"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Remaja Perempuan Tertabrak di Sukabumi, Pelaku Berhenti Sejenak

Perempuan Muda Terluka Akibat Tabrak Lari di Sukabumi

Seorang perempuan muda berinisial M (18), warga Kampung Pangadegan, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Siliwangi, sekitar pukul 19.00 WIB, Kamis (9/4/2026). Korban mengalami luka di bagian kepala setelah ditabrak kendaraan roda empat jenis Inova hitam yang kemudian melarikan diri.

Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi saat korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna putih bernomor polisi F 2317 UCV. Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi, sebuah kendaraan berwarna hitam menabrak korban hingga pengendara masuk ke kolong mobil Toyota Innova hitam yang berada di depannya. Sepeda motor korban pun terdorong akibat benturan tersebut.

Usai kejadian, kendaraan pelaku sempat berhenti dan mundur sedikit ke pinggir jalan. Namun, tak lama kemudian, kendaraan tersebut justru melarikan diri ke arah Parungkuda. Ketua RW 09, Jarot, membenarkan bahwa korban merupakan warganya. Ia mengaku awalnya tidak mengetahui identitas korban.

“Awalnya saya kira yang kecelakaan itu pengguna jalan dari luar. Karena kondisi jalan gelap, tidak terlihat jelas siapa korbannya. Setelah ada informasi dari pihak keluarga mungkin dari rumah sakit, baru diketahui ternyata itu warga kami,” ujar Jarot kepada awak media di lokasi.

Ia menambahkan, peristiwa tersebut terjadi menjelang waktu salat Isya. Namun, dirinya tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian di lapangan.

“Kalau kejadiannya sekitar jam tujuh malam, sebelum azan Isya. Informasinya dari arah Cibadak menuju Parungkuda. Saya juga sempat meminta rekaman CCTV dari toko oleh-oleh Rizky terlihat seperti tertabrak tapi korban sampai masuk ke kolong kendaraan,” kata Jarot.

Menurut Jarot, jenis kendaraan pelaku kemungkinan jenis Toyota lnova karena keterbatasan kualitas rekaman CCTV. “Dari rekaman kurang jelas jenis kendaraannya, karena jaraknya cukup jauh,” ujar dia.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui baru pulang kerja dari sebuah perusahaan di kawasan Angkrong, Parungkuda. Sementara itu, warga yang berada di lokasi sempat mengira kendaraan pelaku akan berhenti untuk bertanggung jawab setelah menepi. Namun, dugaan tersebut keliru karena pelaku justru kabur.

“Dari CCTV terlihat sempat berhenti, mungkin warga mengira akan menolong. Tapi ternyata setelah menepi sebentar, langsung kabur,” ungkap Jarot.

Korban yang saat itu masih menunjukkan tanda-tanda bergerak langsung dievakuasi oleh petugas kepolisian dari Unit Laka Lantas dan dibawa ke RSUD Sekarwangi, Cibadak, untuk mendapatkan penanganan medis. Dua anggota Unit Laka Lantas Polres Sukabumi melakukan olah TKP dan menangani kasus tabrak lari tersebut, guna penyelidikan lebih lanjut dan mengungkap identitas pelaku.

Cedera Kepala yang Dialami Korban

Korban kecelakaan lalu lintas tabrak lari mengalami cedera kepala sedang akibat insiden tersebut. Pihak RSUD Sekarwangi memastikan kondisi korban dalam keadaan sadar meskipun masih merasakan keluhan pusing pascakecelakaan. Hal itu disampaikan oleh Humas RSUD Sekarwangi, Bram, saat memberikan keterangan kepada awak media.

“Kondisi pasien saat ini sadar, hanya mengeluhkan sedikit pusing. Selain itu terdapat luka robek di bagian kepala dan sudah mendapatkan 10 jahitan di bagian belakang kepala sebelah kiri,” ujar Bram, Jumat (10/4/2026).

Bram menjelaskan, tim medis telah melakukan penanganan awal terhadap korban, termasuk tindakan penjahitan luka. Saat ini, korban juga masih menjalani pemeriksaan lanjutan guna memastikan tidak ada cedera lain yang lebih serius. Menurut Bram, pemeriksaan tambahan berupa rontgen tengah dilakukan untuk mengetahui kondisi internal korban secara lebih detail.

“Dilakukan rontgen untuk melihat kondisi selanjutnya, saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut. Untuk tindakan awal sudah dilakukan,” kata Bram.

Faiqa Amalia

Jurnalis yang fokus pada isu pendidikan, karier, dan pengembangan diri. Ia suka membaca buku motivasi, mengikuti seminar online, dan menulis rangkuman belajar. Hobinya adalah minum teh sambil menenangkan pikiran. Motto: “Pengetahuan harus dibagikan, bukan disimpan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *