"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

6 Film Asia Berisi Sentimen Antikapitalis, Termasuk No Other Choice

Film-Film Asia dengan Sentimen Antikapitalis yang Harus Kamu Tonton

Film No Other Choice (2025) menjadi salah satu film yang disayangkan tidak mendapatkan penghargaan Oscar edisi 2026. Performa Lee Byung Hun, penyutradaraan Park Chan Wook, dan kualitas naskahnya memang sangat mengesankan. Meskipun demikian, sebagai penggemar kamu tetap bisa mendukung film ini dengan menontonnya. Selain itu, kamu juga bisa menyaksikan beberapa sinema Asia lainnya yang memiliki sentimen antikapitalis serupa. Berikut rekomendasinya:

1. No Other Choice (2025)



Film ini memiliki sentimen antikapitalis yang cukup gamblang. Ceritanya mengikuti perjuangan seorang tulang punggung keluarga yang kehilangan mata pencahariannya karena kehadiran pemilik modal besar yang mengakuisisi perusahaan tempatnya bekerja. Tanpa aba-aba, dedikasinya selama bertahun-tahun dilupakan begitu saja. Muak dengan kondisi ini, ia pun mengambil langkah ekstrem demi mendapatkan kembali pekerjaan dan harga dirinya.

Genre: Thriller, Satir

Pemain: Lee Byung Hun, Son Ye Jin, Lee Sung Min

Sutradara: Park Chan Wook

2. Cloud (2024)



Film Cloud juga menceritakan langkah ekstrem yang diambil oleh seorang buruh di Jepang. Muak dengan pekerjaannya yang monoton dan seniornya yang toksik, Ryosuke nekat menjadi reseller di toko daring. Masalahnya, ia tidak melakoninya dengan cara jujur. Ia sering melakukan manipulasi dan cara kotor untuk bisa mendapatkan untung berlipat ganda, mulai dari menjual barang palsu hingga memaksa membeli barang kolektor untuk dijual lagi dengan harga tinggi. Tak hanya berhasil menimbun kekayaan, Ryosuke perlahan juga mengumpulkan musuh yang akhirnya bersatu untuk membalas dendam kepadanya.

Genre: Thriller-psikologi, Aksi

Pemain: Masaki Suda, Daiken Okudaira, Kotone Furukawa

Sutradara: Kiyoshi Kurosawa

3. The Sandwich Man (1983)



The Sandwich Man adalah antologi tiga cerita yang memotret Taiwan pada era Perang Dingin. Saat itu, gelombang sinema realisme mulai muncul dan film ini adalah salah satu buah karyanya. Tiga ceritanya berkutat pada perjuangan bertahan hidup orang Taiwan dari berbagai kelas di tengah gempuran globalisasi dan kapitalisme. Ada bapak muda yang jadi badut untuk menghidupi keluarganya, sales barang elektronik Jepang yang mengalami kecelakaan kerja, sampai keluarga miskin yang baru bisa mengicip kenyamanan saat ayah mereka dirawat di rumah sakit.

Genre: Drama, Realisme Sosial

Pemain: Chen Bor Jeng, Tsui Fu Sheng, Cho Sheng Li

Sutradara: Hou Hsiao Hsien, Tsang Jong Cheung, Wan Jen

4. Tokyo Sonata (2008)



Di tengah krisis ekonomi global yang berdampak pula di Jepang, seorang tulang punggung keluarga harus jadi korban PHK. Ia tak tahu harus bagaimana menyampaikan kabar ini ke anak istrinya dan memilih untuk berpura-pura tetap pergi ke kantor tiap pagi. Sampai satu hari rahasianya terbongkar dan krisis pun melanda keluarganya.

Genre: Drama

Pemain: Teruyuki Kagawa, Kai Inowaki, Haruka Igawa

Sutradara: Kiyoshi Kurosawa

5. The Dry Spell (2023)



The Dry Spell memakai perspektif pegawai perusahaan air daerah bernama Shunsaku yang bertugas mensurvei pelanggan yang menunggak tagihan. Saat akan memutus aliran air di sebuah rumah, mereka dikejutkan kehadiran sosok dua anak perempuan yang ternyata ditelantarkan orangtua mereka. Dilema pun menyelimutinya, antara menjalankan kewajibannya atau memprioritaskan kemanusiaan.

Genre: Melodrama

Pemain: Toma Ikuta, Mugi Kadowaki, Hayato Isomura

Sutradara: Masaya Takahashi

6. Mountains May Depart (2015)



Saat memilih jodoh, apakah kelas sosial/ekonomi masuk dalam pertimbanganmu? Ini adalah pertanyaan yang bakal dikupas dalam filmnya Jia Zhangke, Mountains May Depart. Mendapuk aktris Zhao Tao yang juga istrinya sebagai lakon, Zhangke mengajak kita menyelami kehidupan satu perempuan selama 3 dekade berbeda. Dimulai dari akhir tahun 90-an sampai pertengahan 2010-an, kita bakal diajak menganalisa alasan dan implikasi dari keputusan si perempuan memilih menikah dengan pria yang menurutnya lebih mampu secara finansial ketimbang menerima lamaran sahabatnya yang bekerja di tambang.

Genre: Drama, Romance

Pemain: Zhao Tao, Zhang Yi, Sylvia Chang

Sutradara: Jia Zhangke

Kapitalisme sudah menjadi bagian tak terlepaskan dalam hidup kita. Implikasinya terasa dalam berbagai bentuk dan tingkatan yang berbeda bagi tiap orang. Ia pula yang memengaruhi bagaimana kita bersikap dan mengambil keputusan. Seperti yang terjadi pada berbagai karakter dalam film Asia di atas. Mana yang paling relate dengan dirimu?

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *