ritme permainan di tengah persiapan menuju era pelatih baru. Tim membutuhkan performa stabil agar transisi kepelatihan berjalan lebih mulus.
Ketiga laga Desember tersebut menjadi rangkaian ujian besar sebelum pelatih baru resmi memegang kendali. Uston Nawawi sebagai caretaker membawa misi penting untuk menjaga kepercayaan diri pemain sebelum tongkat estafet berpindah ke nakhoda anyar. Kerja keras, disiplin, dan fokus akan menjadi nilai utama yang harus ditunjukkan Persebaya Surabaya di tengah jadwal padat ini. Setiap kesalahan kecil bisa berujung fatal mengingat lawan memiliki kualitas yang mampu menghukum setiap kelengahan.
Desember 2025 bukan sekadar bulan penutup tahun bagi Persebaya Surabaya, tetapi fase penting yang menentukan arah perjalanan di putaran pertama Super League. Tiga laga berat ini bisa menjadi tolok ukur kekuatan Green Force dalam persaingan musim 2025/2026.
Bagi Bonek, rangkaian pertandingan ini jelas meningkatkan adrenalin karena setiap laga membawa tantangan berbeda. Dukungan penuh suporter diyakini dapat membantu pemain menjaga motivasi di tengah tekanan jadwal super padat. Dengan tiga partai berat menanti, Persebaya Surabaya harus tampil dengan determinasi tinggi untuk meraih poin maksimal. Hasil Desember akan menjadi fondasi emosional sekaligus teknis bagi pelatih baru untuk memulai era baru Green Force pada tahun berikutnya.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."











