"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Kekuasaan Inter Milan Mulai Retak, Kesempatan AC Milan Membalikkan Situasi

Hasil Negatif Kembali Menimpa Inter Milan

Inter Milan kembali mengalami hasil negatif dalam laga lanjutan giornata ke-29 Liga Italia, yang digelar pada Sabtu (14/3/2026) malam WIB. Setelah sebelumnya ditahan imbang tanpa gol oleh Como di semifinal Coppa Italia dan kalah dari AC Milan dalam Derbi Milan, tim asuhan Simone Inzaghi kini kembali gagal meraih poin penuh setelah bermain imbang 1-1 melawan Atalanta.

Laga ini berlangsung di Giuseppe Meazza, tempat Inter Milan bertindak sebagai tuan rumah. Pada babak pertama, Inter mampu mencetak gol terlebih dahulu lewat Pio Esposito. Gol tersebut dicetak pada menit ke-26 setelah ia memanfaatkan umpan Nicolo Barrela untuk menjebol gawang Atalanta. Meski unggul satu gol, Inter gagal memperbesar keunggulan mereka.

Pemain seperti Di Marco, Marcus Thuram, dan Denzel Dumfries terus menciptakan peluang emas, tetapi tidak satupun dari mereka berhasil mengonversi peluang tersebut menjadi gol kedua. Kesempatan yang dilewatkan ini akhirnya berujung pada kekalahan yang sangat menyakitkan bagi Inter Milan.

Kegagalan memanfaatkan peluang tersebut membuat Inter Milan harus menerima gol balasan dari Nikola Kristovic pada menit ke-82. Sepakan pemain Atalanta tersebut memanfaatkan bola rebound di kotak penalti, sehingga skor akhir laga menjadi 1-1. Hasil imbang ini tentu saja terasa seperti kekalahan bagi Inter Milan, karena mereka sebelumnya memiliki kesempatan besar untuk memperlebar jarak poin dengan AC Milan.

Tren inkonsistensi yang mulai muncul dalam beberapa laga terakhir juga semakin diperparah. Dalam lima laga terakhir, Inter hanya mampu meraih satu kemenangan. Tiga laga terakhir mereka berakhir dengan dua hasil imbang dan satu kekalahan. Hal ini tentu menjadi kekhawatiran bagi para penggemar Nerazzurri, yang mengharapkan performa lebih stabil dari tim kesayangan mereka.

Klasemen Sementara Liga Italia

Berikut adalah klasemen sementara Liga Italia setelah jornada ke-29:

Peringkat Klub Main Menang Seri Kalah Gol Masuk Gol Kemasukan Selisih Poin
1 Inter Milan 29 22 2 5 65 23 42 68
2 AC Milan 28 17 9 2 44 20 24 60
3 Napoli 28 17 5 6 43 29 14 56
4 Como 28 14 9 5 46 21 25 51
5 Roma 28 16 3 9 38 21 17 51
6 Juventus 28 14 8 6 50 28 22 50
7 Atalanta 29 12 11 6 40 27 13 47
8 Bologna 28 11 6 11 37 34 3 39
9 Sassuolo 28 11 5 12 35 38 -3 38
10 Lazio 28 9 10 9 28 28 0 37
11 Udinese 28 10 6 12 33 41 -8 36
12 Parma 29 8 10 11 21 36 -15 34
13 Torino 29 9 6 14 32 50 -18 33
14 Genoa 28 7 9 12 34 40 -6 30
15 Cagliari 28 7 9 12 30 38 -8 30
16 Lecce 28 7 6 15 20 37 -17 27
17 Fiorentina 28 5 10 13 30 42 -12 25
18 28 5 9 14 22 40 -18 24
19 Verona 28 3 9 16 22 49 -27 18
20 Pisa 28 1 12 15 20 48 -28 15

Harapan Scudetto Terancam

Harapan Inter Milan untuk memperoleh gelar scudetto kini semakin memprihatinkan. Sebelum laga ini, Inter sempat memiliki kesempatan untuk memperlebar jarak poin dengan AC Milan hingga 13 angka. Namun, hasil imbang ini membuat jarak antara kedua tim hanya terpaut delapan poin.

Jika AC Milan mampu mengalahkan Lazio dalam laga jornada ke-29, maka jarak poin antara Inter dan AC Milan bisa semakin menyempit. Hal ini menunjukkan bahwa Inter perlu segera membenahi performa mereka, terutama dalam 9 laga sisa musim ini.

Peringatan dari Fabio Capello, eks pelatih AC Milan, Real Madrid, dan Timnas Inggris, telah menjadi benar-benar nyata. Ia pernah menyampaikan bahwa kekalahan di Derbi Milan bisa mengguncang psikis Inter Milan. Dan ternyata, setelah kekalahan itu, Inter kembali gagal tampil konsisten dalam laga-laga berikutnya.

Jika Inter tidak segera memperbaiki diri, maka harapan mereka untuk merebut scudetto pada akhir musim ini akan semakin tipis. Mereka harus segera bangkit dan memaksimalkan setiap kesempatan yang ada agar tidak kehilangan peluang emas untuk memenangkan gelar juara Liga Italia.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *