Informasi Terkini tentang KM Polo yang Terdampar di Perairan Pekajang
Komandan Lanal Dabo Singkep, Letkol Laut (P) Hendro Wicaksono., M.Tr.Opsla memberikan penjelasan terkait kondisi kapal tanpa awak KM Polo yang terdampar di perairan Pekajang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kapal ini diketahui telah terdampar sejak Jumat (26/12/2025), dan kini menjadi perhatian masyarakat setempat.
Kondisi Kapal dan Isi Kontainer
Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh tim gabungan, ditemukan 10 kontainer di dalam kapal. Dari jumlah tersebut, lima kontainer berisi daging yang sudah membusuk. Selain itu, satu kontainer terbuka berisi tali dan karung, sedangkan empat lainnya kosong. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat karena bau tidak sedap dari daging busuk tersebut.
Komandan Lanal Dabo Singkep mengimbau kepada warga setempat untuk tidak mendekati kapal. Ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut bisa berdampak pada kesehatan jika tidak dihindari. Pihaknya juga telah menurunkan tim penyelam untuk melakukan pemeriksaan bagian bawah kapal. Saat ini, kapal tersangkut di atas karang perairan Pekajang Besar.
Kendala Cuaca dalam Pemeriksaan Lebih Lanjut
Sementara itu, kondisi cuaca saat ini memasuki musim utara dengan ketinggian gelombang mencapai satu hingga empat meter. Hal ini menyulitkan tim untuk mendekati kapal dalam waktu enam hari terakhir. Akibatnya, pemeriksaan lebih detail tidak dapat dilakukan secara langsung.
Pesan yang Ditemukan di Dalam Kapal
Tim pemeriksa gabungan menemukan pesan yang diduga ditinggalkan oleh awak kapal. Pesan berwarna merah tersebut ditulis dengan huruf kapital dan tulisan yang berantakan, menggunakan bahasa Inggris. Pesan tersebut berbunyi:
“MV POLO
IM SORRY
I MUST BE LEAVING
BECAUSE
IM NOT UNDERSTAND
YOUR PROGRES!”
Pesan ini diunggah melalui akun Instagram TNI AL. Namun, hasil pemeriksaan tidak menemukan keberadaan awak kapal di lokasi. Adapun beberapa temuan lain seperti sekoci, crane sekoci dalam keadaan rusak, reling kapal patah, serta badan kapal yang mulai korosi ditemukan.

Kondisi Internal Kapal
Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat sembilan kontainer 45 feet dalam kondisi tertutup dan satu kontainer 20 feet terbuka. Di bagian palka kapal, ditemukan kondisi yang berantakan dan minim peralatan navigasi. Hanya ditemukan sebuah kompas sebagai alat navigasi.
Sementara itu, kondisi kamar-kamar awak, dapur, serta ruang mesin ditemukan dalam keadaan tidak terawat. Bau busuk dan sebagian mesin terendam air bercampur oli menjadi ciri khas dari kondisi internal kapal.
Selain itu, tim menemukan sejumlah dokumen kapal di anjungan, antara lain Ship’s Log Book, Radio Log Book, Deck Department Arrival File, serta Crew List yang mencantumkan enam nama awak kapal. Semua bagian dalam kapal terlihat berantakan, sementara kondisi luar kapal menunjukkan tanda-tanda karat dan kerusakan akibat cuaca serta waktu.

Kesimpulan
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, KM Polo diduga telah ditinggalkan dalam waktu cukup lama. Penyebab pasti masih dalam penyelidikan, namun kemungkinan besar terkait dengan kerusakan mesin dan situasi darurat yang dialami awak kapal. Tim terus memantau situasi dan akan melakukan tindakan lebih lanjut sesuai dengan kondisi cuaca dan kebutuhan keselamatan.
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."











