Tragedi Maut di Perairan Pulau Padar
Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Spanyol setelah pelatih tim B perempuan klub sepak bola Los Che (Valencia CF), Fernando Martin Carreras, bersama tiga anaknya hilang setelah kapal wisata yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Kejadian tragis ini terjadi pada Jumat (26/12/2025) dan hingga hari ketiga pencarian, keempat korban masih belum berhasil ditemukan.
Profil Pelatih Valencia yang Hilang
Fernando Martin Carreras adalah mantan pemain sepak bola Spanyol yang lahir pada 27 Agustus 1981 di Valencia. Sebelum menjadi pelatih, ia berkarier sebagai bek tengah di beberapa klub Spanyol. Setelah pensiun dari karier pemain, Martin melanjutkan kariernya sebagai pelatih. Pada tahun 2025, ia ditunjuk sebagai manajer tim cadangan Valencia CF Femenino di Tercera Federación. Pada musim 2025-2026, Martin dipercaya menjadi pelatih kepala tim B Putri Valencia yang berlaga di Tercera RFEF (divisi tingkat empat sepak bola Spanyol).
Martin dan tiga anaknya datang ke Labuan Bajo, NTT, untuk berlibur. Mereka merupakan warga negara Spanyol yang turut menjadi korban dalam kejadian tersebut. Ketiga anak Fernando adalah Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, dan Martinez Ortuno Enriquejavier.
Kondisi Pencarian dan Hambatan
Tim SAR gabungan terus melakukan operasi pencarian terhadap keempat korban. Namun, pencarian menghadapi kendala akibat hujan deras yang mengguyur perairan Pulau Padar pada hari ketiga Minggu (28/12/2025). Sampai pukul 17.00 Wita, tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan empat warga negara Spanyol tersebut.
Pencarian rencananya akan dilanjutkan pada Senin (29/12/2025) atau hari keempat operasi SAR. Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, menjelaskan bahwa pencarian telah dilakukan sejak pagi hari dengan melibatkan penyisiran laut dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian.
Kronologi Kejadian
KM Putri Sakinah, kapal wisata yang ditumpangi oleh Fernando Martin Carreras dan keluarganya, tenggelam di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, NTT. Berdasarkan penjelasan Fathur Rahman, kapal berangkat dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar pada Jumat (26/12/2025) pukul 20.00 Wita membawa 11 orang penumpang termasuk anak buah kapal.
Pukul 20.30 Wita, kapal mengalami mati mesin dan tenggelam. Tim SAR menerima informasi tenggelamnya kapal tersebut pada Jumat malam. Tim SAR gabungan langsung menuju lokasi menggunakan RIB Pos SAR Manggarai Barat. Dalam kejadian ini, 3 penumpang dievakuasi oleh Kapal Nepton dan 4 orang dievakuasi oleh tim SAR gabungan, sedangkan 4 WNA asal Spanyol yang merupakan satu keluarga masih dalam pencarian hingga Sabtu.
Sebanyak 7 orang korban selamat telah dievakuasi ke Labuan Bajo oleh tim SAR gabungan. Penumpang yang selamat antara lain 2 orang WNA asal Spanyol dan 4 kru kapal serta 1 orang guide.
Respons dari Dunia Sepak Bola Spanyol
Tragedi ini menyebabkan rasa duka mendalam di kalangan federasi sepak bola dan klub-klub Spanyol. Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF), LaLiga, serta mayoritas klub kasta tertinggi Liga Spanyol menyatakan duka atas kabar ini. Skuad Valencia juga mengheningkan cipta selama satu menit pada Sabtu ini saat kembali menjalani sesi latihan di kompleks olahraga klub setelah libur Natal.
Pernyataan resmi Valencia menyebutkan bahwa klub ingin menyampaikan dukungan dan belasungkawa kepada keluarga, sahabat, serta rekan-rekan di Valencia CF, Valencia CF Women, dan Akademi VCF. RFEF melalui media sosial X juga mengunggah pesan yang menyatakan bahwa federasi “turut berduka atas wafatnya Fernando Martín, pelatih tim B putri Valencia CF, beserta tiga anaknya.”
Real Madrid turut mengungkapkan “duka mendalam” atas peristiwa tersebut dan menyampaikan “seluruh kasih dan dukungan” kepada istri Fernando Martin, Andrea, serta putrinya, Mar. Pernyataan klub menyebutkan bahwa mereka juga menyampaikan belasungkawa ini kepada seluruh keluarga dan orang-orang terdekatnya, serta kepada seluruh keluarga besar Valencia.
Kesimpulan
Kejadian tragis ini memperlihatkan betapa pentingnya kesadaran akan keselamatan dalam aktivitas wisata laut. Semoga keempat korban dapat segera ditemukan dan diberi perlindungan serta dukungan dari semua pihak yang peduli.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











