"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"
Budaya  

7 Fakta Menarik Burung Cerek Es, Sahabat Penguin yang Lucu

Cerek Es, Burung Darat Unik di Antarktika

Antarktika yang dingin dan tertutup salju tidak hanya menjadi rumah bagi penguin dan anjing laut. Di sana juga tinggal satu jenis burung darat unik yang mirip dengan burung dara, tetapi gerakannya lebih mirip ayam. Burung ini dikenal sebagai cerek es.

Cerek es adalah burung pantai kecil yang hidup secara eksklusif di daratan Antarktika. Ia adalah satu-satunya burung darat yang bisa ditemukan di kutub selatan. Berbeda dari burung laut lainnya, cerek es tidak pernah berenang atau menyelam di laut. Ia hanya berkembang biak dan mencari makan di darat.

Secara fisik, cerek es terlihat seperti burung dara. Tubuhnya gemuk, bulu berwarna putih seperti salju, dan paruhnya memiliki selubung kasar di bagian pangkal. Menurut laman Britannica, selubung ini berfungsi melindungi lubang hidung dari cuaca ekstrem Antarktika. Kakinya kokoh dan kuat tanpa selaput kaki, menunjukkan gaya hidupnya yang berada di daratan.

Ada Dua Spesies Cerek Es

Cerek es terbagi menjadi dua spesies. Pertama adalah cerek es salju atau snowy sheathbill (Chionis albus), yang memiliki paruh kuning dan ukuran tubuh sekitar 40 sentimeter. Spesies ini tinggal di Semenanjung Antarktika dan pulau-pulau sub-Antarktika. Saat musim dingin, mereka bermigrasi ke utara menuju Patagonia, Tierra del Fuego, dan Kepulauan Falkland.

Spesies kedua adalah cerek es muka hitam atau black-faced sheathbill (C. minor), yang sedikit lebih kecil, sekitar 38 sentimeter. Paruh dan wajahnya berwarna hitam. Berbeda dengan saudaranya, cerek es muka hitam tinggal menetap sepanjang tahun di empat kepulauan dekat Konvergensi Antarktika di Samudra Hindia.

Cerek Es Hidup Bersama Penguin

Di semua wilayah persebarannya, cerek es tinggal di dekat atau dalam koloni penguin. Mereka sering ditemui di antara penguin pelompat batu (rockhopper penguin), penguin makaroni, dan penguin raja. Tidak jarang, mereka juga berkumpul bersama burung laut besar seperti burung petrel dan albatros. Bahkan, mereka juga bisa ditemui di dekat anjing laut.

Mengapa cerek es senang hidup bersama penguin? Selain membangun sarang di dekat koloni penguin, siklus reproduksinya juga sesuai dengan siklus penguin. Perlindungan dari predator dan persediaan makanan yang terjamin membuat mereka memilih lingkungan tersebut.

Sarang Cerek Es Sangat Bau

Saat musim kawin tiba, cerek es mulai membangun sarang yang disembunyikan di celah bebatuan atau liang tanah yang digali burung petrel. Sarangnya dibuat dari tumpukan alga yang sangat bau, dilengkapi dengan rumput dan bulu. Menurut laman Oiseaux Birds, cerek es menghasilkan 2—3 telur yang dierami oleh kedua induk. Lokasi sarang di dekat koloni penguin memberikan perlindungan ekstra dari cuaca buruk dan predator utama, yaitu camar kejar atau skua.

Cerek Es Makan Apa Saja

Cerek es adalah hewan oportunistik yang akan memakan apa saja yang ada di daratan Antarktika. Mereka menyantap alga yang menempel di bebatuan, termasuk invertebrata yang bersembunyi di alga. Mereka juga makan telur penguin, bangkai anak penguin, sampai kotoran penguin. Mereka bahkan mencuri makanan penguin, termasuk makanan yang dimuntahkan induk saat memberi makan anaknya.

Menurut laman BioDb, sifat oportunistik ini memungkinkan cerek es bertahan hidup di kondisi ekstrem Antarktika yang gersang dan keras.

Cerek Es Kuat Terbang Ribuan Kilometer

Meski hidup di darat, cerek es adalah penerbang yang kuat. Spesies cerek es salju yang bermigrasi ke utara bisa terbang ribuan kilometer melewati laut lepas tanpa mendarat di air. Mereka sesekali rehat di atas bongkahan es.

Cerek Es Berdiri di Satu Kaki untuk Menghemat Panas

Jika kamu pergi ke Antarktika, kamu mungkin akan melihat cerek es berdiri di satu kaki. Ini adalah cara mereka menghemat panas tubuh. Berdiri di satu kaki sering dilakukan oleh burung air dan burung perandai. Pada cerek es, hal ini membantu menjaga suhu tubuh.

Sistem aliran darah cerek es juga meminimalisir hilangnya panas. Arteri yang membawa darah hangat ke kaki terhubung dekat dengan vena yang mengembalikan darah ke jantung. Darah vena yang kembali dari jantung dihangatkan oleh panas arteri, sementara darah arteri didinginkan oleh vena. Dengan demikian, cerek es tidak kehilangan panas tubuh.













Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *