Pameran Lukis “Kulon Progo Annual Art” 2025: Ruang Kreativitas Anak di Bumi Menoreh
Pameran lukis “Kulon Progo Annual Art” (KPAA) 2025 resmi dibuka pada 10 November 2025. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kulon Progo dan berlangsung hingga 24 November 2025. Pameran ini menjadi wadah bagi para perupa anak untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui karya seni rupa.
“Hari ini, kita akan melaksanakan pembukaan KPAA 2025, yang merupakan pameran seni rupa tahunan yang digelar setiap akhir tahun. Tahun ini, kita mencoba untuk memberikan ruang bagi anak-anak,” ujar Joko Mursito, Kepala Dinas Kebudayaan Kulon Progo saat pembukaan event.
Tema dari pameran kali ini adalah “Jangan Injak Anak (Te)Tangga”. Tema ini memiliki makna ganda. Jika ditulis sebagai “Jangan Injak Anak Tangga”, maka maknanya menjadi sebuah peringatan untuk berhati-hati. Karena anak-anak dalam perjalanannya ke depannya nanti, akan menemui banyak rintangan dan hambatan.
Namun bila ditulis lengkap dengan penambahan imbuhan te- diawal kata tangga, maknanya menjadi ajakan agar jangan pernah ada niat untuk mematikan kreativitas anak-anak disekitar kita.
“Mudah-mudahan, dengan begitu, anak-anak dalam menjalani kehidupannya bisa lebih berhati-hati. Mereka juga tidak akan berupaya mematikan teman lain; justru teman lain harus dirangkul,” ucap Joko.
Peserta dan Karya yang Ditampilkan
Tahun ini, terdapat lima puluh peserta dalam “Kulon Progo Annual Art”. Empat puluh peserta masing-masing menyetorkan dua karya ke panitia. Sementara ada 10 peserta yang akan display di depan guna melukis bersama. Tak ada tema spesifik yang disyaratkan pada karya mereka. Harapannya, anak-anak dapat mengekspresikan diri melalui lukisan yang dibuat.
“Untuk temanya, kita beri kebebasan anak-anak berekspresi sehingga tidak mengikat mereka dengan tema tertentu. Dari empat puluh peserta yang mengikuti KPAA, kita ambil sepuluh terbaik untuk melukis bersama secara langsung,” ujar Kepala Kundha Kabudayan Kulon Progo.
Karya Anak akan Diikutsertakan dalam Lomba Lukis DIY–Kyoto
Nantinya, karya-karya terbaik dari anak-anak akan diikutsertakan dalam Lomba Lukis DIY–Kyoto yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan DIY dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Lomba ini menjadi jembatan budaya antara Indonesia (khususnya Yogyakarta) dan Jepang, sekaligus untuk melestarikan budaya serta mengembangkan bakat seni lukis generasi muda.
Pelantikan Dewan Kebudayaan dan Penghargaan
Dalam kesempatan pembukaan Kulon Progo Annual Art tersebut, Bupati juga melantik Dewan Kebudayaan dan Sekretariat Dewan Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo Periode 2025–2028. Juga penyerahan penghargaan kepada pemenang Kompetisi Bahasa dan Sastra tingkat DIY tahun 2025.
Program Pelatihan Seni Anak
Turut ditampilkan pula Art for Children yang merupakan karya dan penampilan dari program pelatihan seni anak yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan setempat. Dalam program ini anak-anak dilatih menyanyi, bermain musik, drama, dan menari agar mereka memahami budaya Indonesia adiluhung.











