Profil dan Perjalanan Karier Taqy Malik
Taqy Malik, seorang tokoh muda yang kini tengah menjadi sorotan di media sosial, memiliki latar belakang yang menarik. Nama lengkapnya adalah Ahmad Taqiyuddin Malik, dan ia lebih dikenal dengan nama Taqy Malik. Ia lahir di Banjarmasin pada 17 Juni 1997. Ayahnya bernama Mansyardin Malik, sedangkan ibunya bernama Nurbaity. Taqy Malik aktif dalam dunia hiburan sejak tahun 2016 hingga saat ini. Pendidikan tingginya dilakukan di Al Azhar University, Kairo, Mesir.
Awal Perjalanan Karier
Taqy Malik mulai dikenal oleh publik melalui media sosial pada tahun 2016. Saat itu, videonya yang menirukan suara imam-imam besar di Mekkah mendapat banyak perhatian dan pujian dari warganet. Sejak saat itu, ia mulai rutin membuat video resital ayat suci Alquran, yang semakin memperkuat popularitasnya. Selain itu, Taqy juga dikenal sebagai penghafal Alquran (hafidz) karena mampu menghafal 30 juz di usia yang masih 17 tahun.
Ia kemudian bergabung dengan dua sahabatnya, yaitu Muzammil Hasbalah dan Ibrohim Elhaq, yang sama-sama penghafal Alquran. Bersama mereka, Taqy mulai rutin membuat konten di YouTube.
Menikah Muda
Di tengah ketenarannya, Taqy membuat keputusan yang langsung mencuri perhatian warganet. Ia memutuskan untuk menikah muda di usia 20 tahun pada tahun 2017. Taqy resmi mempersunting Salmafina Sunan pada 16 September 2017. Pernikahan mereka berlangsung selama tiga bulan dan akhirnya bercerai pada awal tahun 2018.
Aktivitas Bisnis
Meski rumah tangganya kandas, Taqy Malik tidak berlarut-larut dalam masalah tersebut. Ia tetap aktif dalam membangun bisnisnya yang kini berkembang pesat. Dari Instagram pribadinya, Taqy memiliki bisnis dengan nama Taqychan Saffron, yang bergerak di bidang kesehatan dan kecantikan. Selain itu, ia juga membuka kesempatan endorsement dengan bergabung di bawah management influencer.
Kontroversi yang Menyeret Nama Taqy Malik
Beberapa kontroversi sempat menyeret nama Taqy Malik, antara lain:
-
Dugaan Mark Up Program Wakaf Al-Qur’an (2026):
Taqy Malik terlibat dalam isu miring terkait dugaan menaikkan harga (mark up) dalam program Wakaf Al-Qur’an yang ia kelola. Rekan kerjanya di Arab Saudi, Rendy Permana, membongkar adanya selisih harga yang cukup fantastis, di mana satu mushaf dijual seharga Rp330.000, padahal harga aslinya jauh di bawah itu. -
Imbas Wakaf yang Menyeret Pekerja Indonesia (2026):
Aksi pengumpulan wakaf besar-besaran ini diduga menyebabkan otoritas Arab Saudi curiga. Akibatnya, beberapa pekerja migran Indonesia (PMI) di sana dikabarkan sempat ditahan kepolisian setempat karena dicurigai melakukan praktik jualan ilegal. -
Sengketa Tanah & Nasib Masjid di Bogor (2025):
Taqy terseret kasus wanprestasi terkait pembelian delapan kavling tanah senilai Rp9 miliar. Akibat sengketa lahan ini, Masjid Malik Al Mulki yang sudah dibangun terpaksa harus dikosongkan atau dibongkar sesuai dengan putusan hukum yang berlaku. -
Terseret Pusaran Kasus Robot Trading Net89 (2022-2023):
Taqy juga sempat dimintai keterangan oleh pihak berwajib terkait aliran dana dari kasus penipuan robot trading Net89. Meskipun begitu, ia dengan tegas membantah terlibat dalam aksi penipuan tersebut dan memilih menjadikannya sebagai sebuah hikmah.


Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











