"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Ditinggal Sarwendah, Sikap Anak Ruben Onsu Terungkap, Betrand Peto Ingin Digendong Terus

Pertemuan Ruben Onsu dengan Anak-Anaknya

Ruben Onsu akhirnya berhasil bertemu dengan kedua putrinya dan Betrand Peto setelah sebelumnya mengaku kesulitan dalam menjalin komunikasi dengan mantan istrinya, Sarwendah. Pertemuan ini terjadi setelah adanya pernyataan bahwa ia sempat dipersulit untuk bertemu anak-anaknya.

Pertemuan tersebut diunggah oleh Ruben Onsu melalui media sosial, menunjukkan kehangatan antara ayah dan anak. Mereka terlihat sangat senang dan saling melepas rindu dengan berjalan-jalan bersama.

Betrand Peto, anak pertama dari Ruben Onsu, memberikan penjelasan mengenai situasi ini. Ia menyebutkan bahwa kedua adik perempuannya ingin terus digendong oleh ayah mereka. Hal ini terjadi karena mereka merasa rindu terhadap Ruben Onsu yang sudah lama tidak berada di dekat mereka.

“Kemarin kami habis quality time di mal. Jalan-jalan seperti biasa, habis itu langsung main bareng sama Ayah dan adik-adik,” ujar Betrand Peto. “Adik-adik kangen banget. Karena sudah lama enggak jalan sama Ayah, jadi nempel banget. Maunya digendong terus sama Ayah,” tambahnya.

Setelah pertemuan tersebut, Betrand Peto mengungkapkan bahwa kedua adik perempuannya tidak menginap di rumah Ruben Onsu. Mereka kembali ke rumah ibu mereka, Sarwendah. Namun, Betrand Peto tetap membagi waktunya antara rumah ayah dan ibu.

“Engga, adik gak nginap di tempat Ayah. Kalau aku sih sering nginep disana. Ya kadang tidur di rumah Ayah kadang di rumah Bunda,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa dirinya berusaha membagi waktu agar bisa memiliki banyak waktu bersama kedua orang tuanya.

Peran Sarwendah dalam Koordinasi Pertemuan

Sarwendah, mantan istri Ruben Onsu, membantah tudingan bahwa ia menghalangi pertemuan antara Ruben dan anak-anaknya. Menurutnya, pertemuan hanya perlu dikoordinasikan secara baik.

“Tolong tanyakan ya, soalnya masalahnya terakhir aku koordinasi sama Ayah juga pada saat Ayah bilang, ‘Ayah lagi nggak bisa nganterin,’ gitu loh. Sesimpel chat aku aja, atur jadwal. Enggak ada yang mempersulit ketemu ayahnya, tidak ada, gitu,” kata Sarwendah.

Ia juga menjelaskan bahwa sebagai ibu, ia tetap bertanggung jawab atas pengasuhan anak-anaknya. Namun, koordinasi tetap diperlukan agar semua pihak bisa berkomunikasi dengan lancar.

“Makanya aku bilang, Ayah tinggal WhatsApp aku, tinggal chat aku, sesimpel itu, dah,” jelasnya.

Sarwendah juga memberikan penjelasan mengenai kabar bahwa Ruben Onsu mengganti nomor handphone sehingga menyulitkan komunikasi. Menurutnya, perubahan nomor tersebut bermula dari dugaan bahwa Ruben Onsu tidak menjawab voice note dari anak-anaknya.

“Kalau masalahnya kan, Ayah punya nomor anak-anak gitu loh. Jadi kayaknya itu udah di ranahnya Ayah deh ya, bukan di ranah aku buat menjawab gitu loh. Jadi, kan ini antara Ayah dan anak-anak. Jangan nanya ke aku, nanti aku takutnya diplintir-plintir akunya,” ujar Sarwendah.

Fokus pada Anak-anak Setelah Perceraian

Setelah resmi bercerai dari Ruben Onsu, Sarwendah menegaskan bahwa ia akan fokus menjaga anak-anaknya. Ia mengatakan bahwa dirinya sangat memikirkan kebutuhan anak-anak dan tidak ingin terlibat dalam konflik yang bisa menyebabkan kesalahpahaman.

“Aku sangat memikirkan apapun untuk anak-anak aku, gitu. Jadi, aku nggak mau nanti malah jadi disalahkan atau kayak gimana, salah ngomong, nanti diapa-apain gitu. Jadi ya udah di ranahnya pengacara, ya aku ke lawyer, manut aja deh,” imbuhnya.

Sarwendah juga memilih untuk tidak merespons panjang mengenai pembagian anggaran terkait anak-anak. Ia menegaskan bahwa hal-hal tersebut sudah dijawab oleh pengacaranya.

“Terima kasih ya kawan-kawan. Aku jalan dulu. Sudah dijawab semuanya sama pengacara aku, ya. Jadi aku harap semuanya bisa baik-baik. Kalian tahu, aku orangnya sangat private. Kalian juga tahu aku sangat cinta damai,” lanjutnya.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *