"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Daftar 32 Obat Herbal Ilegal Berbahan Kimia, Termasuk Pil Sakit Gigi dan Pelangsing

Penemuan 32 Produk Herbal Ilegal yang Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menemukan sebanyak 32 produk herbal ilegal yang mengandung bahan kimia berbahaya. Kepala BPOM, Taruna Ikrar, memberikan peringatan kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu oleh klaim-klaim yang menyatakan bahwa produk tersebut alami.

Pengujian dilakukan di berbagai fasilitas produksi dan distribusi. Selain itu, BPOM juga menerima laporan tambahan dari Thailand mengenai dua produk tanpa izin edar di Indonesia. Sejumlah produk tersebut telah ditarik dan dimusnahkan, sementara masyarakat diimbau untuk memeriksa izin edar dan waspada terhadap efek samping yang mungkin terjadi.

Daftar Produk Herbal Ilegal yang Mengandung Bahan Kimia

Berikut adalah daftar 32 produk herbal ilegal yang ternyata mengandung bahan kimia berbahaya:

  1. Montalinurat
  2. Extra Mountalin
  3. Tawon Premium
  4. Obat Sakit Gigi Cap Lutung
  5. Anrat
  6. Buah Dewa
  7. Kaplet Anti Sakit Gigi & Gusi Pak Tani New
  8. KBM
  9. Tou Gubao
  10. Keong Sakti Asam Urat Plus Pegal Linu
  11. Dua Semar Jaya Rheumatik
  12. Obat Racikan Asam Urat dan Rematik Untuk Pria dan Wanita
  13. Asam Urat, Flu Tulang, & Cicunguya
  14. Jamu Jawa Dwipa Cap Tawon Klanceng Pegal Linu Husada
  15. Sari Manggis Gelatik
  16. Serat Manggis
  17. Rempah Alam Papua Buah Merah Plus Mahkota Dewa
  18. Mallboro Black (obat kuat)
  19. Power P
  20. Kofi 29 Plus
  21. Arab Pembesar New
  22. Bhong Hua Niu Bian
  23. Pill China Kotak Biru Cap Berlian / Black Boss
  24. Madu Tonik Tjap Kuda
  25. Driller
  26. Slimming Capsule Herbal
  27. Pil Pelangsing Ajaib
  28. NR New Rempah
  29. Turbo Slim Emboss
  30. Sakura Slim Herbal
  31. Slim & Shape Herbal
  32. Golden Premium Slimming Detox For Night

Bahaya BKO dalam Produk Herbal

Bahan Kimia Obat (BKO) seperti sildenafil dan sibutramin merupakan obat keras yang seharusnya hanya digunakan dengan resep dan pengawasan tenaga kesehatan. Penggunaan tanpa kontrol dapat menimbulkan tekanan darah tidak stabil, gangguan jantung, kerusakan hati, hingga gagal ginjal.

Kepala BPOM menegaskan bahwa modus pelaku biasanya menggunakan nomor izin edar palsu agar produk tampak legal di mata konsumen. “Praktik seperti ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap produk herbal Indonesia,” tegasnya.

Langkah BPOM dalam Menangani Produk Ilegal

Menindaklanjuti temuan ini, BPOM telah memerintahkan penarikan dan pemusnahan seluruh produk yang teridentifikasi mengandung BKO. Selain itu, BPOM juga melakukan pemblokiran tautan penjualan daring agar produk tidak kembali beredar.

Pelaku usaha yang terkait tengah dalam proses investigasi dan dapat dikenai sanksi sesuai UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana penjara hingga 12 tahun dan/atau denda maksimal Rp5 miliar.

BPOM juga memperkuat kolaborasi dengan aparat penegak hukum, kementerian terkait, serta platform digital untuk memastikan produk yang beredar aman, bermutu, dan sesuai regulasi.

Tips bagi Masyarakat untuk Lebih Waspada

BPOM meminta masyarakat lebih cermat dalam membeli produk herbal maupun suplemen kesehatan, terutama yang menawarkan klaim berlebihan dan hasil instan. Publik diimbau memeriksa nomor izin edar melalui situs resmi atau aplikasi BPOM Mobile.

Kepala BPOM kembali menegaskan pentingnya kewaspadaan tersebut. “Masyarakat juga diminta agar tidak menggunakan produk-produk yang tercantum dalam kedua lampiran siaran pers ini maupun produk OBA ilegal mengandung BKO lainnya yang telah diumumkan sebelumnya melalui public warning resmi BPOM,” katanya.

Apabila masyarakat merasakan efek samping atau menemukan produk mencurigakan, dapat segera melapor melalui HALOBPOM 1500533 atau unit BPOM terdekat.


Amanda Almeirah

Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *