"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"
Daerah  

Banjir Laporkan 14 Rumah Tenggelam di Perumahan Puri Indah Lasiana, Warga Tak Bisa Tidur

Perumahan Puri Indah Lasiana Terancam Banjir Setiap Musim Hujan

Musim hujan kembali menjadi momok bagi warga Perumahan Puri Indah Lasiana, Kelurahan Lasiana, Kota Kupang. Genangan air yang memasuki kawasan permukiman tidak hanya merendam halaman rumah, tetapi juga masuk ke dalam bangunan, menyebabkan kerusakan pada perabotan dan membuat penghuni hidup dalam ketidaknyamanan selama beberapa hari.

Pantauan terhadap kondisi di lokasi menunjukkan bahwa sisa genangan masih terlihat di sejumlah titik, termasuk di dalam rumah warga. Beberapa perabotan seperti kulkas dan kasur basah telah rusak akibat banjir. Warga mengungkapkan bahwa situasi ini bukanlah kejadian baru, melainkan berulang setiap musim hujan. Hal ini membuat mereka merasa tidak nyaman tinggal di kawasan tersebut.

Masalah Berulang dan Tidak Ada Solusi Jangka Panjang

Salah satu warga terdampak, Yahya Yoristo Abanat, mengatakan bahwa banjir di kawasan tersebut sudah terjadi sejak tahun lalu dan kembali terulang pada musim hujan tahun ini. Ia menjelaskan bahwa meskipun warga telah mencoba membersihkan lingkungan dan saluran air di sekitar rumah mereka, upaya tersebut tidak cukup untuk mengatasi genangan besar yang berasal dari lahan lain.

“Hari pertama dan kedua kami bersihkan, tapi karena ada genangan besar di lahan lain, air tetap mengalir masuk lagi ke perumahan,” ujar Yahya.

Selain itu, banyak warga mengeluhkan bahwa meskipun mereka tetap membayar cicilan rumah secara rutin, kenyamanan tempat tinggal justru jauh dari harapan. Mereka berharap pihak pengembang dan pemerintah dapat memberikan solusi yang nyata.

Harapan Warga kepada Pemerintah dan Pengembang

Warga berharap agar pemerintah daerah maupun pihak pengembang, PT Dafe Putri Pratama, memberikan perhatian serius terhadap masalah banjir ini. Mereka meminta adanya sistem drainase yang benar-benar berfungsi atau bahkan penempatan warga ke tempat yang lebih layak jika diperlukan.

Affan Muhlis, warga lainnya, menyampaikan keluhan serupa. Menurutnya, persoalan banjir dan rembesan air sudah disampaikan berkali-kali kepada pihak pengembang, tetapi hingga kini belum ada perubahan signifikan. Ia menegaskan bahwa warga hanya menginginkan itikad baik dan solusi konkret dari pengembang.

Camat Turun Langsung ke Lokasi

Persoalan banjir di Perumahan Puri Indah Lasiana mendapat perhatian dari pihak pemerintah kecamatan. Camat Kelapa Lima, I Wayan Gede Astawa, turun langsung ke lokasi dan bertemu dengan warga terdampak. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial Kota Kupang untuk menangani kondisi darurat.

Astawa menyatakan bahwa apabila kondisi darurat belum bisa ditangani pada hari yang sama, pemerintah kecamatan bersama instansi terkait akan mencari solusi sementara, termasuk menyiapkan lokasi pengungsian. Ia juga menyarankan agar ketua RT setempat bisa membantu mencari lokasi alternatif seperti sekolah atau gereja sebagai tempat bermalam sementara apabila terjadi banjir susulan.

Pengembang Janji Perbaiki Saluran dan Bangun Resapan

Pihak pengembang, PT Dafe Putri Pratama, akhirnya memberikan tanggapan atas keluhan warga. Penanggung jawab perusahaan, Frids Bessie, mengatakan bahwa genangan terjadi akibat tingginya intensitas hujan dan limpasan air dari luar kawasan. Ia menjelaskan bahwa dalam dua tahun terakhir terjadi perubahan kondisi lingkungan di sekitar kawasan perumahan, terutama bertambahnya pemukiman yang menyebabkan daya resap air berkurang.

Frids mengatakan bahwa pihak pengembang sebenarnya sudah melakukan sejumlah langkah antisipasi, termasuk pembangunan tanggul dan saluran air sejak tahun lalu. Namun, keberadaan sejumlah bangunan di luar kawasan perumahan disebut turut menghambat jalur aliran air.

Sebagai tindak lanjut, Frids menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan perbaikan teknis dalam 2–3 hari ke depan. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan berkomunikasi dengan para pemilik rumah terkait kerusakan perabotan akibat banjir dan kemungkinan adanya bantuan perbaikan terhadap alat-alat elektronik yang rusak.

Ke depan, pengembang juga berencana membangun sistem resapan air sebagai bagian dari solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di kawasan perumahan tersebut.

Harapan Warga dan Tantangan Bersama

Persoalan banjir di Perumahan Puri Indah Lasiana kini menjadi ujian tanggung jawab bersama antara pengembang dan pemerintah, serta harapan besar bagi warga agar solusi yang dijanjikan benar-benar terealisasi. Warga berharap langkah konkret segera dilakukan di lapangan, bukan sekadar wacana.

Di sisi lain, pemerintah daerah diharapkan memperketat pengawasan terhadap tata kelola pembangunan perumahan agar kejadian serupa tidak terus berulang dan masyarakat tidak lagi menjadi korban setiap musim hujan.


Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *