Laga MMA dan submission grappling dalam acara ONE Fight Night 42 yang diselenggarakan di Lumpinee Stadium, Bangkok, Jumat, 10 April, menampilkan beberapa momen menarik yang memukau para penggemar olahraga bela diri. Acara ini berlangsung pada jam tayang utama Amerika dan menghadirkan pertandingan-pertandingan yang penuh dengan ketegangan dan kejutan.
Performa Mengesankan dari Petarung Veteran
Salah satu momen terbaik dalam laga tersebut adalah kemenangan Hiroba Minowa atas Karen Ghazaryan melalui kuncian rear-naked choke. Minowa, seorang petarung Jepang yang telah lama berkiprah di dunia MMA, berhasil kembali ke performa terbaiknya setelah sempat mendapat tekanan dari debutan tak terkalahkan, Karen Ghazaryan.
Pada ronde pertama, Ghazaryan membuka pertandingan dengan kombinasi tinju tajam dan tendangan betis keras yang sempat membuat Minowa kesulitan. Namun, sang veteran mampu bertahan dan membalikkan situasi dengan melakukan takedown dua kaki, sehingga membawa pertandingan ke bawah.
Dari posisi side control, Minowa mulai mengambil alih permainan dengan memberikan sikutan pendek dan menjatuhkan lawannya saat mencoba berdiri. Kesempatan itu dimanfaatkannya untuk mengunci rear-naked choke. Tanpa ada ruang untuk lolos, Ghazaryan akhirnya menyerah.
Kemenangan ini meningkatkan rekor Minowa menjadi 15-6 dan menandai kembalinya dia sebagai salah satu pesaing kuat di divisi strawweight MMA.
Duel Sengit antara Dante Leon dan Kenta Iwamoto
Di sisi lain, Dante Leon sukses mengalahkan Kenta Iwamoto dalam rematch yang sangat sengit. Pertandingan ini berlangsung dalam kelas welterweight submission grappling dan berakhir dengan kemenangan mutlak bagi Leon.
Tiga tahun setelah kemenangan submission di pertemuan pertama, Leon kembali menunjukkan kemampuannya yang luar biasa. Meskipun Iwamoto menerapkan strategi yang baik dengan menekan dari posisi atas dan mencoba meredam permainan leg lock Leon, sang petarung tetap tenang dan mampu menjaga jarak dengan teknik inversi yang luwes.
Pada menit-menit akhir, Leon mulai mengambil alih kontrol pertandingan. Ia melakukan sweep dan mengancam dengan serangan Achilles lock dan triangle choke. Meski Iwamoto berhasil bertahan hingga akhir, Leon tampil lebih dominan dan memastikan kemenangan.
Hasil ini memperkuat posisi Leon sebagai salah satu penantang utama di divisi welterweight submission grappling dan membuka jalan baginya untuk memperebutkan gelar dunia yang saat ini dipegang oleh Tye Ruotolo.
Comeback Spektakuler Joshua Perreira
Joshua “Flyin Hawaiian” Perreira juga menunjukkan comeback yang spektakuler setelah absen selama lebih dari satu tahun akibat cedera. Dalam laga flyweight MMA, ia langsung mencetak knockout hanya dalam waktu 38 detik atas Gilbert Nakatani.
Perreira tampil agresif sejak awal dengan menggunakan tendangan ke tubuh untuk menjaga jarak. Saat Nakatani mencoba masuk, momentum berubah. Sebuah high kick yang meleset langsung disambung dengan spinning backfist yang mendarat telak ke dagu lawan, menjatuhkan Nakatani seketika.
Perreira kemudian menambah pukulan hingga wasit menghentikan laga. Kemenangan ini membuat rekornya menjadi 6-0, sekaligus mempertahankan catatan finis 100 persen dan menegaskan bahwa ia kembali sebagai ancaman serius di divisi flyweight MMA.











