Kolaborasi Seniman dan Influencer untuk Kemerdekaan Palestina

Organisasi Friends of Palestine (FoP) bekerja sama dengan gerakan seniman Tanah Para Nabi menggelar acara Iftar Bersama yang ke-3 di Kemang, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/3). Acara ini menjadi wadah bagi ratusan tokoh publik untuk menyatakan dukungan terhadap perjuangan kemanusiaan di Palestina.
Pimpinan Eksekutif Friends of Palestine, Rayyan Abdallah, menekankan bahwa fokus utama FoP adalah membangun kesadaran tentang Palestina melalui para influencer dan selebritas. Ia menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk menyatukan berbagai tokoh publik di bawah satu payung besar, yaitu “Iftar Bersama Rakyat Palestina”.
Rayyan menyampaikan rasa syukur atas hadirnya sekitar 300 figur publik dalam acara tersebut. Menurutnya, kehadiran mereka menunjukkan keyakinan yang sama akan pentingnya kemerdekaan bagi Palestina.
“Alhamdulillah, acara ini sukses. Ada 300 influencer dan selebritas yang hadir malam ini. Mereka datang karena meyakini satu hal yang pasti, yaitu kemerdekaan bagi Palestina,” tambah Rayyan.
Tanah Para Nabi: Perjuangan Lewat Nada dan Lirik

Di momen tersebut, gerakan Tanah Para Nabi turut hadir memberikan warna artistik pada perjuangan ini. Gerakan ini terdiri dari berbagai lintas genre musik untuk menjaga agar isu Palestina tetap bergema di telinga masyarakat.
Bella Fawzi, perwakilan gerakan Tanah Para Nabi, menjelaskan terbentuknya kolaborasi ini pada tahun 2024 bersama rekan-rekannya, Fia dan Anisa Theresia. Awalnya, mereka bertiga merencanakan membuat lagu berjudul “Tanah Para Nabi”.
Proyek ini berkembang menjadi kolaborasi yang melibatkan nama-nama besar di industri musik Indonesia, seperti Melly Goeslaw hingga Fadly PADI Reborn. Bella menyebutkan beberapa nama yang terlibat, antara lain Chiki Fawzi, Lala Karmela, Rebecca Reijman, Dira Sugandi, Mas Fadly PADI, Teh Melly Goeslaw, Eka Deli, Endah Widiastuti, Sandhy Sondoro, Kojek Rap Betawi, serta penyanyi religi Nada Sikkah. Dari berbagai macam genre, mereka berhasil mengadakan kolaborasi yang luar biasa.
Kolaborasi Musisi untuk Kemerdekaan

Rayyan Abdallah menyambut kehadiran tim Tanah Para Nabi dalam acara FoP. Ia memandang musik sebagai sarana diplomasi kemanusiaan yang sangat kuat.
“Hari ini kami merasa terhormat dengan bergabungnya tim Tanah Para Nabi. Melalui platform ini, kami mengundang semua musisi yang ingin menginisiasi karya apa pun untuk Palestina. Tim Tanah Para Nabi sudah siap dan mereka terbuka dengan seluruh musisi demi menyuarakan kemerdekaan Palestina,” jelas Rayyan.
Bagi Bella Fawzi, musisi punya tanggung jawab moral yang besar untuk turut menyuarakan perjuangan kemanusiaan di Palestina.
“Kami sebagai musisi, yang kami bisa lakukan adalah bersuara melalui karya. Selama Palestina masih dijajah, selama itu juga kita harus terus bersuara. Apalagi dulu Indonesia tidak bisa merdeka kalau tidak didukung oleh Palestina,” tegas Bella.
Donasi Nyata Rakyat Gaza

Sinergi FoP dan para musisi ini berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp130 juta melalui lelang dan donasi sukarela. Rayyan menjamin, bantuan ini akan disalurkan secara transparan untuk warga di Gaza yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Hasil donasi insyaallah terkumpul sekitar Rp 130 juta. Seratus persen akan diberikan untuk rakyat Gaza, untuk keperluan buka puasa di sana. Setelah implementasi selesai, kami akan up ke media sebagai bukti penyaluran,” tegas Rayyan.
Menutup acara, Bella Fawzi berharap suatu saat nanti para musisi Indonesia bisa membawakan lagu Tanah Para Nabi di tanah Palestina yang merdeka.
“Pastinya mau banget kalau kesempatan ke sana dan bertemu langsung. Insyaallah Palestina merdeka, amin. Tapi selagi kita di sini, kita tetap menyuarakan lewat musik, lewat lagu, dan lewat media sosial. Apa pun yang bisa kita lakukan, akan kita lakukan,” tutup Bella.











