"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Helwa Bachmid Lahiran, Pengakuan Ipar Soal Perlakuan Habib Bahar bin Smith

Kehidupan Pernikahan Helwa Bachmid dengan Habib Bahar bin Smith Terungkap

Helwa Bachmid, seorang model yang diketahui menikah secara siri dengan Habib Bahar bin Smith, mengungkapkan pengalaman pahit dalam pernikahannya. Dalam unggahan di akun Instagramnya, ia menceritakan bagaimana hubungan mereka berjalan tanpa dukungan dan kehadiran yang layak dari suaminya.

Sikap Habib Bahar bin Smith Saat Persalinan

Adik ipar Helwa, Sultan Bachmid, menyampaikan bahwa Habib Bahar bin Smith tidak hadir selama proses persalinan sang istri. Menurut Sultan, Bahar baru muncul sekitar satu jam setelah bayi lahir. Ia hanya datang untuk mengazani anak tersebut dan langsung pulang.

“Datang pas udah lahiran, itu datang buat azan doang, habis azan pulang,” ujar Sultan sambil menyertakan foto yang diduga menampilkan Bahar bersama sang bayi. Ia juga menyebut bahwa Bahar hanya hadir karena terus ditelepon oleh ibunya. Tanpa dorongan tersebut, kemungkinan besar Bahar tidak akan hadir.

Tudingan Foto yang Direkayasa

Sultan juga mengungkap bahwa sebelum Helwa melahirkan, Bahar sempat mengirim foto yang mengesankan dirinya sedang sakit. Foto tersebut menampilkan tisu berwarna merah yang diduga bekas batuk darah, serta hasil rontgen paru-paru. Namun, Sultan menuding bahwa foto-foto tersebut adalah rekayasa.

“Merekayasa dia lagi sakit, padahal foto yang dia kirim hanya hasil SS (screenshoot) dari Google,” katanya. Ia mempertanyakan apakah foto-foto tersebut benar-benar berasal dari Bahar atau hanya manipulasi.

Pengakuan Helwa tentang Penelantaran

Helwa juga mengaku tidak ditemani Bahar selama kehamilannya. Bahar hanya datang ketika usia kandungan tujuh bulan. Saat itu, Bahar memberi tahu bahwa istrinya yang di Kalimantan sedang hamil. Hal ini membuat Helwa merasa sangat terluka.

“Dari awal aku hamil, dia ga pernah ada di rumah atau menemani aku. Saat aku mengandung dan lahiran, dia ga pernah menemani aku sama sekali,” ujarnya. Ia menyebut bahwa hanya ibunya yang selalu mendampinginya, bahkan untuk syukuran pun hanya sekali.

Tanggapan Istri Pertama: Ancaman Penjara

Menanggapi pengakuan Helwa, istri pertama Bahar bin Smith, Fadlun Faisal Balghoits, membuka suara. Ia bahkan mengancam akan memenjarakan Helwa dan anaknya jika tidak segera menyelesaikan masalah.

“Pantau aja ya nanti sampai saya ngejeblosin ibu dan anak itu ke dalam penjara!” tulis Fadlun. Ia juga membeberkan bukti transfer dari Habib Bahar kepada Helwa, termasuk nominal Rp5 juta yang dikirim melalui ibunda sang model.

Fadlun menyatakan akan menjadikan bukti transfer tersebut sebagai alat untuk melaporkan ke pihak kepolisian. “Biarkan itu jadi bukti di kantor polisi,” tegasnya.

Mengaku Nikah Siri

Helwa mengungkap bahwa ia menikah secara siri dengan Habib Bahar bin Smith pada November 2024. Dalam unggahannya, ia menyebut bahwa Bahar sedang mengurus perceraian dengan istrinya sebelum menikahinya. Ia juga mengungkap bahwa Bahar sempat mengirimkan foto surat permohonan cerai.

Meski awalnya menolak lamaran Bahar, Helwa mengaku terhipnotis oleh perkataan suaminya. Akhirnya, pernikahan mereka digelar hanya dihadiri keluarga kedua belah pihak.

Pernikahan Tanpa Mahar dan Buku Nikah

Helwa menyebut bahwa Bahar tidak memberikan mahar pernikahan. Bahkan, bukti pernikahan hanya selembar kertas. Selain itu, pihak Bahar bin Smith “menyita” ponsel milik keluarga Helwa yang hadir dalam acara pernikahan tersebut.

“Inilah cincin ikatan perkawinan antara aku dan dia, tanpa uang mahar sepeser pun. Nikah hanya selembar kertas saja, tidak ada buku nikah,” ujarnya. Ia mengaku merasa bingung dan sedih saat HP keluarganya diambil semua oleh anak buah Bahar.

Hubungan yang Tidak Sehat

Setelah resmi menikah, Helwa mengungkap bahwa Bahar rujuk kembali dengan istrinya. Ia juga menyebut bahwa Bahar sengaja menyembunyikan pernikahan mereka. “Happy anniversary, Sayang. Ga nyangka ya, kamu menutupi pernikahan kita udah satu tahun dan selama satu tahun ini hidup aku penuh kamu buat menderita.”

Ia mengaku sulit berkomunikasi dengan Bahar, sehingga memilih mengungkap semuanya ke publik. “Aku berani mem-posting ini bukan karena ingin menjelek-jelekkanmu, tapi kejelekanmu sudah tidak bisa ku toleran lagi karena sesakit dan sesulit itu untuk berkomunikasi denganmu.”

Halwa Futuhan

Penulis yang rajin memberitakan kegiatan masyarakat lokal dan peristiwa lapangan. Ia gemar berkunjung ke pasar tradisional, memotret aktivitas warga, dan mencatat percakapan menarik. Hobinya termasuk mendengar musik tempo dulu. Motto: “Cerita kecil sering kali memiliki dampak besar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *