Berita Populer Sulawesi Utara Hari Ini
Pada hari Sabtu, 13 Desember 2025, sejumlah peristiwa menarik terjadi di Sulawesi Utara (Sulut). Beberapa berita tersebut menjadi topik pembicaraan warga setempat. Berikut ini adalah rangkuman tiga berita populer yang terjadi di wilayah tersebut.
Gudang Generator Milik Keluarga Makagansa–Rompis di Manente Sangihe Terbakar
Sebuah gudang mesin generator milik Keluarga Makagansa–Rompis dilaporkan terbakar pada Jumat malam, 12 Desember 2025, di Kelurahan Manente, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.10 WITA dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Kejadian bermula saat Piket Pamapta menerima laporan pengaduan via telepon sekitar pukul 22.00 WITA terkait kebakaran di rumah Keluarga Makagansa–Rompis. Petugas langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) bersama beberapa anggota lainnya.
Berdasarkan keterangan saksi pertama, Timotius Makapedua (61), warga Kelurahan Tona I, Kecamatan Tahuna Timur, yang merupakan orang pertama melihat kebakaran, peristiwa tersebut terjadi saat rumah keluarga Makagansa–Rompis sedang melaksanakan Ibadah Pranatal.
“Sekira pukul 21.00 WITA terjadi pemadaman listrik, sehingga saya diminta pemilik rumah untuk menghidupkan mesin generator,” ujarnya. Ia menjelaskan, sekitar pukul 22.10 WITA, saat mengecek mesin generator yang berada di gudang, dirinya terkejut melihat api telah membakar sebagian gudang.
Hindari Kemacetan di Pineleng Minahasa Sabtu 13 Desember 2025
Bagi pengguna Jalan Raya Manado-Tomohon, penting untuk memperhatikan informasi terkini. Diperkirakan pada siang hingga sore nanti akan terjadi kepadatan kendaraan yang bisa menyebabkan kemacetan.
Pasalnya, ruas jalan Manado-Tomohon yang ada di Desa Pineleng akan digunakan oleh peserta kegiatan Jubilee of Youth Keuskupan Manado. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada Sabtu (13/12/2025), pukul 14.30-15.30 Wita.
Pengguna jalan diharapkan mencari jalan alternatif agar terhindar dari kepadatan/kemacetan saat kegiatan berlangsung. Sekretaris Kegiatan JOY Keuskupan Manado, Varis Tinangon, telah membenarkan adanya kegiatan ini.
Kata dia, kegiatan itu akan menggunakan rute yang melewati jalan Raya Manado-Tomohon di Pineleng. “Kalau dari rutenya sih para peziara yang berjalan kaki itu hanya menyebrang, menyebrang jalan dari Jalan BPMP ke jalan di sebelahnya. Proses menyebrangnya itu diperkirakan memakan waktu satu jam,” kata Varis Tinangon saat dihubungi Tribun Manado melalui sambungan WhatsApp.
Warga Mengeluh, Jalur Pedestarian di Depan Polresta Manado Makan Korban
Warga Manado, Sulawesi Utara (Sulut) mengeluh tentang keberadaan lubang di jalur pedestrian di depan kantor Polresta Manado, Wenang Utara, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara. Lubang tersebut telah memakan korban.
Amatan Tribunmanado.com, Jumat (12/12/2025), menunjukkan bahwa pedestrian depan kantor Polresta Manado memiliki beberapa lubang yang belum ditutup. Lubang tersebut dibiarkan begitu saja tanpa ada tanda peringatan. Bahkan tidak dipasang tali sehingga sangat berisiko warga kembali terjatuh.
“I sudah ada warga jatuh waktu malam,” ujar Irlen, salah satu pedagang di sekitar Polresta Manado. Menurutnya, lubang tersebut sudah lama dibiarkan begitu saja tanpa ditutup. Padahal, proyek jalur pedestrian sudah selesai dikerjakan beberapa waktu lalu.
“Jadi kita bingung kenapa sampai dibiarkan begitu saja, untung ibu-ibu yang terjatuh lalu tidak apa-apa,” ungkapnya.
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."











