Bocah Tersesat Saat Bersepeda ke Kota Kebumen, Viral di Media Sosial
Seorang bocah yang bersepeda sendirian dari rumahnya menuju Kota Kebumen, Jawa Tengah, menjadi viral di media sosial setelah ditemukan menangis di tepi jalan. Kejadian ini mengundang perhatian masyarakat dan menjadi pelajaran penting bagi orang tua.
Adfal Ditemukan Menangis di Pinggir Jalan
Bocah bernama Adfal Azkia Rahmat ditemukan dalam kondisi menangis di pinggir Jalan Tentara Pelajar, Kebumen, pada Sabtu (28/3/2026) sore. Ia mengendarai sepeda dari rumahnya di Dukuh Senden, Desa Mangunranan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Tujuan awalnya adalah untuk mengunjungi rumah saudaranya di Kota Kebumen. Namun, perjalanan yang dimulai pukul 15.00 itu berujung pada kebingungan dan kesasar.
Adfal kehilangan arah setelah tiba di kota. Ia tidak tahu jalan pulang maupun lokasi yang dituju, sehingga akhirnya berhenti di pinggir jalan dan menangis karena ketakutan.
Tim Patroli Polres Kebumen Menemukan Bocah Tersebut
Saat itu, Tim Patroli Presisi Satuan Samapta Polres Kebumen sedang melakukan patroli rutin. Mereka menemukan Adfal berdiri di tepi jalan tanpa pendamping orang dewasa. Petugas yang dipimpin oleh Aipda Suluh Guritno segera mendekati bocah tersebut dan mencoba menenangkannya.
Setelah ditenangkan, Adfal dibawa ke Pos Shelter Patroli Perintis Presisi Lawet Sakti Polres Kebumen. Di sana, petugas memberikan makanan dan berusaha mengajak bocah itu berbicara agar merasa nyaman. Setelah emosinya stabil, Adfal dapat menceritakan pengalamannya.
Pengakuan Adfal: Ingin Mengunjungi Saudara
Menurut Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Adfal mengaku berangkat dari rumah dengan tujuan sederhana: mengunjungi rumah saudaranya di Kota Kebumen. Namun, perjalanan yang awalnya penuh semangat berubah menjadi pengalaman yang membingungkan. Ia kehilangan arah dan akhirnya tersesat.
Keluarga Tidak Menyadari Anak Pergi Sendirian
Setelah mendengar cerita Adfal, petugas segera bertindak. Mereka berkoordinasi dengan perangkat Desa Mangunranan untuk menelusuri identitas keluarga dan menghubungi orangtua Adfal. Dari hasil koordinasi tersebut diketahui bahwa orangtua Adfal, Agus Munawar Rahmat, tidak menyadari anaknya pergi sejauh itu.
Keluarga baru mengetahui keberadaan Adfal setelah mendapat informasi dari perangkat desa yang dihubungi pihak kepolisian. Tak lama kemudian, salah satu saudara Adfal datang ke Mako Samapta Polres Kebumen untuk menjemputnya.
Pesan Kapolres: Orang Tua Harus Lebih Awasi Anak
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, bersyukur atas kejadian tersebut yang berakhir baik. Ia menilai, peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak. “Kami bersyukur anak tersebut ditemukan dalam keadaan selamat. Ini menjadi pengingat bagi orangtua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat bermain di luar rumah,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian. Layanan tersebut siap siaga selama 24 jam untuk memberikan respons cepat terhadap berbagai situasi darurat di lapangan.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











