"Semarang Hari Ini: Informasi Terkini untuk Anda"

Saya Kejar Pencuri, Tapi Kehilangan Motor di Perumahan Cirebon

Kejadian Pencurian Sepeda Motor yang Terjadi dalam Hitungan Detik

Pada malam hari yang biasanya tenang, kejadian tak terduga menimpa seorang pemuda di Kabupaten Cirebon. Dalam hitungan detik, sepeda motor putih milik Muhammad Akhyana Da’i Nurdin (20) raib digondol dua orang misterius. Aksi pencurian tersebut terekam oleh kamera pengawas CCTV dan viral di media sosial.

Pengalaman Saksi Mata

Akhyana menceritakan bagaimana peristiwa itu terjadi. Ia baru saja pulang kerja dan berencana untuk beristirahat. Setelah memarkir motornya, ia naik ke lantai atas rumah untuk menyimpan peralatan kerjanya. Namun, suara mencurigakan dari arah parkiran membuatnya merasa tidak aman.

“Saya dengar suara kayak orang ngotak-atik. Biasanya di sini suka buat isi angin ban. Tapi kok suaranya aneh,” ujarnya. Rasa curiga membuatnya turun untuk mengecek. Saat melihat motor miliknya sedang diotak-atik, ia langsung bereaksi.

“Ternyata motor saya lagi diotak-atik. Pas saya mau lompat dari tangga karena refleks, itu motor sudah dinyalain,” jelas Akhyana. Pelaku langsung kabur dengan cepat, dan ia mencoba mengejar, meski sadar peluangnya sangat kecil.

Deskripsi Pelaku dan Modus Operasi

Menurut Akhyana, pelaku terdiri dari dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat hitam. Keduanya mengenakan helm dan masker. Ia mengaku tidak fokus melihat plat nomor karena kondisi matanya minus.

Sebelum aksi pencurian terjadi, Akhyana sempat melihat gerak-gerik mencurigakan. “Sebelumnya mondar-mandir. Pas tetangga belakang sudah lewat, dia balik lagi ke sini, terus langsung eksekusi motor saya,” ujarnya.

Meskipun sepeda motor miliknya dalam kondisi terkunci stang, pelaku mampu membobolnya dalam hitungan detik. “Dikunci stang. Tapi cepat banget, hitungan detik, enggak sampai semenit. Heran aja sih kok bisa secepat itu,” jelasnya.

Respons Warga dan Perasaan Korban

Akhyana sempat berteriak meminta pertolongan warga. Awalnya, teriakannya tidak langsung direspons. “Saya sempat teriak maling. Warga kira anak kecil karena suara saya kecil. Pas tahu ada maling motor, baru pada keluar semua,” katanya.

Bagi Akhyana, motor tersebut bukan sekadar kendaraan. Motor itu masih dalam status kredit dan menjadi alat utama untuk bekerja serta membantu keluarga. “Penting banget buat kerja, buat cari uang, buat bantu keluarga,” ujarnya.

Kehilangan itu pun membuatnya terpukul. “Iya, terpukul banget. Cuma ya Qadarullah, bencana kan enggak ada di kalender,” ucap Akhyana, pasrah.

Langkah yang Diambil

Akhyana memastikan telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. “Sudah bikin laporan, STPL juga sudah. Sekarang nunggu surat pemblokiran STNK karena motor masih kredit,” katanya.

Peristiwa pencurian ini terjadi di kawasan Perumahan Graha Roro Cantik, Blok Kenir, Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 21.08 WIB. Dalam rekaman CCTV, dua pria berboncengan masuk ke area perumahan, berhenti di depan motor korban, lalu membobol kunci stang dengan sangat cepat sebelum kabur membawa motor tersebut.

Kapolsek Depok Polresta Cirebon, AKP Endang Kusnandar, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. “Kami sudah menerima laporan terkait pencurian sepeda motor yang terekam CCTV. Saat ini masih dalam penyelidikan,” katanya.

Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *