Isu Fitnah dan Dugaan Video yang Memicu Kontroversi
Insanul Fahmi, seorang pengusaha sekaligus selebgram muda, kini tengah menjadi perbincangan publik setelah video yang menampilkan sosok pria diduga dirinya berjoget di sebuah klub malam tersebar di media sosial. Video tersebut memicu spekulasi dan perbincangan yang semakin menghangatkan isu ini.
Tidak hanya itu, Insanul juga dikaitkan dengan rekaman CCTV yang disebut-sebut menunjukkan adegan kejar-kejaran antara pria yang diduga dirinya dan Inara Rusli, istri sirinya. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria yang diduga Insanul Fahmi mengejar seorang wanita tanpa hijab, yang diduga merupakan Inara Rusli. Adegan kejar-kejaran itu tampak berlangsung dari area anak tangga hingga keduanya masuk ke sebuah kamar.
Beredarnya dua video tersebut membuat nama Insanul semakin menjadi sorotan. Di tengah situasi ini, ia memilih untuk menyampaikan pernyataan melalui Instagram pribadinya, @insanulfahmi. Unggahan tersebut berisi respons yang menyinggung soal fitnah dan penilaian publik terhadap dirinya.
“Difitnah sana sini, yowis. Kita serahkan semua sama Allah aja, yang penting sudah ikhtiar. Allah yang buka satu satu apa yang terjadi sebenarnya,” tulis Insan, dikutip Tribunnews, Kamis (12/2/2026).
Ia juga menulis refleksi mengenai karakter dan ketahanan dirinya menghadapi tudingan. “Mereka pikir membuat cerita bisa membunuh karakterku. Aku ditempah sedari kecil dengan cacian, fitnah, dan direndahkan. Aku dipersiapkan sedari kecil untuk hidup tidak bergantung dengan pujian,” tegasnya.
Langkah Hukum yang Disiapkan
Untuk menghadapi polemik ini, kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, angkat bicara terkait langkah hukum yang tengah disiapkan kliennya terhadap pihak-pihak yang menyebarkan video dugem tersebut dengan narasi menyesatkan.
“Jadi saya rasa ini perlu kita tegaskan,” kata Tommy, dikutip Tribunnews dalam YouTube Intens Investigasi, Senin (9/2/2026). Ia menjelaskan bahwa saat ini Insanul masih fokus mengumpulkan sejumlah bukti sebagai dasar untuk menempuh jalur hukum.
“Insanul masih mengumpulkan bukti-bukti untuk bisa melakukan upaya hukum nanti,” lanjutnya. Langkah awal yang dipertimbangkan adalah melayangkan somasi kepada pihak terkait.
“Dengan cara mungkin kita lakukan somasi dulu. Orang yang posting itu dari mana? Kita pengin tahu dulu bagaimana,” ucap Tommy. Menurutnya, beberapa bukti awal sudah berada di tangan tim kuasa hukum.
“Kita sudah ada beberapa (bukti) ya, beberapa kita sudah kumpulkan tadi Insanul sudah ngasih saya bukti-buktinya,” jelasnya. Tommy menambahkan, bukti-bukti tersebut juga telah melalui proses verifikasi.
Ke depan, pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum bila ditemukan unsur pidana. “Terus kita juga sudah verifikasi juga, nanti kita koordinasi juga dengan tentunya pihak kepolisian nanti kalau memang ini masuk unsurnya,” katanya.
Namun, jika unsur pidana belum terpenuhi, somasi tetap menjadi opsi awal. “Kalau enggak, kita lakukan somasi dulu. Karena ini sudah mulai agak sedikit mengganggu ya,” ujar Tommy. Ia menilai, narasi yang beredar telah mengarah pada pemberitaan yang tidak benar.
“Sangat mengganggu, berita-berita yang menyesatkan ini sudah mulai enggak benarlah gitu,” tegasnya.
Profil Singkat Insanul Fahmi
Melansir dari PosKupang, Insanul Fahmi dikenal sebagai pengusaha muda yang merintis banyak lini bisnis. Ia merupakan lulusan S1 Ilmu Komputer Universitas Indonesia, yang menjadi modal awalnya terjun ke berbagai usaha berbasis teknologi. Dengan kemampuan sebagai engineer, Insan membangun karier di sektor digital, pemrograman, hingga dunia startup.
Dalam penuturannya, jiwa wirausaha sudah tumbuh sejak masa sekolah dasar. Ia terinspirasi dari pengalaman kedua orang tuanya yang harus mandiri di tengah kondisi ekonomi keluarga yang sulit. Dari situlah muncul tekad untuk menjadi pribadi yang “hebat” sekaligus mampu membantu orang lain yang memiliki potensi namun kurang beruntung.
Insan bahkan menyebut dirinya sebagai “Pengusaha Muda Berkontribusi untuk Umat”, membawa misi mengembangkan bisnis bermanfaat dengan modal minim, mulai dari kuliner, teknologi, hingga pengelolaan limbah.
Di usia 25 tahun, ia mengklaim telah memiliki empat perusahaan dengan perkembangan usaha yang melaju pesat, terutama di sektor digital dan UMKM.
Merujuk pada profil LinkedIn dengan username insanul-fahmi, berikut sejumlah posisi strategis yang pernah dan masih dijabatnya:
- Chief Business Officer – PT Exfortless Teknologi Ekspor Indonesia (2022–sekarang)
- Business Owner – Kopikuni (2020–sekarang)
- Co-Founder – Macaroni Feast (2021–sekarang)
- Chief Business Officer – Ohayou Indonesia (2021–sekarang)
- Chief Executive Officer – PT Karya Kuni Indonesia (2020–sekarang)
Selain itu, Insan juga tercatat memiliki beberapa usaha pribadi, seperti:
- Kopikuni, co-working space sekaligus kedai kopi dengan kampanye #temanproduktif
- Susi Catering, bisnis katering di Medan
- Kuni Technology, perusahaan transformasi digital
- Kalimantan Prima Persada, usaha yang berkaitan dengan pertambangan
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











