Masalah Genangan Air dan Jalan Rusak di Kelurahan Girian Atas
Warga di Kelurahan Girian Atas, Kecamatan Girian Kota Bitung, mengeluhkan kondisi jalan yang tergenang air dengan bau tak sedap. Kejadian ini terjadi di depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Bitung, yang menjadi jalur utama bagi warga setempat menuju Pasar Girian, sekolah-sekolah, dan kantor-kantor pemerintahan.
Jalan tersebut setiap hari dilalui oleh banyak warga, termasuk siswa dan guru dari berbagai institusi pendidikan seperti SMA Swasta (SMAS) Kristen Tumou Tou (T2), SMPN 1 Bitung, serta TK dan SD Katolik Stella Maris Girian. Namun, saat ini jalan tersebut menghadapi masalah serius, yaitu genangan air berwarna hijau kecoklatan yang menyebabkan bau tidak sedap.
Masalah ini sudah berlangsung selama beberapa minggu dan tampaknya tidak mendapat perhatian dari pemerintah atau instansi terkait. Warga merasa dibiarkan menghadapi kondisi yang tidak nyaman dan membahayakan.
Bau Tak Sedap yang Mengganggu
Menurut Alvit, seorang warga yang tinggal beberapa meter dari titik genangan air dan jalan rusak, bau tak sedap mulai muncul setelah adanya dapur makanan di sekitar area tersebut. Sebelumnya, hanya ada genangan air tanpa bau. Dapur makanan ini berjarak sekitar 200 meter dari lokasi jalan rusak yang tertutup genangan air.
Genangan air di titik jalan rusak ini sudah berlangsung cukup lama. Saat cuaca panas, airnya bisa surut dalam dua hari. Namun, jika hujan turun, genangan air bisa bertahan berhari-hari. Bahkan, ketika hujan deras dan berlangsung lama, air bisa meluap hingga ke teras dan depan rumah warga sekitar.
“Bau uap airnya, tercampur air dari BMG. Kalau hanya air hujan tidak bau tapi karena ada air dari BMG jadi bau,” keluh Alvit saat bersua dengan Jurnalis Tribun Manado Christian Wayongkere di titik jalan rusak yang tergenang air, Kamis (16/4/2026).
Kondisi Jalan yang Berbahaya
Selain genangan air, warga juga mengeluhkan jalan yang rusak dan berlubang. Hal ini menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas. Beberapa warga bahkan mengalami luka di bibir akibat jatuh dari kendaraan yang terjebak lubang.
Alvit menunjukkan rumahnya yang berwarna oranye, yang tidak jauh dari lokasi yang dikeluhkan. Cuaca panas terik menyinari area tersebut sambil disertai dengan bau tak sedap dari genangan air.
Harapan Warga untuk Perbaikan
Warga berharap agar pembuangan limbah di BMG (MBG) segera diperbaiki. Selain itu, mereka juga meminta agar titik jalan berlubang diperbaiki dan dibuatkan saluran air. Tujuannya adalah agar ketika hujan, air tidak mengguyur jalan dan mengakibatkan genangan.
Harapan lain yang disampaikan warga adalah agar jalan rusak segera diperbaiki, karena tidak nyaman ketika dilalui dan rawan kecelakaan. Salah satu warga yang sedang menumpang sepeda motor berkata, “So boleh beking bapak,” yang artinya “Mudah-mudahan segera diperbaiki, Pak.”
Solusi yang Diharapkan
Warga berharap pemerintah dan instansi terkait lebih proaktif dalam menangani masalah ini. Mereka meminta agar penanganan genangan air dan jalan rusak dilakukan secara cepat dan efektif, agar tidak semakin memperparah kondisi lingkungan dan keselamatan warga.
Dengan adanya solusi yang tepat, diharapkan kehidupan warga di sekitar area tersebut dapat kembali normal dan aman.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”











