"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Perbedaan Timnas Indonesia Dulu dan Sekarang Menurut Elkan Baggott

Perbedaan Timnas Indonesia Dulu dan Sekarang Menurut Elkan Baggott

Elkan Baggott, pemain Ipswich Town, memberikan pandangan terkini mengenai perubahan yang terjadi pada Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Ia menyatakan bahwa kini Timnas Indonesia bukan lagi tim yang sama seperti dua tahun lalu. Perbedaan ini dirasakan secara langsung olehnya, baik dalam hal standar maupun kualitas pemain.

Baggott mengakui bahwa transformasi drastis telah terjadi di dalam skuad Garuda. Ia menilai bahwa saat ini, standar kualitas pemain lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Hal ini membuatnya merasa bahwa komposisi Timnas Indonesia kini semakin lengkap dan berkualitas.

Nama Elkan Baggott menjadi sorotan setelah ia kembali dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026. Di ajang ini, Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (27/3/2026). Ini menjadi momen penting bagi Baggott, karena ia kembali bermain bersama rekan-rekannya di level internasional.

Sebelumnya, Baggott absen cukup lama dari Timnas Indonesia. Terakhir kali ia tampil untuk Timnas adalah pada Piala Asia 2023 yang digelar pada Januari 2024. Sejak saat itu, ia tidak lagi mendapat panggilan untuk membela Timnas hingga akhirnya kembali dipanggil dalam FIFA Series 2026.

Saat ia kembali bergabung dengan Timnas, ia melihat adanya peningkatan signifikan dalam komposisi pemain. Kini, Timnas Indonesia dihuni oleh banyak pemain berkualitas yang bermain di klub-klub top Eropa. Beberapa nama yang muncul antara lain:

  • Jay Idzes (Sassuolo)
  • Calvin Verdonk (LOSC Lille)
  • Emil Audero (Cremonese)
  • Maarten Paes (Ajax)
  • Kevin Diks (Borussia Monchengladbach)

Perbedaan ini sangat mencolok, terlebih karena Baggott pertama kali memperkuat Timnas Indonesia saat situasi pandemi Covid-19. Saat itu, ia memilih memperkuat Timnas Indonesia dan menolak panggilan dari Thailand serta Inggris. Pemain kelahiran Bangkok, Thailand ini langsung menjadi andalan Timnas Indonesia.

Namun, setelah Januari 2024, Baggott belum kembali dipanggil. Ia bahkan tidak hadir saat Timnas U-23 Indonesia mengikuti play-off Olimpiade 2024 pada Juni 2024 lalu. Saat itu, ia memilih liburan bersama kekasihnya ke Maladewa.

Setelah itu, ia belum pernah dipanggil kembali meskipun Timnas Indonesia masih dilatih oleh Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. Namun, di era pelatih baru John Herdman, ia kembali dipanggil dan perubahan besar telah terjadi di skuad Garuda.

Menurut Baggott, perbedaan terbesar dari dua tahun lalu adalah standar dan kualitas pemain. Ia menyebut bahwa kini lebih banyak pemain yang bermain di Eropa, di klub dan liga top. Ia juga mengakui bahwa Timnas Indonesia kini memiliki standar dan kualitas yang lebih tinggi.

Selain itu, ia menilai bahwa mentalitas baru yang dibawa oleh pelatih John Herdman turut berkontribusi pada perbaikan kualitas pemain. Pelatih asal Inggris ini dinilai membawa energi dan semangat baru, sehingga membuat Timnas Indonesia lebih solid dan percaya diri.

“Kami membawa standar yang lebih tinggi. Selain itu, kebersamaan dan semangat tim juga jauh lebih baik sekarang,” ujar Baggott. Ia menambahkan bahwa dua hal utama yang berbeda dari sebelumnya adalah energi dari Coach John dan mentalitas baru yang dibawa.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *