Posisi Malut United Terancam di Klasemen Super League
Posisi Malut United yang saat ini berada di peringkat keempat klasemen sementara Super League dengan 41 poin kini terancam tergusur. Bukan Persebaya Surabaya, melainkan Bhayangkara FC yang mampu tampil konsisten sejak awal paruh kedua musim ini.
Bhayangkara FC menunjukkan performa luar biasa dengan meraih enam kemenangan dari enam pertandingan yang mereka jalani. Salah satu kemenangan penting adalah saat mengalahkan Malut United di Stadion Kie Raha. Selain itu, tim asuhan Paul Muster juga berhasil mengalahkan dua klub besar yaitu Persebaya Surabaya dan Borneo FC.
Berikut daftar enam laga Bhayangkara FC:
- Malut United 1 – 2 Bhayangkara FC
- Bhayangkara FC 2 – 1 Borneo FC
- Persebaya Surabaya 1 – 2 Bhayangkara FC
- Persik Kediri 3 – 4 Bhayangkara FC
- Bhayangkara FC 4 – 0 Semen Padang
- Dewa United 0 – 2 Bhayangkara FC
Konsistensi Bhayangkara FC dalam beberapa pertandingan terakhir tidak lepas dari penampilan pemain-pemain yang berkontribusi besar. Salah satunya adalah Moussa Sidibe, yang dipinang dari Persis Solo. Dengan bantuan pelatih Paul Muster, pemain asal Mali ini tampil sebagai mesin gol.
Moussa Sidibe berhasil mencetak lima gol dari tujuh penampilannya bersama Bhayangkara FC. Hal ini membantu The Guardians naik ke posisi yang lebih baik di klasemen. Saat ini, Bhayangkara FC telah melewati Persebaya Surabaya di posisi kelima dengan 38 poin, unggul selisih gol.
Performa Malut United yang Menurun
Sementara itu, Malut United menghadapi tantangan besar dalam beberapa pertandingan terakhir. Sejak Februari, tim ini hanya mampu meraih empat poin dari empat laga yang dijalani.
Pada laga melawan Persib Bandung, Malut United kalah 2-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Thom Haye membuka keunggulan Persib pada menit ke-36 melalui eksekusi penalti. Kemenangan Persib dipastikan oleh Saddil Ramdani yang mencetak gol di menit ke-87.
Pelatih Malut United, Gustavo Franca, menyatakan bahwa pertandingan melawan Persib memang sangat berat. “Sesuai prediksi kami, menghadapi Persib bukan perkara mudah,” ujarnya setelah laga.
Malut United sempat menunjukkan tanda-tanda bangkit saat mengalahkan Persika Jepara dengan skor 4-0 pada 13 Februari. Igor Inocencio, Ciro Alves, Tyronne del Pino, dan David da Silva menjadi pencetak gol dalam laga tersebut.
Pelatih Hendri Susilo menyampaikan apresiasi atas kemenangan ini. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas kemenangan ini. Semoga ke depan tim lebih percaya diri dan bisa bangkit untuk terus meraih hasil positif,” katanya.
Namun, Malut United kembali mengalami kesulitan saat bertandang ke markas Semen Padang. Tim ini hanya mampu meraih satu poin setelah imbang 2-2. Meskipun unggul dua gol di babak pertama, Semen Padang mampu menyamakan skor di babak kedua.
Pada pertandingan terakhir, Malut United kalah 3-2 dari Persija Jakarta di Stadion Kie Raha. Meski berhasil mencetak dua gol di babak kedua, Malut United gagal mempertahankan keunggulan. Pelatih Hendri Susilo mengapresiasi usaha pemainnya, namun mengakui bahwa sepak bola sering kali tidak sesuai harapan.
Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."











