"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Enzy Storia ungkap keadaan Vidi sebelum wafat, masih bercanda

Kehilangan yang Mendalam dan Kesedihan yang Terasa

Enzy Storia mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam terhadap sahabatnya, Vidi Aldiano, yang meninggal setelah berjuang melawan kanker ginjal selama enam tahun. Meskipun kondisinya menurun, Enzy masih bertemu dan bercanda dengan Vidi sehari sebelum kematiannya. Ia merasa lega karena Vidi kini tidak lagi sakit dan bahagia. Selain itu, ia juga terinspirasi oleh ketenangan Vidi hingga akhir hayatnya.

Pada hari sebelum wafatnya, Vidi masih bisa merespons orang-orang hanya melalui gerakan tangan. Enzy menyebut bahwa hal itu membuatnya cukup bahagia karena Vidi tetap mengenali kehadirannya. Meski sedih, Enzy mengatakan bahwa ia sudah ikhlas akan ditinggalkan oleh sahabatnya. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada teman-teman yang telah membantunya mencerna peristiwa ini.

Vidi kini tidak lagi sakit dan dianggap lebih bahagia. Enzy merasa ikut senang dan lega karena Vidi dipanggil pada hari yang Insya Allah baik, yaitu di bulan Ramadan. Ia bahkan mengungkapkan keinginannya untuk bisa seperti Vidi dalam hal amalan dan ketenangan.

Tangisan Yura Yunita yang Pecah

Yura Yunita juga merasakan duka mendalam atas kepergian Vidi Aldiano. Ia sangat kehilangan sosok penyanyi yang dianggap sebagai sahabat dan keluarga sendiri. Saat kabar tentang kematian Vidi datang, Yura sedang berada di Madinah. Setelah Sholat Dzuhur, ia menerima kabar sedih tersebut. Tidak memikirkan panjang, Yura langsung memutuskan untuk pulang ke Indonesia agar bisa melihat Vidi untuk terakhir kalinya.

Ia sempat berkunjung ke rumah duka dan masjid untuk sholat. Yura juga mengatakan bahwa Vidi memiliki keinginan yang belum terwujud, yaitu berangkat ke tanah suci bersama-sama. Dua hari sebelum meninggal, Vidi sempat menulis sesuatu di depan Ka’bah. Isak tangis Yura semakin kencang saat menceritakan jadwal pertemuan mereka yang ternyata bertepatan pada pemakaman Vidi.

Yura mengakui bahwa Vidi adalah orang yang murah hati dan sangat baik kepada semua orang. Ia juga menyampaikan rasa ikhlas dan kagum terhadap Vidi yang ditakdirkan oleh Allah SWT untuk meninggal di bulan puasa. Ia berharap Vidi mendapat husnul khotimah.

Doa Habib Jafar di Depan Kabah

Kepergian Vidi Aldiano juga memberikan duka bagi keluarga, sahabat, dan penggemarnya. Salah satunya adalah Habib Jafar. Sesaat setelah mendengar kabar duka, Habib Jafar mengunggah kenangan baiknya bersama Vidi lewat Instagram. Salah satu unggahan tersebut menunjukkan percakapan mereka via WhatsApp. Dalam tangkapan layar yang dibagikannya, Habib Jafar terlihat berada di depan Kabah, Mekkah, Arab Saudi.

Habib Jafar mengirimkan sebuah potret yang mengharukan kepada Vidi. Potret itu berupa ponsel bertuliskan doa dengan latar belakang Kabah. Dalam ponsel tertulis: “Ya Allah, Aku titip Vidi Aldiano, Jaga dia”. Potret tersebut pun disambut dengan tangisan oleh Vidi. Ia mengucapkan terima kasih banyak kepada Habib Jafar. Habib Jafar pun membalas pesan Vidi dengan menyatakan bahwa ia akan selalu ingat dan terus mendoakannya.

Habib Jafar juga menyampaikan sabda Nabi Muhammad SAW tentang pentingnya menyebutkan kebaikan orang-orang yang telah meninggal. Ia mengaku memiliki kenangan baik dengan Vidi. Meskipun baru mengenal Vidi beberapa tahun belakangan, ia merasa sangat dekat. Vidi sering kali mengundangnya untuk belajar agama hingga menggelar kajian di rumahnya. Almarhum pun sering bertanya soal ibadah di tengah sakitnya.

Kenangan Bersama Vidi Aldiano

Habib Jafar mengungkapkan bahwa Vidi mengetahui betul bahwa sakit kanker yang dideritanya adalah tanda rindu Allah kepadanya. Dan setiap muslim akan kembali kepada-Nya dengan ibadah. Ia menyampaikan bahwa Vidi kini tidak lagi sakit dan berada dalam kebahagiaan. Ia juga menegaskan bahwa Tuhan jauh lebih cinta kepada Vidi daripada manusia.

Meski jarang bertemu, Habib Jafar sering berkomunikasi dengan Vidi Aldiano. Komunikasi terakhirnya, Vidi banyak bertanya tentang proses ibadah yang harus dilakukan ditengah rasa sakit. Ia menyebutkan bahwa Vidi terus berusaha memperbaiki diri meski kondisi kesehatannya terus menurun. Ia mengatakan bahwa Vidi lebih memperbaiki diri dan meningkatkan ibadah, selalu tentang itu yang ditanyakan.

