"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"
Bisnis  

Industri Gula Terancam, Dirut SGN Janjikan Perbaikan

Peran Petani Tebu dalam Keberhasilan Industri Gula Nasional

Peran petani tebu sebagai mitra utama dalam keberhasilan industri gula nasional kembali ditegaskan oleh PT Sinergi Gula Nusantara (SGN). Dalam acara Halalbihalal bersama petani tebu rakyat di Probolinggo, Jawa Timur, Direktur Utama SGN, Mahmudi, menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara perusahaan dan para petani. Acara ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi dan menjalin kerja sama yang lebih baik.

Hubungan Harmonis Sebagai Fondasi

Mahmudi menyampaikan bahwa hubungan yang harmonis, terbuka, dan saling memahami antara perusahaan dan petani menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan industri ke depan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan industri gula tidak dapat dipisahkan dari kontribusi para petani tebu.

“Oleh karena itu, hubungan yang harmonis, terbuka dan saling memahami menjadi fondasi penting dalam menghadapi dinamika dan tantangan ke depan,” ujar Mahmudi.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi ruang dialog dan refleksi untuk memperkuat hubungan antara perusahaan dengan mitra strategis di sektor hulu industri gula.

Permintaan Maaf dan Komitmen Perbaikan

Dalam kesempatan tersebut, Mahmudi juga menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh mitra dan pemangku kepentingan. Ia mengakui bahwa masih banyak ketidakcepatan dalam memfasilitasi kebutuhan mitra serta keterbatasan dalam menjawab harapan mereka.

“Ini adalah momentum saling memaafkan. Saya mohon maaf kepada Bapak Ibu, mitra semuanya, stakeholder semuanya. Saya kira masih banyak ketidakcepatan kami dalam memfasilitasi, serta keterbatasan kami dalam menjawab keinginan-keinginan dari mitra dan stakeholder,” ungkap Mahmudi.

Pernyataan ini menunjukkan komitmen manajemen SGN untuk terus berbenah. Masukan dari petani akan dijadikan bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas layanan, mempercepat respons, serta menghadirkan kebijakan yang lebih adaptif di lapangan.

Konsolidasi Jelang Musim Giling

Selain sebagai ajang silaturahmi, acara ini juga menjadi ruang konsolidasi menjelang musim giling tebu. Berbagai isu strategis dibahas untuk meningkatkan kinerja industri gula nasional. Beberapa poin yang dibahas antara lain:

  • Peningkatan produktivitas tebu di tingkat petani
  • Efisiensi operasional pabrik gula
  • Penguatan dukungan dan pendampingan bagi petani
  • Peningkatan kesejahteraan petani tebu

Di tengah tantangan industri yang semakin kompleks, kebersamaan dalam forum ini diharapkan mampu menjadi energi kolektif untuk memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan petani.

Peran Strategis Petani dalam Ketahanan Pangan

SGN menegaskan bahwa petani tebu merupakan bagian integral dari ekosistem industri gula nasional. Kolaborasi yang kuat dianggap sebagai kunci dalam menjaga keberlanjutan industri sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis gula di Indonesia.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina APTRI Arum Sabil, Ketua Umum DPN APTRI Soemitro Samadikun, serta Ketua DPD APTRI Jawa Timur Sunardi Edi Sukamto. Kehadiran para tokoh bersama puluhan mitra petani tebu dari 33 pabrik gula di bawah naungan SGN mencerminkan soliditas dalam mendukung industri gula nasional.


admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *