"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"
Daerah  

Kontainer Terjebak di Jakbar Belum Dievakuasi, Alat Berat Dishub Gagal Angkat



JAKARTA – Sebuah truk kontainer yang terperosok di Jalan Joglo Raya, Kembangan, Jakarta Barat, belum berhasil dievakuasi hingga lebih dari 12 jam setelah kejadian, Sabtu (10/1/2026). Insiden ini menyebabkan kemacetan panjang sejak pagi hari.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa truk kontainer berwarna hijau dengan nomor lambung 80 itu terhenti dalam posisi miring di tikungan menuju arah TVRI Kembangan. Bagian belakang truk tampak ambles ke sisi kiri jalan, diduga akibat roda terperosok ke dalam lubang atau saluran air di bahu jalan yang tidak mampu menahan beban kendaraan.

Kondisi tersebut membuat badan truk hampir menutup separuh ruas Jalan Joglo Raya yang lebarnya hanya sekitar empat meter. Akibatnya, arus lalu lintas dari kedua arah tersendat dan menimbulkan kemacetan hingga sekitar 150 meter.

Upaya evakuasi telah dilakukan oleh Dinas Perhubungan Jakarta Barat sejak sore hari. Satu unit mobil derek milik Dishub tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB dan berupaya mengevakuasi truk hingga pukul 16.00 WIB. Namun, proses tersebut gagal dilakukan karena perbedaan kapasitas beban.

Truk kontainer diketahui memiliki bobot sekitar 35 ton, sementara mobil derek terbesar milik Dishub hanya mampu menarik beban maksimal 20 ton. Akibatnya, proses evakuasi tidak dapat dilanjutkan.

Salah satu petugas kepolisian dari unit Binmas, Sugiyono, mengatakan keterbatasan kapasitas derek menjadi kendala utama di lapangan. “Memang tidak bisa diangkat karena bebannya jauh lebih besar. Padahal ini sudah pakai mobil derek Dishub yang paling besar,” kata Sugiyono di lokasi, Sabtu sore.

Menurut Sugiyono, pihak perusahaan truk saat ini tengah berkoordinasi untuk mendatangkan mobil derek milik swasta dengan kapasitas lebih besar. Derek tersebut direncanakan tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB.

Sementara itu, kondisi lalu lintas di sekitar lokasi masih mengalami kemacetan. Akses Jalan Joglo Raya ditutup untuk kendaraan roda empat dan hanya dibuka secara terbatas bagi sepeda motor. Di lokasi kejadian, sejumlah petugas gabungan dari kepolisian, Satpol PP, dan TNI masih berjaga untuk mengatur lalu lintas dan mengamankan area sekitar truk.

Truk Kontainer Terperosok

Sebelumnya, truk kontainer tersebut dilaporkan terperosok sekitar pukul 07.00 WIB. Seorang petugas keamanan Yadika Pusat Ciledug, Bagus Parulian Siahaan, menyebut truk melaju cukup kencang sebelum akhirnya ambles saat melintasi tikungan.

“Kejadiannya sekitar setengah tujuh sampai jam tujuh. Katanya truknya ugal-ugalan, terus pas belok rodanya masuk ke lubang di sebelah kiri. Di situ memang ada selokan,” ujar Bagus.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Truk yang miring nyaris menyentuh bangunan rumah dan toko warga di sisi kiri jalan, tetapi tidak sampai menabrak dinding bangunan.

“Korban enggak ada, cuma lalu lintas jadi lumpuh total,” kata Bagus.

Kemacetan semakin parah karena lokasi truk berada tepat di tikungan tajam, sehingga menciptakan penyempitan ruang gerak dan titik buta bagi pengendara. Kendaraan roda empat terpaksa berhenti total, sementara sepeda motor harus melintas perlahan melalui celah sempit di antara badan truk dan bangunan warga.

Warga sekitar juga menyebut jalur tersebut sebenarnya tidak diperuntukkan bagi truk kontainer besar. “Kalau kontainer sebetulnya enggak boleh lewat sini. Jalannya kecil, enggak cocok buat truk gede,” ujar Kamil (48), warga setempat.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada informasi resmi yang diperoleh dari Kepolisian Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat terkait kronologi dan penanganan kejadian tersebut.

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *