"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Niat Bahagiakan Orangtua, Aksi Cosplay Nisya Jadi Pramugari Banjir Dukungan

Kehidupan Nisya yang Penuh Semangat dan Dukungan

Nisya, atau dikenal dengan nama lengkap Khabrun Nisa, adalah seorang perempuan muda berusia 23 tahun yang nekat menyamar sebagai pramugari Batik Air demi membahagiakan kedua orangtuanya. Meskipun aksinya dianggap salah karena memalsukan profesi, niat tulusnya untuk mencapai impiannya membuat banyak warganet bersimpati.

Nisya memiliki impian besar untuk menjadi seorang pramugari. Namun, rasa kecewa dan kesedihan menghampiri ketika ia gagal dalam seleksi dan bahkan tertipu oleh oknum hingga kehilangan uang sebesar Rp 30 juta. Alih-alih menyerah, Nisya memutuskan untuk berpura-pura lolos seleksi dan bekerja sebagai awak kabin maskapai. Ia ingin membanggakan kedua orangtuanya tanpa membuat mereka sedih.

Di balik aksi berani tersebut, ada keinginan besar Nisya untuk membahagiakan keluarganya. Saat motifnya terungkap ke publik, banyak warganet yang memberikan dukungan dan doa agar Nisya bisa menggapai mimpinya. Banyak dari mereka yang percaya bahwa Nisya memiliki potensi besar sebagai pramugari.

Dukungan dari Warganet dan Kreator Konten

Seorang kreator konten bernama Ria Syg, yang berasal dari Sumatera Selatan dan memiliki 46 ribu pengikut di akun Facebook-nya, memberikan dukungan penuh kepada Nisya. Ia menulis:

“Lah kepalang viral bawak namo palembang

Yuk dek gassss demi ortumu

Kmi mensupportmu

Test maskapai lain

Semoga u diterimo di maskapai lain

Amin Ya Allah

Semangattttt dek,”

Postingan Ria Syg pada tanggal 8 Januari 2026 itu mendapat banyak respons positif dari warganet. Mereka memberikan dukungan dan harapan agar Nisya bisa menjadi pramugari di masa depan.

Banyak komentar yang menyampaikan dukungan seperti:

  • “Besak tinggi bersih semoga terpilih”
  • “Iy Nn mbak kasian pulok aku jingok nyo”
  • “Semangat dekk.. Aak ado di belakang mu”
  • “Selamo dio jd prmaugari gadungan dari mana dia dapat duit gajinya apa ortu nya gak nanyain gaji nya brp dll”
  • “Memang cocok kalo jdi pramugari”
  • “Cantik cocok jd peramugari”
  • “Yo. Ayuk ini jugo cocok dari segi Rai aku nak jadi pramugari. Semoga Bae Ado jalan nyo ontok Ayuk ini. Kejarlah cita cita mu”

Warganet juga memberikan dukungan melalui komentar-komentar yang penuh semangat dan harapan:

  • “Bener , harus disupport , rai ngenjok badan ngenjok ngpo idk”
  • “Benar semoga dirimu Ado rezeki dan diterimo,,,kamu jugo pantas karna sesuai dengan penampilan”
  • “Aamiin klu be beruntung”
  • “Amin yarobal alamin semangat mb cantik”
  • “Dio cocok loh sudah pas nian jadi pramugari , Dio Idak salah ngpoo nak malu tiket Dio bayar Idak minta”

Perhatian dari Keluarga

Momen saat kedua orangtuanya mengantar dan menjemput Nisya di Bandara SMB II Palembang kini ikut jadi sorotan. Dikutip dari akun TikTok @khairun_nisya02 pada Kamis (8/1/2026), beredar sejumlah video yang memperlihatkan Nisya dijemput oleh kedua orangtuanya di Bandara SMB II.

Dalam unggahan tersebut, tampak berbagai foto dan video yang menampilkan momen Nisya pulang usai diklaim bekerja sebagai pramugari. Orangtua Nisya terlihat memberikan dukungan terhadap pekerjaan yang diyakini mereka sebagai profesi anaknya sebagai awak kabin maskapai. Beberapa potret bahkan menunjukkan Nisya dan orangtuanya berfoto bersama dengan latar belakang area bandara, yang kemudian menuai perhatian warganet setelah kasus pramugari gadungan itu terbongkar.

Pengawasan Keluarga yang Terus-Menerus

Lebih lanjut, dari sumber yang tak bersedia disebutkan namanya, Nisya selama ini berperilaku seperti kru pesawat atau pramugari, meskipun naik pesawat sebagai penumpang yang membeli tiket, sehingga tidak ada keganjilan. Namun, mungkin karena sial atau apes, Nisya yang selama ini mungkin naik maskapai tertentu.

Terakhir, Nisya membeli tiket maskapai yang krunya ikut mengawasi. “Dia selama ini dianter keluarga dan adeknya sehingga seperti kru, dia juga terbang Jakarta- Palembang. Mungkin, karena salah beli tiket maskapai tertentu jadi krunya, sehingga bertanya dan ditanya dak nyambung apalagi harus bisa bahasa inggris, dan id aneh meski pakaiannya lengkap,” beber sumber.

Dilanjutkannya, jika group Lion biasanya ada kru senior sehingga tahu keberangkatan, disitu dijelaskan sumber mungkin timbul pertanyaan. “Kalau naik pesawat kemarin sekitar pukul 13.30, dan mungkin selama ini bercita-cita jadi pramugari dak kesampaian,” pungkasnya.

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *