Profil Lengkap Radja Nainggolan, Pemain Keturunan yang Dikaitkan dengan Klub Indonesia dan Thailand
Radja Nainggolan, seorang pemain sepak bola keturunan yang kini menjadi incaran beberapa klub di Liga Indonesia dan Liga Thailand, kembali mencuri perhatian publik. Meski usianya sudah menginjak 37 tahun, karirnya masih menarik minat berbagai klub. Kabar terbaru menyebutkan bahwa ia mungkin akan bergabung dengan salah satu klub di paruh musim kedua 2025/2026.
Kabar ini muncul dari unggahan akun Instagram @perpectivefootball.id pada Kamis (8/1/2026). Postingan tersebut mengutip laporan dari media Het Laatste Niews yang menyebutkan bahwa Radja Nainggolan berpotensi meninggalkan SC Lokeren dan menerima tawaran dari klub BRI Super League dan Thai League.
Sebelumnya, Nainggolan pernah bermain di Liga 1 bersama Bhayangkara FC pada musim 2023/24. Namun, di akhir musim tersebut, tim tersebut mengalami degradasi. Meskipun begitu, tampaknya Liga Indonesia bukanlah tujuan utamanya saat ini.
Karir yang Dinamis
Radja Nainggolan lahir di Antwerpen, Belgia, pada 4 Mei 1988. Ia memulai karir sepak bolanya sejak dini, dengan bergabung dengan Beerschot Youth pada tahun 2003. Setahun kemudian, ia pindah ke Piacenza U19 dan kemudian bermain untuk Piacenza Calcio pada tahun 2007.
Selama kariernya, Radja Nainggolan telah bermain di berbagai kompetisi domestik, nasional, hingga internasional. Ia bahkan pernah membela klub besar seperti Inter Milan, AS Roma, dan Cagliari selama 11 tahun, mulai dari 2010 hingga 2021.
Pemain dengan tinggi badan 177 cm ini pernah meraih nilai pasar tertinggi saat bermain di AS Roma, dengan nominal mencapai 782,17 miliar rupiah. Selain itu, ia juga pernah berlaga di Super League Indonesia saat membela Bhayangkara FC pada musim 2023/2024.
Bersama The Guardian, Radja Nainggolan berhasil mencatatkan 10 pertandingan, dengan 1 gol dan 3 assist dalam total 757 menit bermain. Total kariernya mencapai 547 pertandingan, dengan 77 gol dan 66 assist dalam lebih dari 50.000 menit bermain.
Kontroversi dan Performa
Sayangnya, Radja Nainggolan sempat terlibat dalam kontroversi terkait kasus penyelundupan narkotika yang membuatnya ditangkap oleh polisi Belgia. Meski begitu, ia tetap menjalani kariernya dengan tangguh di lapangan.
Berikut adalah profil lengkap Radja Nainggolan:
- Nama: Radja Nainggolan
- Tanggal lahir: 4 Mei 1988 (37 tahun)
- Tempat kelahiran: Antwerpen, Belgia
- Tinggi: 1,77 meter
- Kewarganegaraan: Belgia
- Posisi: Gelandang – Gelandang Tengah
- Kaki dominan: Kanan
- Klub Saat Ini: KSC Lokeren-Temse
- Agen pemain: –
- Bergabung: 22 Januari 2025
- Kontrak berakhir: 30 Juni 2025
- Perpanjangan kontrak: 6 Juni 2025
- Harga pasaran: Rp5,65 miliar (per 15 Juli 2024)
Statistik Berdasarkan Klub
- KSC Lokeren-Temse: 29 pertandingan, 8 gol, 5 assist, 6 kartu kuning, dan 2.316 menit bermain.
- AS Roma: 203 pertandingan, 33 gol, 28 assist, 44 kartu kuning, 2 kartu kuning kedua, dan 16.684 menit bermain.
- Cagliari Calcio: 188 pertandingan, 14 gol, 13 assist, 46 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, dan 15.397 menit bermain.
- Piacenza Calcio 1919: 74 pertandingan, 4 gol, 6 assist, 13 kartu kuning, dan 5.692 menit bermain.
- Royal Antwerp FC: 55 pertandingan, 6 gol, 5 assist, 9 kartu kuning, dan 4.041 menit bermain.
- Inter Milan: 41 pertandingan, 7 gol, 3 assist, 3 kartu kuning, dan 2.489 menit bermain.
- Piacenzo Juniores: 35 pertandingan, 3 gol, 1 assist, 2 kartu kuning, dan 2.992 menit bermain.
- SPAL: 10 pertandingan, 1 gol, 2 assist, 3 kartu kuning, dan 654 menit bermain.
- Bhayangkara FC: 10 pertandingan, 3 assist, 2 kartu kuning, dan 757 menit bermain.
- Cagliari Primavera: 2 pertandingan, 1 gol, 1 kartu kuning, dan 173 menit bermain.
Statistik Berdasarkan Kompetisi
- Seri A: 267 pertandingan, 48 gol, 35 assist, dan 29.584 menit bermain
- Seri B: 81 pertandingan, 5 gol, 7 assist, dan 6.129 menit bermain
- Jupiler Pro League: 39 pertandingan, 3 gol, 4 assist, dan 2.846 menit bermain
- Champions League: 29 pertandingan, 3 gol, 5 assist, dan 2.362 menit bermain
- Primavera A: 29 pertandingan, 3 gol, dan 2.447 menit bermain
- Challenger Pro League: 24 pertandingan, 7 gol, 4 assist, dan 1.878 menit bermain
- Piala Italia: 22 pertandingan, 2 gol, 3 assist, dan 1.602 menit bermain
- Europa League: 18 pertandingan, 2 gol, 2 assist, dan 1.308 menit bermain
- Super League: 10 pertandingan, 1 gol, 3 assist, dan 757 menit bermain
- Viareggio Cup: 8 pertandingan, 1 gol, 1 assist, dan 718 menit bermain
- UECL Qualifiers: 6 pertandingan, 2 gol, 1 assist, dan 448 menit bermain
- Jupiler Champions Play-Offs: 5 pertandingan, 392 menit bermain
- CPL Promorion Playoffs: 4 pertandingan, 1 gol, 1 assist, dan 360 menit bermain
- Europa League Qulifying: 2 pertandingan, 108 menit bermain
- Champions League Qualifying: 2 pertandingan, 180 menit bermain
- Crocky Cup: 1 pertandingan, 78 menit bermain
Tawaran yang Menggiurkan
Meski sempat dikaitkan dengan klub Liga Indonesia dan Thailand, Radja Nainggolan justru tertarik dengan tawaran dari klub Liga Dua Belgia, Patro Eisden. Namun, belum bisa dipastikan apakah ia akan menerima tawaran tersebut atau mempertimbangkan opsi lain.
Dengan pengalaman yang luas dan performa yang stabil, Radja Nainggolan tetap menjadi pemain yang diminati oleh banyak klub. Tawaran dari Liga Indonesia dan Thailand mungkin menjadi langkah baru dalam kariernya yang kini memasuki fase baru.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."











