Peristiwa Kecelakaan Maut yang Melibatkan Warga Negara Asing di Semarang
Pada Rabu (3/12/2025) sekitar pukul 22.15 WIB, terjadi kecelakaan lalu lintas maut di Jalan Abdulrahmansaleh, Kalibanteng, Semarang Barat, Jawa Tengah. Seorang warga negara asing (WNA) bernama Wu Lili diduga mengemudi dalam kondisi mabuk setelah mengonsumsi minuman keras. Akibatnya, dua mahasiswi yang sedang berkendara menggunakan sepeda motor menjadi korban dan salah satunya meninggal dunia.
Korban tewas adalah Putri DT (23), seorang mahasiswi pengendara motor asal Semarang Barat. Sementara itu, korban lain bernama Mei, seorang mahasiswi asal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, berhasil selamat meski mengalami cedera. Kejadian ini berawal saat mobil Hyundai Creta putih yang dikendarai oleh Wu Lili berjalan dari arah Manyaran menuju Kalibanteng. Di saat yang bersamaan, dua sepeda motor melaju dari arah Kalibanteng menuju Manyaran. Mobil tersebut kemudian oleng ke kanan dan menabrak kedua kendaraan bermotor tersebut.
Menurut keterangan saksi, Arif Galih, salah satu warga sekitar lokasi kejadian, mobil tersebut tampak tidak stabil dan langsung menabrak kendaraan bermotor. Salah satu korban terlindas mobil tersebut dan mengalami cedera parah, seperti patah tangan dan kaki. Wajah korban terlihat pucat setelah kecelakaan terjadi. Selain itu, terdengar suara Wu Lili yang tampak marah dan berbicara dalam bahasa Tiongkok.
Penanganan Oleh Pihak Kepolisian
Setelah kejadian tersebut, Wu Lili sempat mengamuk dan akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun, hingga Jumat (5/12/2025), pihak kepolisian belum menetapkan Wu Lili sebagai tersangka atau melakukan penahanan. Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi menjelaskan bahwa alasan Wu Lili belum ditahan karena dinilai kooperatif selama proses pemeriksaan.
“Sejauh ini pemeriksaannya kooperatif. Kami hadirkan translator karena menggunakan bahasa Tiongkok, bahasa Indonesianya kurang lancar,” ujar Yunaldi.
Selain itu, polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan alat bukti dan memeriksa saksi-saksi. “Sedang kami kumpulkan alat bukti dan saksi-saksi. Jadi belum kami tahan. Nanti kami gelarkan hasil penyelidikan,” tambahnya.
Fakta Tambahan Mengenai Wu Lili
Dari hasil penyelidikan awal, diketahui bahwa Wu Lili baru saja selesai makan dan menjamu rekan kerja sebelum kecelakaan terjadi. Setelah itu, ia melanjutkan perjalanan hingga akhirnya mengalami kecelakaan. Menurut informasi dari Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Semarang, Markus Lenggo Rindingpadang, status Wu Lili secara keimigrasian tercatat legal. Ia memegang Izin Tinggal Terbatas (ITAS) yang berlaku hingga 14 Oktober 2026. Wu Lili bekerja di salah satu perusahaan yang berlokasi di Cirebon, dan izin tinggalnya pun terdaftar di kota tersebut.
Markus menegaskan bahwa tidak ditemukan pelanggaran keimigrasian dalam kasus ini, sehingga proses hukum tetap berada di bawah kewenangan kepolisian. “Pihak Imigrasi hanya melakukan pendampingan apabila kasusnya lanjut dan berpotensi sampai pada deportasi,” jelasnya.
Tawaran Uang dan Pengakuan Saksi
Arif Galih, warga sekitar lokasi kejadian, memberikan kesaksian yang bisa menjadi fakta baru dalam kasus ini. Ia menyebut bahwa Wu Lili sempat mengamuk dan berbicara dalam bahasa Tiongkok. Ada orang yang bisa berbahasa Tiongkok dan membantu komunikasi. Dari keterangan tersebut, diketahui bahwa Wu Lili disebut menawarkan segepok uang agar bisa menyelamatkannya dari jerat hukum. Namun, tawaran itu ditolak, dan akhirnya polisi datang serta menggelandang Wu Lili ke kantor polisi.
Kasubnit 1 Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Candra, mengungkap tempat tinggal sementara Wu Lili di Semarang. “Tinggal di Hotel Gapura Anjasmoro (Wu Lili),” kata Novita saat dikonfirmasi.
Kronologi Kecelakaan
Berdasarkan data yang diterima dari polisi, kecelakaan maut ini terjadi di Jalan Abdulrahmansaleh, Kalibanteng, Semarang Barat, pada 3 Desember 2025 sekitar pukul 22.15 WIB. Saat kejadian, mobil yang dikendarai oleh Wu Lili berjalan dari arah Manyaran ke Kalibanteng. Di saat yang bersamaan, dua sepeda motor melaju dari arah Kalibanteng menuju Manyaran. Mobil tersebut kemudian oleng ke kanan dan menabrak kedua kendaraan bermotor tersebut. Salah satu korban terlindas mobil dan mengalami cedera parah, sementara yang lain selamat.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."











