Film Romance Asia yang Terlupakan Tapi Layak Ditonton
Jika kamu mencari film romansa yang tidak mainstream, mungkin kamu perlu melirik beberapa film Asia yang terlupakan namun memiliki kualitas luar biasa. Film-film ini berasal dari berbagai negara di Asia dan menawarkan pengalaman yang unik serta mengesankan. Berikut adalah delapan judul film romansa klasik Asia yang patut kamu tonton.
1. Shanghai Blues (1984)
Film ini berlatar belakang kota Shanghai pada tahun 1930-an hingga 1940-an. Ceritanya mengisahkan seorang tentara yang bertemu dengan seorang perempuan muda saat alarm serangan udara berbunyi. Mereka berlindung bersama di bawah jembatan sambil saling mengenal. Sayangnya, pertemuan mereka hanya singkat karena si tentara harus kembali ke satuan. Meski begitu, mereka berjanji akan bertemu lagi setelah perang usai. Beberapa tahun kemudian, mereka tinggal berdekatan, tetapi tak pernah menyadari satu sama lain.
Negara: Hong Kong
Pemain: Kenny Bee, Sylvia Chang, Sally Yeh
Sutradara: Tsui Hark
2. Perhaps Love (2005)

Film ini memperkenalkan kisah dua seniman yang cinta mereka tidak berjalan sesuai harapan. Film ini dibuka dengan perkenalan dua aktor papan atas yang dipilih menjadi tokoh utama dalam sebuah film musikal romantis. Namun, seiring proses syuting berlangsung, terungkap bahwa keduanya pernah menjalin hubungan asmara saat masih merintis karier. Dengan plot nonlinier, penonton akan diajak menebak teka-teki tentang kisah cinta mereka.
Negara: Hong Kong
Pemain: Jacky Cheung, Zhou Xun, Takeshi Kaneshiro
Sutradara: Peter Ho-sun Chan
3. Memories of Matsuko (2006)

Film romansa klasik Asia yang cukup terlupakan ini berasal dari Jepang. “Memories of Matsuko” mengisahkan kisah seorang perempuan bernama Matsuko yang ditemukan tewas terbunuh. Sho, keponakan yang selama ini tidak mengenalnya, akhirnya menyingkap rahasia dan hidup Matsuko yang kata keluarga besarnya berantakan. Film ini juga mengusung genre tragikomedi yang membuat penonton ikut merasakan kesedihan dan kekecewaan.
Negara: Jepang
Pemain: Miki Nakatani, Eita Nagayama, Yusuke Iseya
Sutradara: Tetsuya Nakashima
4. Rouge (1987)

Rouge menggabungkan elemen supranatural dalam ceritanya. Film ini mengikuti dua pasangan yang penasaran dengan sebuah iklan di koran. Iklan itu dibuat oleh seorang perempuan bangsawan bernama Chan Chen-Pang yang mencari kekasihnya. Menariknya, Chan mengaku sudah meninggal 53 tahun lalu. Bagaimana bisa? Film ini diakui oleh para kritikus sebagai salah satu film romansa klasik Asia yang superior.
Negara: Hong Kong
Pemain: Anita Mui, Leslie Cheung
Sutradara: Stanley Kwan
5. Love Letter (1995)

Film ini sukses besar di negara asalnya dan menggunakan elemen supranatural. Ceritanya dimulai dengan Hiroko, seorang perempuan yang sedang berduka atas kematian tunangannya, Itsuki. Saat rindu menghampiri, ia iseng menulis surat untuk mendiang Itsuki ke alamat lama yang ia temukan di buku tahunan SMA. Tak lama kemudian, Hiroko menerima balasan dari sosok Itsuki, tapi bukan tunangannya, melainkan perempuan bernama sama. Semakin mereka berkenalan, Hiroko mulai menemukan benang merah antara tunangannya dan perempuan itu.
Negara: Jepang
Pemain: Miho Nakayama, Etsushi Toyokawa
Sutradara: Shunji Iwai
6. Art Museum by the Zoo (1998)

Film ini sering diklaim sebagai film romantis klasik Korea yang sayangnya terlupakan. Ceritanya bermula dari kepulangan Chul Su dari wajib militer. Namun, bukannya menemukan tunangannya di apartemen, ia malah menemukan seorang perempuan bernama Chun Hi. Ia mengaku sebagai teman tunangan Chul Su. Di sinilah hubungan keduanya terbentuk, terutama setelah Chul Su tahu Chun Hi sedang menggarap naskah.
Negara: Korea Selatan
Pemain: Lee Sung Jae, Shim Eun Ha
Sutradara: Lee jeong Hyang
7. A Scene at the Sea (1991)

Film ini tidak banyak menggunakan dialog. Ceritanya mengikuti keseharian seorang petugas pengangkut sampah yang juga seorang difabel rungu. Satu hari, ia menemukan papan selancar yang dibuang di tempat sampah dan memungutnya. Awalnya tidak mahir, ia perlahan belajar selancar sampai bisa ikut kompetisi. Selama itu pula, kekasihnya setia mendampinginya berlatih.
Negara: Jepang
Pemain: Claude Maki, Hiroko Oshima
Sutradara: Takeshi Kitano
8. Beautiful City (2004)

Film ini berasal dari Iran dan dibintangi oleh Taraneh Alidoosti sebagai Firoozeh. Ia diceritakan sebagai saudara perempuan Akbar, seorang remaja yang bakal dihukum mati karena kasus pembunuhan. Untuk menyelamatkannya, Firoozeh dan sahabat Akbar, A’la, berusaha mencari pengampunan dari keluarga korban. Selama perjuangan itu, koneksi antara A’la dan Firoozeh terbentuk.
Negara: Iran
Pemain: Taraneh Alidoosti, Babak Ansari, Hossein Farzi-Zadeh
Sutradara: Asghar Fahadi
Romance memang genre yang umum kita temukan dalam skena perfilman global. Namun, yang superior dan benar-benar unik itu susah dicari. Delapan film romance klasik Asia di atas sudah teruji zaman. Dipuji banyak penonton yang mengakui keunggulannya, jadi mau nonton yang mana hari ini?
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











