"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

5 tempat menikmati soto pagi segar dan murah di Jogja

Soto, Menu Sarapan Favorit Masyarakat Yogyakarta

Soto menjadi salah satu menu sarapan yang sangat digemari oleh masyarakat Yogyakarta. Rasa yang ringan namun kaya rempah membuat soto cocok disantap di pagi hari tanpa membuat perut terasa berat. Selain itu, soto mudah ditemui hampir di setiap sudut kota, mulai dari warung kaki lima hingga rumah makan legendaris yang telah bertahan puluhan tahun.

Secara umum, soto terdiri dari bihun, irisan kol, tauge, suwiran ayam, serta kuah bening berbasis kaldu yang diperkaya dengan rempah seperti bawang putih, jahe, dan merica. Kombinasi ini menghasilkan cita rasa segar sekaligus hangat. Dari sisi gizi, soto juga menyediakan protein dari ayam, serat dari sayuran, serta cairan yang membantu rehidrasi tubuh setelah berpuasa semalaman. Tak heran jika soto kerap dipilih sebagai menu awal hari sebelum beraktivitas, karena praktis, mengenyangkan, dan mudah dicerna.

Berikut adalah beberapa rekomendasi warung soto di Yogyakarta yang wajib kamu coba:

  1. Soto Ayam Pak Dalbe



    Soto Ayam Pak Dalbe menjadi salah satu ikon kuliner legendaris di Yogyakarta yang kerap diburu sebagai menu sarapan. Ciri khas Soto Ayam Pak Dalbe terletak pada kuah beningnya yang ringan namun gurih, dengan aroma rempah yang khas dan tidak berlebihan. Mulai Rp14.000 kamu bisa menikmati satu porsi soto dengan isian suwiran ayam kampung, bihun, irisan kol, tauge, serta taburan bawang goreng yang memperkaya rasa. Cocok disantap pagi hari karena tidak membuat enek, namun cukup mengenyangkan untuk memulai aktivitas.

Lokasi: Jl. Jend. Sudirman No.52, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jam buka: 05.30-13.30 WIB.

Rating Google: 4,5/5 dari 765.798 ulasan.

  1. Soto Pak Parno



    Soto Pak Parno menjadi salah satu soto yang diburu karena kuahnya yang kaldu, potongan dagingnya besar-besar, dan bisa request tambah iso babat. Dengan harga mulai sekitar Rp12.000, pengunjung sudah bisa menikmati semangkuk soto sapi yang mengenyangkan dan ramah di kantong. Selain soto, warung ini juga menyediakan pilihan menu lain seperti gorengan dan aneka sate pendamping yang melengkapi makan. Tingginya minat pembeli membuat Soto Pak Parno kerap ramai, terutama pada jam makan, hingga pengunjung harus bersabar menunggu tempat duduk.

Lokasi: Jl. Prawirotaman 3 No.711, Brontokusuman, Kec. Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jam buka: 06.00-13.00 WIB.

Rating Google: 4,7/5 dari 2.054 ulasan.

  1. Soto Kadipiro



    Soto Kadipiro memiliki banyak cabang di Jogja, salah satunya Soto Kadipiro asli tanpa nama belakang angka. Soto disini memiliki khas kuahnya yang gurih, kental, dan sedikit manis. Ayam yang digunakan pun ayam kampung sehingga kaldunya sangat terasa. Dengan harga mulai sekitar Rp22.000, pengunjung sudah dapat menikmati seporsi soto ayam kampung yang mengenyangkan. Pembeli juga bebas menambah aneka kontimen sesuai selera, seperti ati ampela utuh seharga Rp12.000 atau paha ayam kampung Rp15.000. Untuk pelengkap, tersedia gorengan serta beragam sate-satean yang cocok disantap bersama soto.

Lokasi: Jl. Wates No.33, Kdipiro, Ngestiharjo, Kec. Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jam buka: 08.00-14.30 WIB.

Rating Google: 4,5/5 dari 7.119 ulasan.

  1. Soto Lamongan Pak Ireng



    Soto Lamongan Pak Ireng menawarkan rasa yang berbeda dibanding soto khas Yogyakarta, karena mengusung cita rasa khas Lamongan gurih, segar, dan kaya bumbu. Ciri paling menonjol dari soto ini adalah penggunaan koya melimpah, campuran kerupuk udang dan bawang putih yang dihaluskan, sehingga kuah terasa lebih kental dan beraroma. Menariknya, di Soto Lamongan Pak Ireng, koya dapat diambil sepuasnya sesuai selera, membuat pembeli bebas menyesuaikan tingkat kekayaan rasa. Selain ayam suwir dan kuah kaldu yang kuat, soto ini juga dilengkapi potongan telur rebus. Perpaduan kaldu ayam, rempah, dan koya menghasilkan sensasi hangat yang cocok disantap kapan saja, terutama sebagai menu sarapan atau makan siang.

Lokasi: Jl. Candi Gebang, Jetis, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jam buka: Buka 24 jam.

Rating Google: 4,9/5 dari 564 ulasan.

  1. Soto Bathok Mbah Katro



    Soto Bathok Mbah Katro dikenal sebagai salah satu kuliner unik di Yogyakarta karena disajikan menggunakan batok kelapa, bukan mangkuk biasa. Konsep penyajian memperkuat kesan tradisional yang lekat dengan suasana pedesaan. Menu andalannya adalah soto sapi dengan kuah berwarna cokelat, hasil perpaduan rempah-rempah yang kuat, menghasilkan rasa gurih dan segar khas Jogja. Dengan harga mulai sekitar Rp7.000 per porsi, pengunjung sudah dapat menikmati soto sapi bathok yang sederhana namun kaya cita rasa. Lokasinya yang berada di kawasan Kalasan, pembeli menyantap soto sambil menikmati pemandangan persawahan terbuka, memberikan pengalaman makan yang tenang dan berbeda dari hiruk pikuk kota.

Lokasi: Jl. Candi Sambisari No.2, Sambisari, Purwomartani, Kec. Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jam buka: 06.00-16.00 WIB.

Rating Google: 4,5/5 dari 14.150 ulasan.

Halwa Futuhan

Penulis yang rajin memberitakan kegiatan masyarakat lokal dan peristiwa lapangan. Ia gemar berkunjung ke pasar tradisional, memotret aktivitas warga, dan mencatat percakapan menarik. Hobinya termasuk mendengar musik tempo dulu. Motto: “Cerita kecil sering kali memiliki dampak besar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *