"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"
Daerah  

Protes pecah usai pesta karyawan Pani Gold Mine di Gorontalo saat desa terendam banjir

Pesta Akhir Tahun Karyawan PT Pani Gold Mine Viral, Dikritik Karena Tidak Berempati

Video yang menampilkan karyawan PT Pani Gold Mine berjoget vulgar bersama wanita berpakaian seksi menjadi viral dan menuai kritik dari berbagai pihak. Kejadian ini terjadi sehari setelah banjir bandang melanda Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Banjir tersebut mengakibatkan kerusakan rumah, kehilangan harta benda, serta warga harus mengungsi.

PT Pani Gold Mine adalah perusahaan tambang emas skala besar yang dikelola oleh PT Merdeka Gold Resources (MGR), anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Perusahaan ini berlokasi di Kabupaten Pohuwato dan akan mulai melakukan penambangan pada awal tahun 2026. Tambang ini diklaim sebagai tambang emas primer terbesar di Asia Pasifik.

Namun, video pesta akhir tahun yang viral justru menimbulkan kontroversi. Menurut banyak pihak, tindakan perusahaan tidak sesuai dengan situasi yang sedang dialami warga sekitar. Mereka menganggap bahwa kegiatan tersebut menunjukkan ketidakpekaan dan kurangnya empati terhadap masyarakat yang sedang berjuang menghadapi dampak banjir.

Berikut beberapa kritik dan protes yang datang dari berbagai elemen di Provinsi Gorontalo:

  • LMND Gorontalo: Keterputusan Empati

    Ketua Wilayah Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) Gorontalo, Rahmawati B Radjak, menyebut banjir yang terjadi merupakan akumulasi dari krisis ekologis yang selama ini diabaikan. Ia menilai keberadaan perusahaan tambang di Gorontalo berdampak pada kondisi lingkungan sekitar. Menurutnya, perusahaan seharusnya lebih peka terhadap kondisi warga yang sedang tertimpa bencana.

  • Mahasiswa Muhammadiyah Gorontalo: Perusahaan Jahat dan Tidak Berperikemanusiaan

    Arif Bina, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Gorontalo, menyampaikan kritik keras terhadap tindakan perusahaan. Ia menilai perusahaan jahat dan tidak berperikemanusiaan karena merayakan pergantian tahun sementara warga sedang berjuang menghadapi banjir. Arif menegaskan bahwa permintaan maaf saja tidak cukup jika tidak disertai dengan tanggung jawab nyata.

  • Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil Pohuwato: Tidak Memiliki Hati Nurani

    Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Limonu Hippy, menanggapi video viral tersebut dengan menyatakan bahwa kegiatan dalam video itu mencerminkan minimnya empati sosial di tengah situasi bencana. Ia menekankan bahwa lokasi perusahaan yang menjadi tempat berlangsungnya kegiatan hiburan itu juga berada di desa yang terdampak. Limonu menilai sikap perusahaan belum mencerminkan ketegasan yang seharusnya diambil.

  • Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Sesalkan Video Viral

    Mikson Yapanto, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, menyesalkan kejadian tersebut. Dia menyebut pesta tersebut merupakan inisiatif oknum pegawai di internal perusahaan. Meski perusahaan telah menunjukkan kepedulian dengan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir, Mikson menilai kepedulian eksternal seharusnya sejalan dengan kepedulian internal perusahaan.

Banjir Bandang Landa Desa Sekitar Tambang PT Pani Gold Mine



Banjir bandang melanda Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo pada 30 Desember 2025, sehari sebelum pesta pergantian tahun. Desa Hulawa berada tepat di sekitar pertambangan PT Pani Gold Mine. Banjir ini membawa material dan kayu-kayu glondongan dari ketinggian, sehingga banyak warga masih mengungsi dan banyak rumah rusak.

Menurut data sementara BPBD Kabupaten Pohuwato, banjir terjadi di dua kecamatan, yakni Taluditi dan Buntulia. Di Desa Hulawa, banjir dipicu oleh pendangkalan Sungai Taluduyunu. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pohuwato, Abdulmutalib Dunggio, menjelaskan bahwa genangan air di desa tersebut bersifat sementara dan biasanya surut setelah intensitas hujan menurun.

PT Pani Gold Mine Tegaskan Bukan Pesta Akhir Tahun



Manajemen Pani Gold Mine (PGM) menyampaikan klarifikasi menyusul beredarnya video viral yang memperlihatkan hiburan musik dengan tarian seronok di area tambang emas PGM, Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Kurniawan Siswoko, External Affairs Pani Gold Mine, menegaskan bahwa kegiatan yang terekam dalam video tersebut bukanlah pesta sebagaimana yang berkembang di masyarakat.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan acara internal perusahaan yang berisi doa bersama dan penggalangan donasi spontan untuk membantu warga terdampak banjir. Acara tersebut juga dirangkaikan dengan malam final lomba menyanyi karyawan. Meski demikian, pihak perusahaan mengakui bahwa rangkaian acara tersebut tercoreng oleh penampilan yang tidak pantas.

Perusahaan menyatakan telah melakukan evaluasi internal secara menyeluruh atas kejadian tersebut serta menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat Pohuwato. Pani Gold Mine menegaskan komitmen untuk tetap terlibat dalam proses pemulihan pascabanjir di Desa Hulawa dan wilayah terdampak lainnya.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *