"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"
Daerah  

Libur Lebaran, Stasiun di Malang Raya Layani 155.419 Penumpang

Volume Penumpang Kereta Api Selama Angkutan Lebaran 2026 di Wilayah Malang Raya

Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung dari 11 hingga 28 Maret 2026, stasiun-stasiun di wilayah Malang Raya telah melayani total sebanyak 155.419 penumpang. Jumlah ini terdiri atas 79.647 penumpang yang berangkat dan 75.772 penumpang yang datang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa Stasiun Malang menjadi yang paling sibuk dengan total penumpang mencapai 130.958 orang. Disusul oleh Stasiun Kepanjen dengan 11.577 penumpang, Stasiun Malang Kota Lama dengan 8.499 penumpang, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung yang secara bersama-sama melayani 4.385 penumpang.

Dari total kapasitas 136.045 tempat duduk, penjualan tiket kereta api jarak jauh di wilayah Malang Raya hingga Sabtu (28/3/2026) mencapai 89.903 tiket atau sekitar 66 persen. Angka ini merupakan akumulasi keberangkatan pada periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10). Penjualan tiket diperkirakan akan terus meningkat karena masa arus balik masih berlangsung.

Berdasarkan data pemesanan, Stasiun Malang menjadi yang paling diminati dengan jumlah pemesanan sebanyak 75.075 tiket. Disusul oleh Stasiun Kepanjen dengan 7.000 tiket, Stasiun Malang Kota Lama dengan 5.128 tiket, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung yang secara bersama-sama mencatatkan 2.700 tiket.

Pada hari Sabtu, 28 Maret 2026, diproyeksikan sebanyak 9.580 penumpang akan memanfaatkan layanan kereta api di wilayah Malang Raya. Jumlah ini terdiri dari 3.713 penumpang yang berangkat dan 5.867 penumpang yang datang. Angka ini masih bisa bertambah mengingat ada jadwal keberangkatan dan kedatangan hingga malam hari.

Secara keseluruhan, selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya di wilayah Malang Raya diproyeksikan melayani sebanyak 181.474 penumpang, yaitu 89.903 penumpang berangkat dan 91.571 penumpang datang.

Puncak Arus Mudik dan Balik

Puncak arus mudik di wilayah Malang Raya tercatat terjadi pada 14 Maret 2026 dengan total 9.654 penumpang. Jumlah ini terdiri dari 6.055 penumpang yang berangkat dan 3.599 penumpang yang datang. Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada 24 Maret 2026 dengan total 10.135 penumpang, yaitu 5.833 penumpang datang dan 4.302 penumpang berangkat.

Meskipun demikian, tiket untuk berbagai tanggal dan relasi lainnya masih tersedia dalam jumlah yang memadai. Untuk mendukung mobilitas masyarakat, pemerintah juga menghadirkan program diskon 30 persen untuk tiket KA Ekonomi Komersial yang berlaku pada periode 14–29 Maret 2026. Di wilayah Malang Raya, tersedia 46.848 tiket diskon, dan hingga saat ini sebanyak 40.984 tiket atau sekitar 87 persen telah terjual, sehingga masih tersisa sekitar 5 ribu tiket yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Program Promo dan Layanan KAI

Untuk menyemarakkan momen Hari Raya sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik, KAI Daop 8 Surabaya menghadirkan program “Tabur Berkah Hari Raya” melalui promo tarif parsial khusus keberangkatan dari Stasiun Malang. Program ini berlaku untuk periode keberangkatan 22 hingga 30 Maret 2026. Hingga tanggal 28 Maret, masih tersedia 239 tiket kelas eksekutif yang disediakan bagi pelanggan dengan tujuan Yogyakarta.

Selain itu, KAI juga menghadirkan Promo Silaturahmi 2026 berupa diskon 20% untuk KA Ijen Ekspres dengan relasi Malang–Ketapang, yang berlaku untuk periode keberangkatan 30 Maret hingga 1 April 2026.

Keamanan dan Kenyamanan Penumpang

Untuk memastikan perjalanan tetap lancar, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan agar tidak datang terlalu mendekati waktu keberangkatan serta mengatur waktu tiba di stasiun lebih awal guna menghindari risiko tertinggal kereta.

Selain itu, pelanggan diharapkan senantiasa menjaga dan mengawasi barang bawaan, baik selama berada di stasiun maupun saat perjalanan menggunakan kereta api, demi kenyamanan dan keamanan bersama.

Layanan Lost and Found

Dalam upaya menjaga kepercayaan pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan yang aman, andal, dan responsif, khususnya di wilayah Malang.

Salah satu bukti komitmen tersebut adalah keberhasilan petugas dalam menemukan dan mengamankan puluhan barang milik pelanggan yang tertinggal di Stasiun Malang. Sepanjang periode 11 hingga 27 Maret 2026, petugas KAI di Stasiun Malang berhasil mengamankan sebanyak 70 barang milik pelanggan dengan estimasi total nilai mencapai Rp10 juta. Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode Angkutan Lebaran tahun sebelumnya yang mencatat 16 barang temuan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 barang telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.

Layanan Lost and Found KAI dapat dimanfaatkan oleh pelanggan yang kehilangan atau merasa tertinggal barang, baik di area stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api. Pelaporan dapat dilakukan melalui kondektur, petugas pengamanan (Polsuska), maupun KAI Contact Center 121.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *