Pengenalan Liontin Batik Indonesia Seri III
Liontin Batik Indonesia Seri III yang dikeluarkan oleh ANTAM menjadi perhiasan emas 22 karat (91,7 persen) yang mengangkat motif batik Nusantara dengan nilai filosofi tinggi. Produk ini menawarkan kombinasi antara kemewahan emas dan kekayaan budaya Nusantara, sehingga menarik minat kolektor, pecinta batik, serta investor.
Pada hari Jumat (23/1/2026), harga untuk Liontin Batik Seri III dengan berat 8 gram dibanderol dengan harga dasar sebesar Rp 17.275.456. Setelah dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 1,65 persen, harga jualnya menjadi Rp 17.560.501. Dengan skema PPN 1,1 persen ditambah PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen, harga akhir liontin tetap berada pada kisaran yang relatif sama, sesuai ketentuan pajak yang berlaku.
Motif-Motif yang Tersedia dalam Seri III
Seri III dari Liontin Batik Indonesia menampilkan beberapa motif yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, yaitu:
- Bokor Kencono
- Huk
- Srimanganti
- Mahkota Siger
Setiap motif memiliki makna dan filosofi tersendiri yang mencerminkan kekayaan budaya Nusantara.
Deskripsi Motif-Motif dalam Liontin Batik Indonesia Seri III
1. Batik Bokor Kencono
Motif Bokor Kencono pertama kali ditemukan pada masa pemerintahan Paku Buwono IX di Keraton Surakarta. Keunikan dari motif ini adalah bahwa ia dapat digunakan oleh semua lapisan masyarakat, mulai dari raja hingga rakyat jelata. Bokor Kencono sebagai simbol mendatangkan kewibawaan dan kebijaksanaan agar pemakainya disegani oleh orang di sekitarnya.
2. Batik Huk
Batik Huk merupakan salah satu dari sekian banyak batik keraton. Motif ini biasanya dikembangkan dan digunakan di lingkungan keraton. Sebelum pemerintahan Sultan Hamengku Buwono IX, motif ini hanya boleh dipakai putra mahkota dan Raja. Filosofi dari Batik Huk adalah pemimpin yang berbudi luhur, berwibawa, cerdas, dan mampu memberikan kemakmuran.
3. Batik Srimanganti
Motif Srimanganti berasal dari pola hias yang terdapat pada gerabah dan keramik lokal penginggalan zaman Keraton Banten. Nama Srimanganti berasal dari kata Sri yang berarti raja dan Manganti yang berarti menanti. Filosofi dari Batik Srimanganti adalah kesempatan besar yang ada di depan, yang merupakan jalan menuju masa depan yang gemilang.
4. Batik Mahkota Siger
Siger adalah nama mahkota bagi wanita bangsawan Lampung di zaman kuno. Motif mahkota Siger bermakna feminitas, kekuatan, serta keanggunan seorang wanita. Bagi masyarakat Lampung, sosok perempuan sangat penting baik sebagai inspirasi maupun pendorong kesuksesan hidup pasangan mereka.
Harga Liontin Batik Seri III
Berikut rincian harga Liontin Batik Seri III berdasarkan beratnya:
| Berat | Harga Dasar | Harga Sudah Termasuk PPN 1,65 persen | Harga Sudah Termasuk PPN 1,1 persen + PPh 22 0,25 persen |
|---|---|---|---|
| 8 gr | Rp 17.275.456 | Rp 17.560.501 | Rp 17.508.675 |
Konsep dan Tujuan Produk
Dengan konsep yang menggabungkan seni, budaya, dan nilai investasi, Liontin Batik Indonesia Seri III menjadi pilihan perhiasan emas yang tidak hanya mempercantik penampilan, tetapi juga merepresentasikan kebanggaan terhadap warisan budaya bangsa.
ANTAM Logam Mulia terus berkontribusi dalam melestarikan warisan budaya Indonesia melalui produk-produknya. Anda dapat mencari dan membeli ragam pilihan motif produk Emas Batangan Batik melalui seluruh jaringan Butik Emas Logam Mulia di 13 Kota atau melalui pemesanan daring di website resmi.
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











