"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Tiga Remaja Tewas Tertabrak Kereta, PT KAI Ingatkan Bahaya Rel

Kecelakaan Maut Tiga Remaja di Jalur Rel KM 15+400

Kota Padang kembali dihebohkan oleh kecelakaan tragis yang menimpa tiga remaja. Kejadian ini terjadi di jalur rel KM 15+400 antara Stasiun Padang dan Stasiun Tabing, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (7/3/2026) malam, sekitar pukul 19.00 WIB, tidak lama setelah waktu berbuka puasa.

Para korban merupakan siswa SMA Negeri 1 Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, yang berangkat bersama rombongan delapan orang menuju Kota Padang untuk mengikuti turnamen futsal. Rencana awalnya adalah mengikuti pertandingan di Lapangan Salingka, Tabing, yang dijadwalkan mulai pukul 22.00 WIB.

Menurut keterangan saksi bernama Gio, rombongan berangkat sekitar pukul 17.00 WIB dengan menggunakan sepeda motor. Mereka awalnya mengendarai motor dengan pelan sembari ngabuburit dan berencana mengikuti turnamen futsal.

Setelah tiba di Jembatan Layang Bandara Internasional Minang Kabau (BIM), rombongan berhenti sebentar untuk menunaikan salat magrib. Usai salat, mereka melanjutkan perjalanan mencari tempat makan sebelum menuju lokasi turnamen. Namun, nahas terjadi saat beberapa teman mereka duduk di atas rel kereta sementara menunggu teman lainnya.

Gio dan satu temannya sedang mengantarkan spanduk panitia futsal. Saksi lainnya, Ilham, menyebutkan bahwa lima remaja duduk di atas rel kereta saat kejadian, sementara dua lainnya berada di dekat motor yang diparkir di sisi jalan. Mereka mengira jalur rel aman dan tidak ada kereta yang melintas malam itu.

Tanpa disangka, kereta api B56A Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam melintas dari arah Padang menuju Stasiun Tabing. Masinis telah membunyikan klakson berulang kali sebagai peringatan, namun remaja tersebut tidak segera menjauh. Insiden pun tidak dapat dihindari.

Ilham menyaksikan teman-temannya terhempas. Wahyu terluka parah, termasuk tangan sebelah kanannya putus dari siku ke bawah akibat tergilas roda kereta. David dan Fazla terlempar keluar rel. Gio dan Ilham panik melihat kondisi teman-temannya yang kritis dan segera mengevakuasi mereka ke mobil pengendara terdekat menuju rumah sakit.

Sesampainya di RS Hermina Padang, dua remaja, David dan Wahyu, dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan Fazla masih selamat dan harus menjalani operasi. Pihak keluarga segera diberi kabar dan turut hadir mengurus proses perawatan serta pemakaman.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumatera Barat menegaskan, jalur rel merupakan Ruang Manfaat Jalur Kereta Api (Rumaja) yang hanya diperuntukkan bagi operasional kereta. Aktivitas masyarakat di atas rel dilarang karena sangat berisiko, termasuk duduk, bermain, atau menunggu kendaraan di jalur kereta.

“Masinis sudah membunyikan klakson berkali-kali, tapi korban tidak segera menjauh. Lokasi ini adalah Rumaja dan Rumija yang tertutup bagi umum. Setiap orang dilarang berada di jalur rel atau menggunakannya untuk aktivitas lain,” kata Kepala Humas PT KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab.

Pelaku pelanggaran aturan ini dapat dikenakan sanksi pidana berupa hukuman penjara maksimal tiga bulan atau denda hingga Rp15 juta, sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. PT KAI kembali mengimbau masyarakat agar menjauh dari jalur kereta demi keselamatan diri.

“Kami mengajak masyarakat untuk menjaga keselamatan dengan tidak beraktivitas di jalur kereta api. Jangan duduk, bermain, atau menjemur barang di rel. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas,” tegas Reza.

Insiden ini kembali menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya pelajar, tentang bahaya berada di jalur rel kereta api. Kesadaran dan edukasi terhadap keselamatan transportasi harus terus ditingkatkan agar tragedi serupa tidak terulang.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *