"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Pesan Terakhir Bernardo Tavares: Dejan Tumba Tinggalkan Persebaya, Bonek Kecewa



Pemain asal Serbia, Dejan Tumbas, menjadi sorotan setelah Persebaya Surabaya resmi melepasnya menjelang putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Harapan untuk kembalinya Dejan sebagai striker Persebaya Surabaya pun tidak terwujud.

Sebelumnya, pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, sempat memberikan pernyataan yang mengisyaratkan kemungkinan perubahan posisi Dejan. Ia menyebut bahwa Jefferson Silva bisa bermain di beberapa posisi, termasuk bek kiri, bek tengah, dan penyerang sayap kiri. Pernyataan tersebut kini terasa seperti salam perpisahan bagi Dejan Tumbas.

Persebaya Surabaya secara resmi mengumumkan daftar pemain yang tidak dipertahankan untuk putaran kedua kompetisi. Enam nama yang tidak lagi menjadi bagian dari skuad Green Force adalah Diego Mauricio, Dejan Tumbas, Dime Dimov, Rizky Dwi Pangestu, Kadek Raditya, dan Rendy Oscario. Manajemen klub juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pemain selama membela klub.

Dari keenam pemain tersebut, Dejan Tumbas menjadi sosok yang paling diperhatikan oleh Bonek dan Bonita. Banyak suporter menyayangkan keputusan klub karena menilai performa Dejan masih cukup menjanjikan. Reaksi kaget langsung muncul di kolom komentar media sosial Persebaya Surabaya, dengan banyak pendukung mempertanyakan alasan klub melepas pemain yang sering tampil reguler.

Sinyal kepergian Dejan sebenarnya sudah tercium sebelumnya. Ia terlihat tidak lagi mengikuti sesi latihan dalam beberapa kesempatan terakhir. Hal ini memicu spekulasi di kalangan suporter, meski banyak yang tetap berharap Dejan akan bertahan, terlebih setelah pernyataan Bernardo Tavares tentang kemungkinan perubahan posisinya.

Sepanjang putaran pertama Super League 2025/2026, Dejan Tumbas menjadi salah satu pemain yang paling sering dimainkan. Ia tercatat sebagai pemain dengan menit bermain tertinggi ke-6 di skuad Persebaya Surabaya. Total, Dejan tampil dalam 14 pertandingan dengan akumulasi 1.148 menit bermain. Catatan itu menunjukkan kepercayaan besar yang diberikan tim pelatih kepadanya.

Dari sisi statistik menyerang, Dejan mencatat expected goals sebesar 2,75. Ia melepaskan 10 percobaan tembakan, meski belum mampu mencetak gol maupun assist. Akurasi umpan Dejan berada di angka 76 persen sepanjang putaran pertama. Ia juga mencatat satu keypass yang menunjukkan kontribusinya dalam membangun serangan.

Dalam aspek disiplin, Dejan melakukan 12 pelanggaran dan empat kali dilanggar lawan. Menariknya, ia tak mengoleksi kartu kuning, meski sempat menerima satu kartu merah. Performa tersebut membuat banyak Bonek menilai Dejan masih layak dipertahankan, terlebih saat dimainkan sebagai bek kiri, ia dinilai tampil cukup konsisten dan disiplin.

Harapan lain muncul setelah Persebaya Surabaya mendatangkan Jefferson Silva. Kedatangan pemain anyar itu membuka peluang rotasi posisi, termasuk kemungkinan Dejan kembali ke lini depan. Namun skenario tersebut akhirnya tidak terjadi. Manajemen justru memilih melepas Dejan Tumbas dari skuad utama.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya juga memperkenalkan satu pemain asing baru untuk putaran kedua kompetisi. Klub resmi merekrut Pedro Matos, pemain jebolan Semen Padang. Kehadiran Pedro Matos menandai perubahan komposisi pemain asing Green Force. Namun hingga kini, manajemen belum memberikan penjelasan rinci terkait alasan melepas beberapa pemain, termasuk Dejan Tumbas.

Keputusan tersebut menyisakan tanda tanya besar di kalangan suporter. Banyak yang menilai Dejan seharusnya masih bisa menjadi opsi penting dalam skema Bernardo Tavares. Pesan terakhir Bernardo Tavares tentang peluang Dejan kembali menjadi striker kini hanya menjadi kenangan. Di tengah dinamika sepak bola profesional, Dejan Tumbas resmi menutup perjalanannya bersama Persebaya Surabaya.

Denis Arjuna

Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *