"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Kondisi Arema FC memburuk: Marcos Santos absen, Dalberto dalam bahaya

Arema FC Menghadapi Tantangan Berat di Pekan ke-15 Super League

Arema FC kini menghadapi situasi yang cukup berat menjelang laga pekan ke-15 Super League 2025-2026 melawan Madura United, yang akan digelar pada Selasa (23/12/2025) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tim berjuluk Singo Edan ini dipastikan tidak akan ditemani oleh pelatih kepala mereka, Marcos Santos, yang harus pulang ke Brasil untuk urusan keluarga. Selain itu, striker andalan Arema FC, Dalberto Luan Belo, juga terancam absen karena masalah administrasi.

Marcos Santos Absen Lawan Madura United

Marcos Santos sebelumnya telah meminta izin untuk mudik ke Brasil demi alasan keluarga. Oleh karena itu, persiapan tim untuk laga melawan Madura United sementara waktu ditangani oleh asisten pelatih, Andre Caldas Costa. Meskipun demikian, tim pelatih tetap menjalin komunikasi secara daring dengan Marcos Santos terkait program latihan dan urusan teknis pertandingan.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan bahwa Marcos Santos akan kembali ke Indonesia pada 24 Desember 2025. Namun, ia memperkirakan bahwa pelatih tersebut baru bisa memimpin latihan pada 29 Desember. “Jadi, lawan Madura United ini dia gak bisa mendampingi tim,” ujarnya.

Inal menegaskan bahwa Marcos Santos hanya akan absen satu laga. Harapan besar diucapkan agar operasi orang tuanya berjalan lancar sehingga jadwal kembalinya ke Bumi Arema sesuai rencana. Setelah laga melawan Madura United, Arema FC akan menghadapi Persita Tangerang pada 30 Desember. Artinya, Marcos tidak punya banyak waktu untuk memimpin persiapan.

“Semoga urusannya berjalan lancar dan kembali sesuai rencana agar Coach Marcos bisa kembali memimpin tim ini di laga melawan Persita,” pungkas manajer asli Bogor itu.

Dalberto Terancam Menyusul

Di sisi lain, striker andalan Arema FC, Dalberto Luan Belo, juga terancam absen melawan Madura United. Berbeda dengan Marcos Santos, Dalberto yang kini berada di kampung halamannya, Brasil sejak libur jeda FIFA Matchday lalu, belum bisa pulang karena masalah administrasi. General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi, mengaku belum mendapatkan kepastian tanggal berapa Dalberto terbang ke Malang.

Satu hal yang pasti, pemilik jersey bernomor punggung 94 itu bakal mengajak istri dan anaknya yang masih berusia sekira tiga bulan. Untuk ikut tinggal di Indonesia, Dalberto harus melengkapi dokumen berkas-berkas administrasi istri dan anaknya. Dalberto harus membuat dokumen paspor untuk mereka berdua di kantor imigrasi Brasil yang kabarnya membutuhkan waktu sekira tiga pekan.

“Sempat ada masalah administrasi paspor anaknya yang harus diselesaikan, ada kesalahan cetak di nama orang tuanya, apalagi anaknya kan baru lahir, jadi agak rumit urusannya di kantor imigrasi sana,” kata Yusrinal.

Inal masih menunggu kepastian kapan datangnya Dalberto ke Malang. Namun, tim pelatih yang dipimpin Asisten Pelatih Andre Caldas Costa diminta untuk mempersiapkan skema main tanpa Dalberto. “Persiapan tanpa Dalberto sudah dilakukan tim pelatih. Kami maksimalkan pemain yang ada, seperti Dedik Setiawan dan yang lainnya. Ya sebenarnya sayang, karena kita gak bisa apa-apa, di luar teknis, makanya beberapa kali sesi latihan kami melatih Dedik,” tandasnya.

Klasemen Sementara Super League Pekan ke-14

Super League pekan ke-15 akan kembali bergulir pada 20 Desember 2025, setelah jeda kompetisi dalam rangka SEA Games 2025. Dari update terakhir pekan ke-14, Jumat (19/12/2025), persaingan di papan atas Super League 2025/2026 semakin memanas dengan Borneo FC Samarinda yang masih kokoh di puncak klasemen.

Tim berjuluk Pesut Etam tersebut memimpin jauh dengan raihan 33 poin, terpaut empat angka dari rival terdekatnya, Persija Jakarta, yang menduduki posisi kedua dengan 29 poin. Menyusul di peringkat ketiga, Persib Bandung terus menempel ketat dengan koleksi 28 poin. Sementara itu, kejutan datang dari Malut United FC yang berhasil menembus papan atas di posisi keempat dengan 25 poin, disusul PSIM Yogyakarta di peringkat kelima dengan 22 poin.

Persaingan sengit terjadi di papan tengah, di mana Persita, Bhayangkara Presisi Lampung FC, dan PSM Makassar memiliki poin yang identik, yaitu 19 poin. Kondisi kurang menguntungkan terlihat di papan bawah. Arema FC saat ini tertahan di peringkat ke-10 dengan 17 poin, unggul tipis dari Bali United FC yang berada di bawahnya dengan poin yang sama. Di zona degradasi, Persijap Jepara berada di posisi ke-16 dengan 8 poin.

Berikut Klasemen Sementara Super League 2025/2026:

TOP 5 (Papan Atas):
1. Borneo FC Samarinda: 33 Poin

2. Persija Jakarta: 29 Poin

3. Persib Bandung: 28 Poin

4. Malut United FC: 25 Poin

5. PSIM Yogyakarta: 22 Poin

MIDDLE (Papan Tengah):
6. Persita: 19 Poin

7. Bhayangkara FC: 19 Poin

8. PSM Makassar: 19 Poin

9. Persebaya Surabaya: 18 Poin

10. Arema FC: 17 Poin

11. Bali United FC: 17 Poin

12. Persik Kediri: 15 Poin

BOTTOM (Papan Bawah):
13. Madura United FC: 13 Poin

14. Dewa United FC: 13 Poin

15. PSBS Biak: 12 Poin

16. Persijap Jepara: 8 Poin

17. Semen Padang FC: 7 Poin

18. Persis Solo: 7 Poin

Adriatno Majid

Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *