"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Minyak Kuyang Viral, Selebgram Unboxing Picu Perdebatan Warganet Kalimantan

Fenomena Unboxing Minyak Kuyang yang Memicu Kontroversi

Sebuah video unboxing minyak kuyang yang diunggah oleh selebgram dengan akun Instagram @_geroz, Ghina, memicu perdebatan di kalangan netizen, terutama dari Kalimantan. Dalam video tersebut, Ghina menunjukkan proses pembukaan paket yang ia klaim sebagai minyak kuyang yang dibelinya secara online. Harganya mencapai Rp1,8 juta untuk satu botol kecil, yang membuat banyak orang meragukan keasliannya.

Ghina tampak berhati-hati selama proses unboxing. Ia mengenakan masker dan sarung tangan sebelum membuka paket. Dari dalam kemasan, terlihat botol kaca kecil berisi cairan merah. Tutup botol dibuka, lalu isinya dikeluarkan menggunakan sebatang bambu. Alih-alih tampak seperti minyak, substansi itu justru terlihat lengket dan elastis. Teksturnya menyerupai gulali bisa ditarik memanjang bahkan digulung. Ia juga sempat mencium aromanya karena penasaran.

Di dalam paket yang sama, terdapat botol kecil lain berisi cairan cokelat kehitaman, butiran beras, serta benda bulat putih dalam plastik mungil. Respons warganet pun bermunculan. Banyak yang meragukan keasliannya. Ada yang menyebutnya mirip slime mainan anak-anak, ada pula yang menduga selebgram tersebut menjadi korban penipuan karena harga yang dibayar terlampau mahal untuk barang dengan tampilan seperti itu.

  • mellaafrida: Di mataku lebih tampak kayak gulali
  • tekajut_hunting: Saya orang Kalimantan kak @_geroz. Ga semudah itu dapat minyak kuyang dan kuyang asli keturunan (bukan pakai minyak) biasanya sekarang ga gentayangan, lebih nyari aman. Mereka ‘kebanyakan’ kerja di rumah sakit untuk ambil darah, saya pernah 3x melihat. 1. Di samping rumah pas ada tetangga hamil, 2. pas pulang subuh melintas di atas saya, 3. Di rumah sakit.
  • mrntylna._: Minyak kuyang masih banyak versinya lagi kak, ada yang putih, kuning, hijau, biru, dll. Berbeda warna berbeda juga tujuan minyak nyaaa, btw itu ga boleh di simpen dalam rumah ya kak (kalau minyak kuyang asli ), dan kalo pun di buang, nanti dia bakal balik lagi ke tempat asalnya. Buat aku orang Dayak asli, kami ada di ajarin mantra biar kuyang takut/ga gangguin kita. Cara biar tau itu kuyang atau bukan juga gampang bangettt
  • onyah.pingky: minyak yg asli hanya akan berpulang ke rumah inangnya dan keturunan yg bersedia menyalin ilmunya, biarpun sdh di bawa kemana” ttp akan pulang sendiri
  • noviartikasari05: Waduh dia dah beli aja minyak kuyang, buat apa dah tu kak
  • girlacountspammm: Halo ka aku orang Kalimantan asli, itu bisa jadi barang PALSU ka, soalnya setau aku kalo minyak2n Mana tidak ada djual onlineya, karna kalo kita beli minyak itu sendiri harus ada syarat lain selain uang, dan harus kita beli langsung tanpa pelantara Dan satu lagi ka Hati2 juga kalo beli minyak sembarangan ka, Disaranin slalu pake Handscoon/Sarung tangan megang nya biar ngk terkena kulit langsung soalnya Buat mencegahi orang berbuat jahat ke kaka Takut nya malah minyak buat jadi kuyang itu sendiri, karna dikalimantan sendiri banyak yang awal nya cari minyak buat hal yg lain malah di kasih minyak buat jadi Kuyang ka, Semoga allah slalu lindungi kaka semoga di baca ya
  • luckymlna20: Aduh mba y di bunguli saya asli keturunan dayak dan kakek saya kepala suku disalah satu desa disna bilang aj, minyak dayak itu ga pernah dijual belikan, dan untuk mendapatkan minyak itu harus ad ritual y ga semua org bisa dpt, sama seperti minyak bintang hanya sebagian org dayak yg punya, jdi yg mba @_geroz beli itu jelas palsu
  • ti.jen_: Kak ngeri ih, aku yg org Kalimantan asli aja ga pernah liat minyak kuyang secara langsung
  • bhrlilmi.geo: Palsu itu mah. klo perminyakan begitu ga ada yg di jual. apa Igi dijual online sama tuh minyak bintang, minyak kuyang, minyak minyak lainnya mana ada yg diperjual belikan. klo ada yg jual beli minyak mengatas namakan dayak ya jelas itu barang palsu. biasanya di pasar pasar mereka jual minyak urut ya itu cuma minyak urut biasa

  • meylanfas: Mohon maaf banget kak, sya sebagai anak kalimantan merasa geram. G ad minyak seperti itu di perjualbelikan secara bebas walaupun ad di jual smpai pkai syarat. Krna di kalimantan hal mistis itu kuat bangt. Jdi tolong ya jangan buat main
  • ariffrizalrepaint: Bohong itu!, uji lab kliatan itu apaan, di adat kami gk ada jual beli minyak kuyank itu di jual belikan, minyak tersebut gaib dan tabib pengobatan saja yg tahu.Sayang bgt 1.8 tertipu sia sia
  • inirahel._: Aku gk tau ya itu minyak asli atau ngak tapi kalo tentang kuyang, itu beneran ada, dia bukan hantu tapi manusia yang menganut ilmu hitam, dan ilmu itu akan di turunkan ke anak cucunya sampai 7 turunan

Mitos Kuyang dalam Budaya Kalimantan

Terlepas dari polemik jual-beli tersebut, kuyang sendiri merupakan sosok dalam folklor masyarakat Kalimantan. Dalam cerita rakyat, ia digambarkan sebagai kepala manusia terbang dengan organ tubuh seperti jantung, hati, dan usus yang masih menggantung. Kuyang dipercaya sebagai jelmaan perempuan yang mendalami ilmu hitam demi memperoleh keabadian. Konon, ia memburu darah ibu hamil atau bayi yang baru lahir sebagai bagian dari ritual mempertahankan kekuatannya. Kehadirannya sering dikaitkan dengan bau anyir darah atau aroma amis yang menyengat, disertai suara cekikikan di malam hari.

Untuk menangkalnya, masyarakat meyakini penggunaan bawang putih, gunting, cermin kecil, atau daun jeringau di sekitar rumah dapat menjadi perlindungan. Dalam kisah lain, makhluk ini disebut bisa ditangkap jika seseorang cukup berani dan sigap, meski kecepatannya membuat hal itu sulit dilakukan. Sosok kuyang juga kerap disandingkan dengan makhluk serupa di Asia Tenggara seperti Penanggal di Malaysia dan Krasue di Thailand.

Konten unboxing tersebut akhirnya tak hanya memantik rasa penasaran soal produk yang dijual, tetapi juga kembali mengangkat perbincangan lama tentang mitos kuyang yang sudah mengakar dalam budaya masyarakat Kalimantan.

Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *