Kecelakaan Mengerikan Akibat Bahan Peledak yang Dipesan via TikTok Shop
Seorang bocah berusia 12 tahun di Semarang, Jawa Tengah, membuat kejadian mengerikan setelah memesan bahan peledak melalui aplikasi TikTok Shop. Bahan tersebut akhirnya meledak sebelum dirakit menjadi mercon dan menewaskan salah satu anggota keluarga.
Peristiwa Maut di Rumah Warga
Pada Jumat (20/3/2026) dini hari, ledakan terjadi di sebuah rumah warga di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Ledakan ini menyebabkan kematian seorang anak berinisial G (9), yang merupakan keponakan dari T, bocah berusia 12 tahun yang memesan bahan peledak tersebut.
Empat anggota keluarga lainnya mengalami luka-luka akibat peristiwa ini. Menurut informasi yang diperoleh, bahan peledak tersebut memiliki bobot seberat 1 kilogram dan dibeli oleh T melalui TikTok Shop. Harganya sebesar Rp300 ribu dan dibayarkan dengan sistem Cash on Delivery (COD) oleh nenek T.
Penipuan Terhadap Nenek
T membohongi neneknya dengan mengatakan bahwa paket tersebut berisi minyak goreng. Hal ini membuat nenek T tidak curiga dan membayar pesanan tersebut. Sayangnya, saat paket tiba, bahan peledak itu langsung meledak sebelum dirakit menjadi mercon.
Kasus ini kini sedang ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Semarang. Alasannya, korban dan pemesan paket adalah anak-anak. AKBP Andika Dharma Sena, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Semarang, menjelaskan bahwa T masih dalam penyelidikan sebagai tersangka.
Tim Siber Dilibatkan
Selain unit Satreskrim, polisi juga melibatkan tim siber untuk mengungkap asal muasal bahan peledak tersebut. Mereka ingin mengetahui bagaimana T memesan barang tersebut dan siapa penjualnya. Selain itu, pihak kepolisian telah memeriksa enam saksi kunci, termasuk T, orang tua korban, nenek korban, dan tetangga dekat.
Brigjen Pol. M. Syahduddi, Kapolrestabes Semarang, mengatakan bahwa penyelidikan akan terus dilakukan hingga kasus ini terungkap sepenuhnya. “Kami upayakan arahnya ke penetapan tersangka,” ujarnya.
Insiden Serupa di Jombang
Tidak hanya di Semarang, insiden serupa juga terjadi di wilayah Dusun Godong, Desa Godong, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Pada Jumat (20/3/2026) sore, tiga pelajar mengalami luka akibat ledakan petasan yang diduga disebabkan oleh percikan api dari korek api.
Ledakan terjadi saat salah satu siswa sedang memasukkan bubuk petasan ke dalam gulungan kertas. Di lokasi yang sama, rekannya memainkan korek api, sedangkan yang lainnya berada di dekat mereka. Percikan api dari korek api tersebut diduga menyambar bubuk petasan dan memicu ledakan.
Korban sempat mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Pulorejo sebelum dirujuk ke RSUD Jombang. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan terkait kejadian ini.
Imbauan untuk Masyarakat
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama yang berkaitan dengan bahan berbahaya seperti petasan. Kejadian semacam ini bisa dicegah jika ada kesadaran dan pengawasan yang lebih ketat.











