Masjid Agung Darussalam Menghadapi Ancaman Rayap, Bantuan dari PT Timah Tbk Datang di Saat yang Tepat
Masjid Agung Darussalam yang berada di jantung kota Manggar, Belitung Timur, selama ini menjadi salah satu ikon bangunan yang menarik perhatian. Dengan kubah kuningnya yang mencolok dan menara tingginya yang menjadi patokan bagi penduduk setempat, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah tetapi juga simbol keindahan arsitektur lokal.
Namun, di balik kesan megahnya, masjid ini kini menghadapi tantangan serius. Pengurus masjid sedang memperjuangkan keberlangsungan struktur bangunan mereka karena adanya ancaman rayap yang mulai merusak bagian plafon dan pagar masjid. Kekhawatiran akan keselamatan jamaah membuat Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Agung Darussalam, Bani Mahtum (60), segera bertindak untuk melakukan renovasi.
Penyebab Kekhawatiran dan Tindakan Awal
Bani menjelaskan bahwa kondisi plafon masjid sudah sangat mengkhawatirkan. Kayu-kayu yang digunakan bertahun-tahun lalu kini mulai keropos akibat serangan rayap. Untuk menghindari risiko material yang bisa jatuh, pihak pengurus memutuskan untuk mengganti bahan plafon dengan baja ringan agar masalah serupa tidak terulang di masa depan.
Upaya perbaikan sebenarnya sudah dimulai secara mandiri oleh DKM menggunakan dana kas masjid. Namun, luasnya area plafon yang harus diganti membuat anggaran kas tidak lagi cukup untuk penuntasan pekerjaan. Akhirnya, DKM mengajukan proposal permohonan bantuan kepada PT Timah Tbk.
Bantuan dari PT Timah Tbk
PT Timah Tbk merespons cepat dengan menyalurkan dana bantuan sebesar Rp55.005.000 untuk keperluan renovasi. Dana tersebut akan dialokasikan secara merata untuk beberapa titik kerusakan, termasuk merenovasi sisa plafon yang belum tertangani, memperbaiki struktur pagar yang terdampak, hingga pengecatan ulang agar masjid tampil prima.
Bani menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa pengerjaan fisik tidak akan dilakukan di tengah bulan suci Ramadhan. Pihak DKM ingin menjaga kekhusyukan jamaah yang sedang menjalankan ibadah puasa dan tarawih.
Dukungan dari Pemerintah Daerah
Hadir dalam prosesi penyerahan bantuan adalah Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten atau Afa. Ia memberikan dukungan penuh atas sinergi ini dan menyoroti aspek teknis material bangunan. Afa mengingatkan pengurus masjid agar benar-benar memilih material plafon dan rangka baja dengan standar kualitas terbaik.
Afa bahkan melontarkan komitmen pribadi yang cukup mengejutkan. Ia menjamin akan menanggung sisa biaya jika nantinya anggaran dari PT Timah tersebut masih kurang untuk membeli material bangunan dengan kualitas terbaik.
Program Safari Ramadhan dan Perhatian pada Pesantren Kilat
Direktur SDM PT Timah Tbk, Ratih Mayasari, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian program Safari Ramadhan perusahaan. Pihaknya sengaja menyasar fasilitas publik yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat luas.
Selain urusan renovasi fisik, PT Timah juga menyelipkan santunan untuk kegiatan pesantren kilat. Ratih berpendapat bahwa pembangunan infrastruktur masjid harus berjalan seiring dengan pembinaan mental spiritual generasi muda.
Harapan dan Kepercayaan
Bagi Bani dan seluruh pengurus DKM, kehadiran bantuan PT Timah dan perhatian dari pemerintah daerah adalah suntikan semangat baru. Fokus utama mereka kini adalah memastikan setiap sudut Masjid Agung Darussalam aman dari ancaman rayap yang selama ini menjadi kekhawatiran tersendiri.
Menjelang senja, senyum mengembang di wajah Bani seolah ia baru saja menemui jalan keluar dari masalah besar yang mengganjal pikirannya selama ini.
Kolaborasi antara warga yang proaktif, perusahaan yang peduli, serta pemerintah yang mendukung penuh menjadi bukti nyata bahwa menjaga rumah ibadah adalah tanggung jawab yang indah jika dilakukan bersama-sama dengan hati yang tulus.