Sehari Sebelum Wafat

Sehari sebelum berpulang, Vidi masih sempat menggenggam tangan sahabatnya saat dijenguk di kediamannya. Kondisi terakhir Vidi diungkapkan oleh sahabatnya, penyiar radio Adhiramsyah Choesin, melalui unggahan di Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Adhi menceritakan pertemuan mereka pada 6 Maret 2026. Saat itu, ia datang menjenguk Vidi yang tengah terbaring sakit. Ia mengungkapkan bahwa saat itu Vidi masih merespons dan sempat mengangkat tangannya. Bahkan, Adhi membisikkan kalimat terakhir sebagai bentuk dukungan atas apapun takdir yang telah dikomunikasikan Vidi kepada Tuhan.

Keesokan harinya, Sabtu (7/3/2026) atau bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 H, Vidi mengembuskan napas terakhir pada pukul 16.33 WIB. Kabar meninggalnya Vidi pertama kali diumumkan oleh sahabatnya, Deddy Corbuzier, melalui unggahan di Instagram. Selama enam tahun terakhir, Vidi diketahui berjuang melawan kanker ginjal yang diidapnya. Ia sempat memutuskan hiatus dari dunia hiburan untuk fokus menjalani pengobatan.

Perjuangan Vidi Aldiano Berakhir

Dunia musik Indonesia berduka. Penyanyi sekaligus penulis lagu, Vidi Aldiano, meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) setelah berjuang melawan kanker ginjal yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir. Kabar duka tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan musisi dan komposer Andi Rianto di akun media sosial X miliknya. Dalam unggahan singkat, ia menyampaikan pesan perpisahan untuk sahabat sekaligus rekan seprofesinya itu.

“Selamat jalan Vidi Aldiano,” tulis Andi Rianto. Informasi tersebut kemudian dibenarkan oleh pihak keluarga melalui pesan singkat kepada sejumlah awak media. Dalam keterangan yang beredar, Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 16.33 WIB dalam kondisi didampingi oleh keluarga besar. “Telah wafat anak saya: OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO. Vidi wafat didampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Allah SWT, 7 Maret jam 16.33. Selamat jalan menuju cahaya Ilahi, Nak,” demikian bunyi pesan dari keluarga.

Kepergian Vidi Aldiano menutup perjalanan panjangnya melawan kanker ginjal yang pertama kali didiagnosis pada Desember 2019. Saat itu, penyanyi yang dikenal melalui sejumlah lagu populer tersebut segera menjalani operasi pengangkatan tumor di Singapura. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kanker yang diidapnya termasuk agresif sehingga membutuhkan perawatan intensif dan pemantauan berkala.

Setelah menjalani pengobatan dan pemulihan, Vidi sempat dinyatakan membaik pada 2020. Namun harapan tersebut kembali diuji ketika dalam pemeriksaan rutin pada 2021 ditemukan bahwa sel kanker muncul kembali di tubuhnya. Perjuangan melawan penyakit tersebut terus dijalani oleh suami dari aktris Sheila Dara Aisha itu. Pada 2023, Vidi secara terbuka mengungkapkan bahwa kanker yang dideritanya telah mengalami metastasis atau penyebaran ke beberapa bagian tubuh lain.

Dalam sebuah unggahan yang menyentuh di media sosial, ia mengaku belajar menerima kondisi kesehatannya dan tetap bersyukur atas perjalanan hidup yang dijalaninya. “Mungkin banyak yang belum tahu bahwa tahun lalu, titipan Tuhan berupa kanker ini sudah menyebar ke beberapa titik, sehingga mengharuskan gue punya appointment spa day tiap tiga minggu. Seiring waktu berjalan, I learn to make peace with my condition and be grateful for whatever God has given me throughout these years,” tulisnya kala itu.

Meski harus menjalani berbagai terapi dan perawatan medis secara rutin, Vidi tetap berusaha mempertahankan aktivitasnya di dunia musik dan hiburan. Ia beberapa kali masih tampil di berbagai acara dan tetap aktif berinteraksi dengan penggemarnya melalui media sosial. Pada Juli 2025, Vidi sempat kembali berbagi mengenai kondisi kesehatannya. Rangkaian perawatan yang dijalani membuat berat badannya turun drastis hingga sekitar 10 kilogram. Ia juga mengaku lebih mudah merasa lelah akibat pengobatan yang dijalani.

Dalam salah satu unggahan di Instagram, Vidi bahkan sempat menceritakan perubahan warna kulit yang diduga merupakan efek dari obat kemoterapi yang dikonsumsinya. “Beberapa bulan ini somehow skin tone satu badan naik banget. Curiga obat kemo baru gue ada glutathione-nya deh… Enggak mau jadi Edward Cullen help,” tulisnya dengan nada bercanda. Ungkapan tersebut memperlihatkan bagaimana Vidi berusaha tetap menjalani hidup dengan optimisme di tengah perjuangan melawan penyakit serius.

Sikap terbuka dan positifnya selama menghadapi kanker membuat banyak penggemar merasa terinspirasi. Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemarnya di seluruh Indonesia. Selama kariernya, ia dikenal sebagai salah satu penyanyi pop yang konsisten melahirkan karya-karya populer dan memiliki karakter vokal yang khas.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *