Wisuda ke-96 Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang
Sebanyak 1.863 lulusan mengikuti wisuda ke-96 Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang yang digelar di Auditorium Kampus Unissula, Sabtu (7/3/2026). Acara ini menjadi momen penting bagi para lulusan yang telah menyelesaikan berbagai jenjang pendidikan.
Dari jumlah tersebut, terdapat 41 wisudawan yang merupakan hafidz Al Quran dan sekitar 30 lainnya adalah pejabat publik dari berbagai lembaga negara. Rektor Unissula, Prof Dr Gunarto SH MHum, menjelaskan bahwa para wisudawan berasal dari berbagai jenjang pendidikan, yakni 7 lulusan program diploma (D3), 1.215 sarjana, 509 magister, dan 105 doktor.
Komitmen Unissula dalam Mendukung Hafidz Al Quran
Pada wisuda kali ini terdapat 41 wisudawan hafidz Al Quran dari berbagai fakultas yang menempuh pendidikan dengan fasilitas beasiswa hafidz Al Quran. Ia menyebutkan, hingga kini terdapat sekitar 1.200 mahasiswa Unissula yang menjalani studi dengan beasiswa khusus bagi penghafal Al Quran. Program tersebut menjadi salah satu komitmen kampus dalam melahirkan cendekiawan muslim yang tidak hanya unggul dalam sains, tetapi juga menguasai ilmu agama.
Unissula tercatat sebagai kampus yang paling banyak memberikan beasiswa hafidz Al Quran di Indonesia. Ini merupakan komitmen Unissula dan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung untuk melahirkan para cendekiawan muslim yang kompeten dalam ilmu sains juga menguasai ilmu agama Islam bahkan dapat menghafal Al Quran.
Pejabat Publik Turut Hadir dalam Wisuda
Selain para hafidz Al Quran, wisuda kali ini juga diikuti sejumlah pejabat publik dari berbagai instansi. Beberapa di antaranya meraih gelar doktor, seperti Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Dr Mohammad Saleh ST SH MEn, anggota DPRD Sumatera Utara Dr Riri Stephanie Siregar SH MH, serta Direktur Bina Teknik Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Dr Syamsiar Nurhayadi ST MM.
Dari unsur TNI terdapat Kolonel CKM Dr dr Shohibul Hilmi SpO(K) MIP yang menjabat Kepala Kesdam III Siliwangi. Sementara dari Kepolisian di antaranya Brigjen Pol Dr Onny Tri Murti Nugroho SIK MH dari Divisi Hukum Polri, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa SH SIK MM Kapolres Magetan, serta AKBP Dr Ike Yulianto Wicaksono SH SIK MH Kapolres Grobogan.
Beberapa pejabat dari Kejaksaan juga meraih gelar doktor, antara lain Dr Agustian Sunaryo SH MH Kasubdit Prapenuntutan JAM Pidum Kejaksaan Agung RI, Dr Fri Hartono SH MH Jaksa Ahli Utama JAM Pidum Kejagung RI, serta sejumlah kepala kejaksaan negeri seperti Dr Arifin Arsyad SH MH (Kajari Temanggung), Dr Mochamad Fitri Adhy SH MH (Kajari Tapin), dan Dr Victoris Parlaungan Purba SH MH (Kajari Labuhan Batu).
Selain itu, terdapat pula pejabat dari berbagai instansi lain seperti Dr Dudung SH MH Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bali, Dr Ina Purnaningati Saputro SH MH Kabag TU Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, hingga sejumlah pejabat di Bank Indonesia dan BUMN.
Predikat Kelulusan Wisudawan
Secara keseluruhan, wisuda ke-96 ini meluluskan 1.537 wisudawan dengan predikat cumlaude atau sekitar 83,71 persen, sedangkan 299 lainnya lulus dengan predikat sangat memuaskan.
Pesan Rektor kepada Para Lulusan
Dalam sambutannya, Gunarto mengingatkan para lulusan untuk tetap berbakti kepada orang tua serta berkontribusi bagi bangsa dan negara. Menurutnya, keberhasilan seorang anak sering kali menjadi sumber kebahagiaan terbesar bagi orang tua. Ia pun menyampaikan tiga hal sederhana yang dapat membuat orang tua bangga setelah anak menyelesaikan pendidikan.
“Bekerja dan menjadi pribadi yang mandiri, membangun keluarga melalui pernikahan ketika sudah siap, serta tetap berbakti kepada orang tua,” ujarnya.
Ia menegaskan, berbakti kepada orang tua merupakan ajaran utama dalam Islam yang bahkan disandingkan dengan perintah menyembah kepada Allah SWT. “Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah tergantung pada murka orang tua,” katanya mengutip hadis Nabi Muhammad SAW.
Gunarto juga mengingatkan para wisudawan agar tidak hanya berbakti kepada orang tua, tetapi juga kepada ibu pertiwi dengan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan negara.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











