Penangkapan Anak Putri Mahkota Norwegia
Polisi di Oslo menahan Marius Borg Høiby, anak putri mahkota Norwegia, pada hari Minggu malam. Ia diduga menyerang seorang wanita, mengancamnya dengan pisau, dan melanggar perintah penahanan hanya dua hari sebelum ia menghadapi persidangan atas beberapa tuduhan pemerkosaan pada Selasa 3 Februari 2026.
Marius Borg Høiby, yang berusia 29 tahun, akan hadir di pengadilan distrik Oslo pada hari ini dengan dakwaan 38 pelanggaran termasuk empat dugaan pemerkosaan dan serangan terhadap mantan pasangannya. Jaksa penuntut berupaya menahannya selama empat pekan, dengan alasan kekhawatiran bahwa ia mungkin melakukan pelanggaran lagi.
“Distrik Kepolisian Oslo dapat mengkonfirmasi bahwa Marius Borg Høiby ditangkap oleh polisi pada Minggu malam,” kata pihak berwenang dalam sebuah pernyataan.
Beberapa hari sebelumnya, dokumen Epstein Files yang baru dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengungkapkan bahwa ibu Høiby, Putri Mahkota Mette-Marit, menjalin hubungan dengan pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein, antara 2011 dan 2014. Nama Mette-Marit muncul setidaknya 1.000 kali dalam dokumen yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS pada Jumat, menurut media Norwegia. Salah satu percakapan email mereka membahas niat Mette-Marit untuk memberikan wallpaper ponsel anak sulungnya yang saat itu berusia 15 tahun dengan foto dua perempuan bugil.
Istana mengkonfirmasi bahwa dia tinggal di kediaman Epstein di Palm Beach selama empat hari pada 2013 dan bertemu dengannya beberapa kali, meskipun dia tidak pernah mengunjungi pulau pribadinya, lokasi kejahatan seksual, dugaan pembunuhan hingga tuduhan kanibalisme terhadap bayi diduga dilakukan Epstein dan para pelanggan prostitusi anak.
Mette-Marit meminta maaf pada Sabtu, menyebut kontaknya dengan Epstein “sangat memalukan” dan mengatakan dia menunjukkan “penilaian yang buruk”. Mette-Marit menikah dengan Putra Mahkota Haakon pada 2001, membawa putranya, Høiby, dari hubungan sebelumnya ke dalam keluarga kerajaan Norwegia. Putra mahkota Haakon adalah pewaris takhta.
Kasus Pemerkosaan dan Tuduhan Lain
Terdakwa Høiby telah mengakui beberapa tuduhan yang lebih ringan tetapi membantah tuduhan yang paling serius. Beberapa mantan pacarnya telah bergabung dalam kasus ini sebagai penggugat. Perintah pengadilan melarangnya untuk menghubungi mereka. Jika dinyatakan bersalah, Høiby dapat menerima hukuman maksimal 16 tahun.
Proses persidangan dijadwalkan akan berlanjut hingga pertengahan Maret dan telah menimbulkan minat publik yang signifikan di Norwegia. Skandal ini disebut sebagai skandal terbesar yang pernah mengguncang monarki Norwegia dalam 120 tahun terakhir.
Menurut laporan CBS News, Høiby, 29 tahun, merupakan anak Mette-Marit dari hubungan sebelum pernikahannya dengan Putra Mahkota Haakon. Ia menghadapi total 38 tuduhan, beberapa di antaranya bermula sejak 2018. Jika terbukti bersalah atas beberapa dakwaan utama, Høiby terancam hukuman maksimal 16 tahun penjara. Persidangan dijadwalkan berlangsung hingga 19 Maret.
Tuduhan Terberat dan Penangkapan
Tuduhan paling serius mencakup empat kasus pemerkosaan serta kekerasan fisik dan psikologis terhadap mantan pasangan. Beberapa pemerkosaan diduga terjadi saat korban tertidur atau tidak sadarkan diri akibat alkohol, dan sebagian peristiwa direkam. Kasus-kasus ini terjadi pada 2018, 2023, dan 2024, termasuk satu yang berlangsung setelah penyelidikan polisi dimulai. Høiby sejauh ini hanya mengakui sebagian dakwaan ringan.
“Høiby menyimpan versinya untuk disampaikan di pengadilan,” kata firma hukum pembelanya. Menurut laporan ABC News, Høiby ditangkap pada 4 Agustus 2024 setelah diduga menganiaya mantan pacarnya di apartemen kawasan Frogner, Oslo. Polisi menemukan apartemen rusak, dengan lampu gantung pecah, telepon korban hancur, dan pisau tertancap di dinding. Korban dilarikan ke rumah sakit dengan cedera kepala.
Beberapa hari kemudian, Høiby mengaku bertindak di bawah pengaruh alkohol dan kokain setelah bertengkar, serta menyebut dirinya telah lama bergulat dengan gangguan mental dan penyalahgunaan zat. Penyelidikan mengungkap dugaan pelanggaran lain, termasuk pemerkosaan dan tindak pidana narkotika. Pekan lalu, polisi menambahkan enam dakwaan baru, termasuk pengangkutan 3,5 kilogram ganja pada 2020, yang diakui Høiby.
Sikap Kerajaan Norwegia
Putra Mahkota Haakon menyatakan dirinya dan Mette-Marit tidak akan menghadiri persidangan. Dalam pernyataan yang dirilis Istana Kerajaan Norwegia, Haakon mengatakan, “Pikiran kami bersama semua pihak yang terdampak perkara ini. Kami memahami ini masa yang sulit dan turut bersimpati.” Ia menegaskan, “Marius Borg Høiby bukan anggota Rumah Kerajaan Norwegia dan karenanya bersifat independen. Ia warga negara Norwegia dengan tanggung jawab dan hak yang sama seperti warga lainnya.”
Jaksa Sturla Henriksbo menekankan semua orang setara di hadapan hukum, tanpa memandang status sosial atau ikatan keluarga. Vonis diperkirakan dijatuhkan beberapa pekan setelah persidangan berakhir.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











